Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.670.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Luhut Ungkap Alasan Mangkraknya Dermaga Cikahuripan Cisolok

Iwan Supriyatna

Selasa, 19 Maret 2019 | 13:23 WIB
Luhut Ungkap Alasan Mangkraknya Dermaga Cikahuripan Cisolok
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan. (Suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan melakukan kunjungan kerja ke Kampung Nelayan Cikahuripan, Desa Cisolok, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Selasa (19/3/2019).

Dalam kesempatan itu, Luhut meninjau langsung Dermaga Cikahuripan yang sudah lama mangkrak. Luhut menyebut mangkraknya dermaga tersebut, lantaran adanya kesalahan dalam pembuatan desain.

"Saya datang tadi ke sini atas permintaan pak Aji Troy (Ketua persatuan nelayan tradisional Kabupaten Sukabumi, red) mengenai Pelabuhan ini yang belum selesai. Saya dengar sudah enam tahun terbengkalai dan kita ingin selesaikan," ujar Luhut seperti dikutip dari Sukabumiupdate.com jaringan Suara.com.

Menurut Luhut, pembangunan dermaga tersebut akan segera diselesaikan dan telah berkomunikasi dengan Deputinya. Bahkan sudah melihat desainnya yang dinilai ada kesalahan.

"Segera kita laksanakan, kayanya desainnya ada yang salah mengenai panjang dermaga ke tengah laut supaya jangan masuk sedimennya, ke tempat penampungan kapal, sehingga jadi darat," tandasnya.

Mangkraknya dermaga tersebut membuat para nelayan selama enam tahun harus berenang menuju perahu atau ke darat karena adanya pondasi dermaga (breakwater).

"Setiap hari nelayan terpaksa pulang dan pergi dengan berenang pak, posisi perahu semuanya di tengah bukan di pinggir karena kontruksi bangunan penahan ombak atau Breakwater yang buruk dan memang belum jadi," jelas tokoh nelayan Cikahuripan Aji Marpudin kepada Luhut.

Pria yang biasa disapa Aji Troy ini bahkan langsung mengajak Luhut melihat konstruksi dermaga yang mangkrak tersebut sesaat setelah tiba di lokasi kunjungan kerja.

“Enam tahun mangkrak membuat kehidupan nelayan di sini tak berjalanan, banyak dari kami nelayan yang beralih ke Palabuhanratu atau Ujung Genteng,” sambung Aji Troy.

baca juga

Untuk diketahui, Dermaga ini mulai dibangun tahun 2001 namun terhenti di tahun 2013 kemarin.

“Kami tidak ingin menyalahkan siapa-siapa, yang nelayan butuhkan saat ini pembangunan dermaga harus dituntaskan, karena sangat dibutuhkan untuk kegiatan ekonomi kami,” pungkas Aji Troy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadi Caleg Kalah dan Kena Gangguan Jiwa? Jangan Takut, ke RS Ini Saja

Jadi Caleg Kalah dan Kena Gangguan Jiwa? Jangan Takut, ke RS Ini Saja

News | Rabu, 13 Maret 2019 | 07:30 WIB

Dari Test Drive Wuling Almaz: Begini Strategi Peluncurannya

Dari Test Drive Wuling Almaz: Begini Strategi Peluncurannya

Otomotif | Kamis, 07 Maret 2019 | 15:25 WIB

Anak Punk yang Diduga Menistakan Agama Nangis di Kaki Ibunya

Anak Punk yang Diduga Menistakan Agama Nangis di Kaki Ibunya

News | Sabtu, 02 Maret 2019 | 19:56 WIB

Terkini

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:28 WIB

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:14 WIB

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:07 WIB

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:53 WIB

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:47 WIB

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:23 WIB

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:42 WIB

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:37 WIB

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:53 WIB

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:48 WIB