Pelari dari 9 Negara akan Ramaikan Mandiri Jogja Marathon 2019

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 04 April 2019 | 15:11 WIB
Pelari dari 9 Negara akan Ramaikan Mandiri Jogja Marathon 2019
Bank Mandiri menyelenggarakan ajang maraton internasional di Yogyakarta. Lomba Lari bertajuk Mandiri Jogja Marathon 2019 (Dok : Bank Mandiri).

Suara.com - Dalam rangka mendorong pertumbuhan sektor pariwisata Indonesia, Bank Mandiri menyelenggarakan ajang maraton internasional di Daerah Istimewa Yogyakarta. Lomba Lari bertajuk "Mandiri Jogja Marathon 2019 (MJM)" tersebut memperebutkan total hadiah mendekati Rp 1 miliar dan akan diikuti 7.500 pelari yang berasal dari 9 negara.

Kepala Dinas Pariwisata Yogyakarta, Singgih Rahardjo mengemukakan, penyelenggaraan MJM tahun ini melibatkan lebih banyak sekolah, sanggar, komunitas seni dan kelompok-kelompok lainnya untuk berperan aktif.

“Maraton kali ini juga akan lebih mengangkat dan mempromosikan kekayaan budaya lokal, sehingga dapat memacu pengembangan pariwisata dan pertumbuhan ekonomi Provinsi Yogyakarta dan sekitarnya,” katanya.

Sementara itu, menurut Vice President Corporate Communications Bank Mandiri, Rudi As Aturridha, animo pecinta olahraga lari terhadap kegiatan ini luar biasa.

"Kami akan terus berusaha untuk memperbaiki kualitas penyelenggaraan, agar ajang yang menggabungkan olahraga dan pariwisata ini dapat berjalan dengan baik," katanya.

Tahun ini, MJM juga bekerja sama dengan masyarakat di desa-desa yang dilalui rute maraton.

"Kami akan terus meningkatkan kualitas Mandiri Jogja Marathon, agar ke depan, aktivitas ini dapat menjadi kalender tetap para pelari dari berbagai negara,” ujar Rudi.

MJM sendiri akan dilaksanakan Minggu, 28 April 2019, dengan lokasi start dan finish di kawasan Candi Prambanan. Sebanyak 670 pelari akan mengikuti kategori full marathon, 1.530 pelari mengikuti kategori half marathon, 2.280 pelari mengikuti kategori 10K dan lebih dari 3 ribu pelari mengikuti kategori 5K. Adapun dari seluruh peserta tersebut, sekitar 85,31 persen berasal dari luar Yogyakarta. 

Khusus pada kategori full marathon, para pelari akan melintasi 13 desa di DIY dan 3 daerah tujuan wisata utama di Yogyakarta, seperti Candi Prambanan, Candi Plaosan dan Monumen Taruna.

baca juga

“Dalam pemilihan rute lari, kami mempertimbangkan kenyamanan para pelari, dimana peserta lomba dapat berkompetisi sambil menikmati keindahan alam dan kehangatan masyarakat Yogyakarta,” ujar Rudi.

Bank Mandiri juga bekerja sama dengan Kepolisian Daerah Yogyakarta terkait pengaturan lalu lintas untuk memastikan penyelenggaraan acara ini tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

“Panitia juga akan melakukan sosialisasi dan penyebaran informasi rute maraton melalui media dan selebaran,  agar masyarakat dapat melalui alternatif rute lain jika harus bepergian,” ujar Rudi.

Direktur Keuangan, SDM dan Investasi TWC Palwoto, mengungkapkan, dukungan terhadap kegiatan ini merupakan salah satu bentuk sinergi BUMN untuk mengembangkan pariwisata Indonesia.

"MJM juga dapat lebih mempopulerkan heritage pariwisata di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya," ujar Palwoto.

Pada kesempatan yang sama, Race Director MJM, Pandu Buntaran mengemukakan,  peserta dapat melakukan race pack collection pada 26 - 27 April 2019, di Hotel Royal Ambarukmo, Yogyakarta, sementara race village akan berada di kawasan Candi Prambanan, dan akan diisi dengan pertunjukan band lokal, Shaggydog dan Desperados.

Di rute maraton, para peserta akan melewati berbagai destinasi, yang bermula dari titik start di lapangan utama Roro Jonggrang. Selanjutnya pemandangan akan dinikmati mulai kilometer 13 hingga 15, yang mana pelari akan memandang gugusan Gunung Merapi.

Kemudian di kilometer 26, pelari akan disambut Monumen Taruna Perjuangan dan Museum Pelataran, selanjutnya kilometer 37 - 39, pelari ditemani indahnya Candi Plaosan Lor dan Plaosan Kidul.

Selanjutnya di kilometer 40, ada pemandangan Candi Sewu dan Candi Bubrah, dan hingga akhirnya finish di Candi Prambanan.

Selain titik-titik tersebut, di beberapa rute lainnya pelari juga akan menikmati pemandangan sawah dan nuansa pedesaan yang sangat khas dengan kearifan lokal Jawa.

“Kami juga bekerja sama dengan Le Minerale untuk memenuhi seluruh kebutuhan air minum peserta dan pengunjung race village,” ungkap Pandu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perkenalkan Banyuwangi, Bank Mandiri Selenggarakan Half Marathon 2019

Perkenalkan Banyuwangi, Bank Mandiri Selenggarakan Half Marathon 2019

Bisnis | Senin, 01 April 2019 | 15:35 WIB

Bank Mandiri Beri Promo Mudahkan Nasabah Melancong ke Jepang

Bank Mandiri Beri Promo Mudahkan Nasabah Melancong ke Jepang

Bisnis | Jum'at, 01 Maret 2019 | 21:31 WIB

Dukung Program Pemerintah, Bank Mandiri Berdayakan Para Petani

Dukung Program Pemerintah, Bank Mandiri Berdayakan Para Petani

Bisnis | Kamis, 28 Februari 2019 | 18:24 WIB

Bank Mandiri Luncurkan Mini ATM di Pedesaan

Bank Mandiri Luncurkan Mini ATM di Pedesaan

Bisnis | Kamis, 28 Februari 2019 | 07:55 WIB

Terkini

Katanya Swasembada Pangan, Mengapa Harga Bahan Pokok Kian Menjulang?

Katanya Swasembada Pangan, Mengapa Harga Bahan Pokok Kian Menjulang?

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 14:25 WIB

7 Sandal Gunung Harga Rp100 Ribuan, Nyaman dan Mudah Kering untuk Outdoor

7 Sandal Gunung Harga Rp100 Ribuan, Nyaman dan Mudah Kering untuk Outdoor

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 14:21 WIB

Pipi Auto Fresh! 6 Blush On Nuansa Mauve yang Elegan untuk Daily Makeup

Pipi Auto Fresh! 6 Blush On Nuansa Mauve yang Elegan untuk Daily Makeup

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 14:20 WIB

Perkuat Pengelolaan Anggaran Jelang Akhir Tahun, Imigrasi Sumut Gelar Coaching Clinic

Perkuat Pengelolaan Anggaran Jelang Akhir Tahun, Imigrasi Sumut Gelar Coaching Clinic

Sumut | Selasa, 29 September 2026 | 14:19 WIB

Bahas RUU Pemilu, DPR Buka Ruang Dengar Aspirasi Partai Non-Parlemen Akhir Pekan Ini

Bahas RUU Pemilu, DPR Buka Ruang Dengar Aspirasi Partai Non-Parlemen Akhir Pekan Ini

News | Selasa, 29 September 2026 | 14:16 WIB

Fans Malaysia Ejek Indonesia Parkir Bus, Suporter Garuda Balik Menohok: 11 Lawan 10 Saja Tak Menang

Fans Malaysia Ejek Indonesia Parkir Bus, Suporter Garuda Balik Menohok: 11 Lawan 10 Saja Tak Menang

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 14:14 WIB

Modus Ajak Jalan Lalu Cabuli Siswinya, Guru ASN di Situbondo Terancam Dipecat

Modus Ajak Jalan Lalu Cabuli Siswinya, Guru ASN di Situbondo Terancam Dipecat

Jatim | Selasa, 29 September 2026 | 14:14 WIB

Pungutan Liar kepada UMKM Bukan Tradisi yang Harus Dimaklumi

Pungutan Liar kepada UMKM Bukan Tradisi yang Harus Dimaklumi

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 14:10 WIB

Apakah Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober Libur Nasional? Ini Jawabannya

Apakah Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober Libur Nasional? Ini Jawabannya

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 14:10 WIB

Anggaran Habis, Program Mati: Ada yang Salah dengan Cara Pemerintah Bekerja

Anggaran Habis, Program Mati: Ada yang Salah dengan Cara Pemerintah Bekerja

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 14:10 WIB

×