Array

Dana akan Dikucurkan, LPDB Siap Dukung Hilirisasi Produk Kelapa

Selasa, 30 April 2019 | 09:37 WIB
Dana akan Dikucurkan, LPDB Siap Dukung Hilirisasi Produk Kelapa
Temu Mitra Koperasi Kelapa, di Yogyakarta, Kamis (4/4/2019). (Dok : LPDB)

Suara.com - Pemerintah menyatakan siap mendukung perkembangan hilirisasi industri kelapa untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan sejumlah dana akan dikucurkan. Pernyataan ini dikemukakan Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB - KUMKM), Braman Setyo.

Menurutnya, kelapa merupakan komoditas yang bernilai ekomomis dan mampu menghasilkan berbagai produk turunan.

"Saya senang sekali pertemuan hari ini, karena ini merupakan sektor produktif. Sektor ini harus menyerap kucuran dana lebih tinggi dari sektor lainnya, karena sektor produktif mempunyai nilai tambah yang lebih berkali-kali lipat. Kelapa, banyak sekali produk turunannya yang mampu menghasilkan nilai tambah," kata Bram, dalam Temu Mitra Koperasi Kelapa, di Yogyakarta, Kamis (4/4/2019).

Lebih lanjut Bram mengungkapkan, LPDB tahun ini telah menyiapkan dana sebesar Rp 1,5 triliun untuk dikucurkan kepada pelaku usaha. LPDB siap memberikan kucuran kredit kepada pelaku usaha sepanjang syarat dan ketentuan terpenuhi.

"LPDB tahun ini mempunyai anggaran untuk dikucurkan sejumlah Rp 1,5 triliun. Kalau terkendala untuk investasi mesin, akan kita bicarakan secara langsung. LPDB siap mendukung untuk mengucurkan kredit kepada yang bersangkutan," kata Bram.

Temu Mitra Koperasi Kelapa, di Yogyakarta, Kamis (4/4/2019). (Dok : LPDB)
Temu Mitra Koperasi Kelapa, di Yogyakarta, Kamis (4/4/2019). (Dok : LPDB)

Pada saat yang sama, perwakilan dari Koperasi Krambi Idjo, Syaukani mengapresiasi dukungan pemerintah untuk hilirisasi kelapa untuk memberikan nilai tambah. Namun ia juga mengatakan, perlu adanya kepastian raw material agar stabilitas produksi dapat berjalan dengan baik.

Syaukani menambahkan, selain dukungan hilirisasi, diperlukan juga dukungan pemerintah untuk penataan perkebunan kelapa secara nasional.

"Saat ini, kebanyakan penghasil kelapa adalah kebun rakyat. Untuk diserap ke industri pengolahan, persediaan kurang. Karena itu, perlu juga dukungan kebijakan dari pemerintah untuk menata perkebunan kelapa. Jadi kenapa sawit maju, karena ia ditata perkebunannya oleh kebijakan pemerintah. Kami berharap, kelapa juga begitu. Selain kaya dengan produk turunan, secara ekologi, kelapa juga ramah lingkungan," kata Syaukani.

Baca Juga: Optimalkan Penyaluran Dana Bergulir, LPDB Dorong Daerah Bentuk BLUD

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI