Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Rejeki Tiban Para Pembuat Ketupat Janur Kuning saat Lebaran

Silfa Humairah Utami

Selasa, 04 Juni 2019 | 05:00 WIB
Rejeki Tiban Para Pembuat Ketupat Janur Kuning saat Lebaran
Pedagang ketupat janur kuning Lebaran. (Suara.com/Ambar Adam Iyasa)

Suara.com - Rejeki Tiban Para Pembuat Ketupat Janur Kuning saat Lebaran.

Lebaran menjadi berkah tersendiri bagi para pengrajin ketupat janur kuning. Waktu pendek hanya dua hari merupakan prime time dalam mengais tambahan pendapatan untuk berlebaran.

Seperti Tasrimah (52), warga Mranggen Demak, tangannya cekatan dalam merangkai helai demi helai janur kuning menjadi sebuah bungkusan ketupat.

Di pinggir jalan raya Pasar Karangayu Kota Semarang, bersama puluhan pengrajin tiban lainnya, dia berkejar waktu dengan pembeli yang tiap saat memborong bungkus ketupat dari janur pohon kelapa itu.

Satu helai janur kuning bisa menjadi satu bentuk bungkus ketupat dengan waktu 30 detik hingga satu menit.

"Jualan hanya dua hari, sampai besok saja. Jadi sambil melayani pembeli ya sambil membuat satu-satu janur kuning menjadi ketupat," kata Tasrimah, Senin (3/6/2019).

Tasrimah mengaku mulai datang dan membuat ketupat janur kuning sejak semalam. Bahan baku berupa daun janur kuning dia dapat dari Salatiga. Dia sendiri menggeluti profesi tiban itu sudah 12 tahun lamanya.

"Kalau tiap hari bekerja buruh sawah dan ladang jagung di desa, buat ketupat janur kuning setiap mendekati lebaran saja. Lumayan buat tambahan pendapatan lebaran besok," tuturnya.

Selama dua hari, dia membawa tiga karung berisi daun janur kuning, tiap karung ada 700-800 helai janur kuning. Satu helai bisa menjadi satu bungkus ketupat.

baca juga

Tiap bungkus ketupat yang sudah jadi, lalu dia ikat menjadi satu ikatan berisi 8-10 bungkus ketupat siap jual. Harganya antara Rp. 8.000 sampai Rp 10.000 per ikatan.

"Semalam sudah laku sampai Rp 500.000, sampai hari ini belum saya hitung, bisa Rp 1,5 juta, karena sudah satu setengah karung laku," ujarnya.

Pengrajin tiban lainnya, Muhamad Saiful (40) juga mengaku mendapat rejeki yang lumayan selam dua hari ke depan. Dari tiga karung janur kuning yang dia bawa, bisa mendapat untung 100 persen.

"Satu karung harga Rp 200.000 - Rp 250.000, isi 700 helai, satu helai janur yang sudah jadi ketupat dijual Rp 800 sampai Rp1000," katanya.

Bersama saudaranya, Saiful bisa membawa uang hasil jualan bungkus ketupat janur kuning selama dua hari berkisar antara Rp 2 juta hingga Rp 2,5 juta.

"Lumayan mas bisa untung 2 juta jika dikurangi ongkos kulakan, bisa buat lebaran sama keluarga di desa," kata Saiful, yang berasal dari Genuk, sebuah desa pinggiran Kota Semarang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahmad Dhani Dipastikan Bakal Berlebaran di Rutan Medaeng

Ahmad Dhani Dipastikan Bakal Berlebaran di Rutan Medaeng

Jatim | Senin, 03 Juni 2019 | 17:25 WIB

Wajib Tahu, Ini Bumbu Opor Ayam yang Harus Disiapkan Sebelum Lebaran

Wajib Tahu, Ini Bumbu Opor Ayam yang Harus Disiapkan Sebelum Lebaran

Lifestyle | Senin, 03 Juni 2019 | 18:00 WIB

Lezatnya Bikin Ketagihan, Ini Resep Masak Semur Daging Sapi Anti Repot

Lezatnya Bikin Ketagihan, Ini Resep Masak Semur Daging Sapi Anti Repot

Lifestyle | Senin, 03 Juni 2019 | 17:18 WIB

Terkini

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

×