Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

BCA Peroleh Laba Rp 12,9 Triliun Hingga Semester I 2019

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Rabu, 24 Juli 2019 | 17:39 WIB
BCA Peroleh Laba Rp 12,9 Triliun Hingga Semester I 2019
Konferensi pers kinerja BCA di Hotel Indonesia, Jakarta, Rabu (24/7/2019). (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - PT Bank Central Asia Tbk mencatat perolehan laba pada paruh pertama 2019 sebesar Rp 12,9 triliun. Laba tersebut naik 12,6 persen dibandingkan periode yang saham tahun lalu sebesar Rp 11,4 triliun.

Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja mengatakan, perolehan laba ditopang dari peningkatan pendapatan bunga bersih dan pendapatan operasional lainnya sebesar 16,1 persen dari Rp 29,5 triliun menjadi Rp 34,2 triliun pada semester I 2019.

"Jika dirinci, pendapatan bunga bersih naik 13,5 persen (yoy) jadi Rp 24,6 triliun, sementara pendapatan operasional lainnya tumbuh 24,5 persen (yoy) jadi Rp 9,6 triliun," kata Jahja dalam konferensi pers di Hotel Indonesia, Jakarta, Rabu (24/7/2019).

Selain itu, Jahja juga membeberkan kinerja kredit BCA pada paruh pertama 2019 meningkat 11,5 persen menjadi Rp 565,2 triliun.

Ia merinci, total kredit tersebut terdiri dari kredit korporasi tumbuh 14,6 persen menjadi Rp 219,1 triliun dan kredit komersial & UKM sebesar Rp 189 triliun atau tumbuh 12,5 persen. Sedangkan, kredit konsumer juga meningkat 6,4 persen menjadi Rp 152 triliun.

"Pada portofolio kredit konsumer, kredit beragun properti tumbuh 11,2 persen (yoy) menjadi Rp 90,7 triliun. Kredit kendaraan bermotor turun 1,5 persen (yoy) menjadi Rp 48,2 triliun dipengaruhi penurunan pembiayaan kendaraan roda dua," tutur Jahja.

Sementara itu, Jahja menambahkan, dana pihak ketiga (DPK) juga tumbuh 5,9 persen menjadi Rp 510,4 triliun pada paruh pertama 2019.

Rasio kecukupan modal (CAR) dan rasio kredit terhadap DPK pada semester I tahun ini masing-masing sebesar 23,6 persen dan 79 persen.

"Radio kredit bermasalah (NPL) berada di level yang dapat ditoleransi sebesar 1,4 persen," pungkas dia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Laba BNI di Semester I 2019 Naik Tipis 2,7 Persen

Laba BNI di Semester I 2019 Naik Tipis 2,7 Persen

Bisnis | Selasa, 23 Juli 2019 | 19:22 WIB

MNC Bank Raih Laba Bersih Rp 57,02 Miliar di 2018

MNC Bank Raih Laba Bersih Rp 57,02 Miliar di 2018

Bisnis | Jum'at, 21 Juni 2019 | 13:57 WIB

PT Hartadinata Abadi Catat Laba Bersih Rp 123,8 miliar Selama Tahun 2018

PT Hartadinata Abadi Catat Laba Bersih Rp 123,8 miliar Selama Tahun 2018

Bisnis | Selasa, 11 Juni 2019 | 22:16 WIB

Terkini

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB

Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS

Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:06 WIB

KOSPI dan IHSG Kompak Anjlok Parah, Pasar Saham Merana

KOSPI dan IHSG Kompak Anjlok Parah, Pasar Saham Merana

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:52 WIB