Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.236,126
LQ45 621,244
Srikehati 303,451
JII 370,013
USD/IDR 18.053

PLN Rugi Rp 90 Miliar Gara-gara Listrik, Mustofa Nahra Ajak Warganet Donasi

Iwan Supriyatna, Novian Ardiansyah

Senin, 05 Agustus 2019 | 15:20 WIB
PLN Rugi Rp 90 Miliar Gara-gara Listrik, Mustofa Nahra Ajak Warganet Donasi
Meme PLN. [Twitter]

Suara.com - PT PLN (Persero) diperkirakan mengalami kerugian hingga puluhan miliar menyusul listrik mati massal pada Minggu kemarin. Mustofa Nahrawardaya melalui akun Twitter pribadinya pun menyindir hal tersebut.

Melalui akun @TofaGarisLurus, Mustofa menanyakan kepada warganet apakah ingin ikut berdonasi membantu PLN membayar kerugiannya yang ditaksir mencapai Rp 90 miliar.

"Yuk donasi untuk @pln_123 mau?" cuit Mustofa seperti dikutip Suara.com, Senin (5/8/2019).

Diketahui, Direktur Pengadaan Strategis II PT PLN, Djoko Raharjo Abumanan menyebutkan jika PLN ditaksir mengalami kerugian hingga Rp 90 miliar akibat listrik mati massal untuk wilayah Jabodetabek, Banten, Jawa Barat dan Jawa Tengah pada Minggu (4/8/2019) kemarin.

Djoko berujar taksiran hingga rugi puluhan miliar itu dihitung berdasarkan potensi listrik yang bisa dijual PLN dalam keadaan normal atau tidak ada gangguan.

Ia mengatakan, PLN rata-rata bisa menjual 22 ribu Megawatt listrik per jam pada hari libur atau Minggu. Namun, pada saat gangguan Minggu (4/8) listrik yang disuplai oleh pembangkit di Jabodetabek, Jawa Barat dan Banten hanya sebesar 13.000 MW per jam.

Artinya, pasokan listrik tambahan yang disalurkan lewat transmisi yang mengalami gangguan, yakni sebesar 9.000 MW per jam, menjadi potential loss.

"Berarti hilang 9.000 MW. Hilang katakanlah 10 jam. Dikalikan Rp 1.000 (KwH). Kan rata-rata [tarif listrik] Rp 1.000 per kWh. Tapi itu kan hilangnya Megawatt," kata Djoko di kantor P2B Gandul, Cinere, Depok, Minggu (4/8/2019).

Djoko menghitung, jika 9.000 MW tersebut dikalikan 10 jam, atau total waktu listrik mati pada Minggu (4/8), ada potential loss sebesar 90.000 MW. Berdasarkan perhitungan itu rata-rata tarif per Kwh yang sebesar Rp 1.000, maka perkiraan kerugian bisa mencapai Rp 90 miliar.

baca juga

"Rp 90 miliar minimal lost, rugi. Belum didendain tadi kalau ada kompensasi," ujar Djoko.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jubir Prabowo Sindir PLN: Sedang Kampanye Jaga Bumi dan Hemat Energi?

Jubir Prabowo Sindir PLN: Sedang Kampanye Jaga Bumi dan Hemat Energi?

Bisnis | Senin, 05 Agustus 2019 | 15:12 WIB

Catat, Ini Jadwal Pemadaman Listrik di Kota Depok

Catat, Ini Jadwal Pemadaman Listrik di Kota Depok

Jabar | Senin, 05 Agustus 2019 | 15:10 WIB

Jokowi Diminta Yakinkan Pubik PLN Harus Diisi Orang yang Ngerti Listrik

Jokowi Diminta Yakinkan Pubik PLN Harus Diisi Orang yang Ngerti Listrik

Bisnis | Senin, 05 Agustus 2019 | 15:02 WIB

Terkini

Permudah Transaksi Mahasiswa Indonesia di Hong Kong, BNI Perluas Ekosistem Keuangan Digital

Permudah Transaksi Mahasiswa Indonesia di Hong Kong, BNI Perluas Ekosistem Keuangan Digital

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:23 WIB

Digerebek di Denpasar, Pria Ini Simpan Ekstasi dan 5 Senpi Rakitan di Ruang Tamu

Digerebek di Denpasar, Pria Ini Simpan Ekstasi dan 5 Senpi Rakitan di Ruang Tamu

Bali | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Starting XI Timnas Indonesia vs Vietnam: Mitchell Baker Juru Gedor, Thom Haye Kunci

Starting XI Timnas Indonesia vs Vietnam: Mitchell Baker Juru Gedor, Thom Haye Kunci

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:19 WIB

Bukan Pagar Malnya yang Salah, Diamnya Manajemen Dinilai Bikin Geram

Bukan Pagar Malnya yang Salah, Diamnya Manajemen Dinilai Bikin Geram

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:17 WIB

Bobby Nasution: Sumut Siap Jadi Pusat Fashion Indonesia Lewat Wastra

Bobby Nasution: Sumut Siap Jadi Pusat Fashion Indonesia Lewat Wastra

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:14 WIB

Lapas Jadi Markas Penipuan Online, Polda Jatim Bongkar Sindikat Emas Palsu

Lapas Jadi Markas Penipuan Online, Polda Jatim Bongkar Sindikat Emas Palsu

Jatim | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:11 WIB

Pembangunan RS Regional di Gowa Dekatkan Layanan Kesehatan di Wilayah Pegunungan

Pembangunan RS Regional di Gowa Dekatkan Layanan Kesehatan di Wilayah Pegunungan

Sulsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Jinakkan El Nino Pakai Garam Laut: Ide Brilian atau Malapetaka Baru?

Jinakkan El Nino Pakai Garam Laut: Ide Brilian atau Malapetaka Baru?

Your Say | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Bahlil Buka Suara Soal Ekspor Mineral Tertahan, Kandungan Logam Tanah Jarang Jadi Sorotan

Bahlil Buka Suara Soal Ekspor Mineral Tertahan, Kandungan Logam Tanah Jarang Jadi Sorotan

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Erick Thohir Ketok Palu: Pemilihan Ketum PSSI Resmi Mundur ke Juli 2027, Ini Alasannya

Erick Thohir Ketok Palu: Pemilihan Ketum PSSI Resmi Mundur ke Juli 2027, Ini Alasannya

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:02 WIB

×