Segini Kira-kira Gaji Atta Halilintar dan Najwa Shihab dari Youtube

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 07 Agustus 2019 | 13:38 WIB
Segini Kira-kira Gaji Atta Halilintar dan Najwa Shihab dari Youtube
Atta Halilintar di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Rabu (12/6/2019). [Sumarni/Suara.com]

Suara.com - Dosen Universitas Multimedia Nusantara (UMN) Albertus Magnus  Prestianta membuka perkiraan gaji Atta Halilintar dan Najwa Shihab dari Youtube. Mereka mendapatkan uang dengan menjadi youtuber dan mengunggah video atau konten.

Hal itu diungkap Albert dalam sesi terakhir Konferensi Nasional Media Digital Aliansi Jurnalis Independen (AJI) mengusung tema 'Mencari Model Bisnis Media di Indonesia'.

Sesi ini disampaikan oleh Pemimpin Redaksi CNN Indonesia TV Titin Rosmasari, Pengurus Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Sapto Anggota yang juga Pemimpin Redaksi Tirto.id, dan Albert M Prostianta, dosen Universitas Multimedia Nusantara (UMN) yang merupakan pemenang Call Paper AJI.

Albertus memaparkan potensi platform Youtube sebagai sumber pendapatan media. Analisa ini merujuk pada penelitian berbasis data, yaitu hasil treking atas 250 Top Youtubers melalui tools NoxInfluencer.

Hasil scraping yang dilakukannya pada 27 Juli lalu, memunculkan kesimpulan yang didasarkan atas tiga variabel; jumlah subsciber atau pelanggan, total views (pengunjung), dan pendapatan potensial dari mengupload konten.

Menurutnya, ada keterkaitan potensial earning yaitu total views dan subscriber. Dari tools Noc influencer dan social build bisa dilihat potensi youtuber di Indonesia atau bahkan di dunia. Lebel paling banyak dilihat ialah entertainment, yakni sepertiga dari semua label. Sementara konten news dan politik hanya delapan.

“Kalau saya bicara media posisi perusahaan media kita dari 250 ada 14 kanal youtube. Mayoritas perusahaan media kita berafiliasi pada broadcasting tapi siber belum banyak masuk. Di dalam 250 yang punya pengaruh besar hanya 14. Ini saya sebagai peneliti harus kembali memikirkan kenapa bisa demikian,” ungkapnya.

Dia melanjutkan, meski paling banyak adalah youtubers dari kalangan individual, namun kanal media televisi seperti Trans official memiliki subscriber sebesar 8.490.000 dan merupakan tertinggi dari 14 kanal lainnya. Dengan total viewers sebesar 3.200.000.000 maka potensial earning per bulan bisa mencapai 7 miliar Rupiah.

Dari non TV broadcast ada genre siber cumi-cumi dengan subscriber 4.260.000 dan total views sebesar 3.120.000.000 dan ditaksir potensi pendapatan perbulannya Rp 2 miliar.

baca juga

“Kalau di bandingkan entertainment dan news politik, Atta Halilintar subscriber 18 juta, Najwa Shihab 2,6 juta. Total view Atta 1,5 juta dan Najwa Shihab 430 ribu potensi pendapatan perbulan Rp 2,9 miliar. Sedangkan Najwa Rp 490 juta. Kalau 10 peringkat bedasarkan subscriber teratas adalah Atta Halilintar media seperti indosiar ada di peringkat tujuh dan dan Trans 7 official di peringkat enam. Perusahaan media bisa melakukan akumulasi dari satu kanal dari program masing-masing akan tetap menemukan segment pasar yang menguntungkan,” dia menguraikan.

Atas analisa itu, dia berpendapat, media siber memiliki konten media sosial yang menguntungkan. Dalam catatannya, Google telah mengumuman bahwa platform raksasa ini tidak mampu dan sadar ia tidak bisa bergerak sendiri, maka bergerak bersama untuk kondisi news.

Sementara Sapto Pemimpin Redaksi Tirto mengungkapkan, sebagian besar media online di Indonesia dikenal istilah trend start up dan “anak kandung”. Namun, paling penting menurutnya apapun model bisnisnya media haruslah segmented dan punya demografi.

“DNA harus jelas karakter medianya. DNA itu harus sampai pada seluruh karyawan dalam hal memanage tidak hanya visi dan misi kalau perlu office boy tahu. Demografi penting dalam anda menjual apapun termasuk di sosial media,” katanya.

Dia sepakat dengan pemaparan Albert tentang potensi Youtube yang sebagian besar ada di segmen hiburan. Namun menentukan suatu karakter media juga penting untuk bisa menjualnya dengan jelas. Sapto mengutip data, ada sekitar 13 miliar US Dollar atau sekitar 15 triliun rupiah yang akan beredar untuk digital pada tahun 2021. Dari total belanja digital itu, di Indonesia sebesar 60-80 dikuasai oleh google group.

“Apa yang bisa di jual, display ads, conten creation, community engagement, community insight, paywall subscription, media support: bikin media di baliknya adalah LSM internasional seperti greenpeace, Mongabay, dan lain-lain,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sambangi Kantor Polisi, Ria Ricis : Salam Cinta untuk Netizen

Sambangi Kantor Polisi, Ria Ricis : Salam Cinta untuk Netizen

Entertainment | Minggu, 04 Agustus 2019 | 21:38 WIB

Tiru Iklannya, Inilah Cerdikiawan Ala Driver Gojek yang Sesungguhnya

Tiru Iklannya, Inilah Cerdikiawan Ala Driver Gojek yang Sesungguhnya

Otomotif | Minggu, 04 Agustus 2019 | 18:26 WIB

Ditegur Kominfo, Kimi Hime Janji Ubah Penampilan

Ditegur Kominfo, Kimi Hime Janji Ubah Penampilan

Entertainment | Sabtu, 03 Agustus 2019 | 07:47 WIB

Kembali Tampil Vulgar, Pertemuan Kimi Hime - Menkominfo Terancam Batal

Kembali Tampil Vulgar, Pertemuan Kimi Hime - Menkominfo Terancam Batal

Entertainment | Jum'at, 02 Agustus 2019 | 13:11 WIB

Pernikahannya Disiarkan Langsung, Pasangan Youtuber Ini Patok Tarif Tinggi

Pernikahannya Disiarkan Langsung, Pasangan Youtuber Ini Patok Tarif Tinggi

Lifestyle | Kamis, 01 Agustus 2019 | 10:55 WIB

Terkini

Bisa Dipakai Lari di Jalan Hingga Gunung, 6 Sepatu Terbaru Ortuseight Ini Layak Dilirik

Bisa Dipakai Lari di Jalan Hingga Gunung, 6 Sepatu Terbaru Ortuseight Ini Layak Dilirik

Sport | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:37 WIB

333 Kebakaran Terjadi dalam Tiga Bulan di Kabupaten Bogor, 199 Kasus Melanda Lahan Terbuka

333 Kebakaran Terjadi dalam Tiga Bulan di Kabupaten Bogor, 199 Kasus Melanda Lahan Terbuka

Bogor | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:24 WIB

Hari Santri, PKB Jateng Perkuat Gerakan Sosial hingga Dorong UMKM Naik Kelas

Hari Santri, PKB Jateng Perkuat Gerakan Sosial hingga Dorong UMKM Naik Kelas

Jawa Tengah | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Bawa Tiner dan Knuckle, 11 Penyusup Demo Lengserkan Prabowo-Gibran Disergap di Surabaya

Bawa Tiner dan Knuckle, 11 Penyusup Demo Lengserkan Prabowo-Gibran Disergap di Surabaya

Jatim | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:13 WIB

Kabut Asap Kembali Selimuti Palembang, 4 Wilayah Catat Kualitas Udara Berbahaya

Kabut Asap Kembali Selimuti Palembang, 4 Wilayah Catat Kualitas Udara Berbahaya

Sumsel | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Botoh Pilkades Tak Lagi Judi Biasa, Jaringannya Lintas Provinsi dan Bisa Atur Kemenangan

Botoh Pilkades Tak Lagi Judi Biasa, Jaringannya Lintas Provinsi dan Bisa Atur Kemenangan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Penting! Tips Menghindari Penipuan Berkedok Rekrutmen Untuk Para Jobseekers

Penting! Tips Menghindari Penipuan Berkedok Rekrutmen Untuk Para Jobseekers

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Karhutla Sumsel: 20 Korporasi Masuk Penyidikan, Identitas 4 Perusahaan Baru Belum Dibuka

Karhutla Sumsel: 20 Korporasi Masuk Penyidikan, Identitas 4 Perusahaan Baru Belum Dibuka

Sumsel | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Persib Bandung Apes, Peluang Bertubi-tubi Berakhir Kekalahan dari Madura United

Persib Bandung Apes, Peluang Bertubi-tubi Berakhir Kekalahan dari Madura United

Bola | Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:56 WIB

Santri Bogor Dituntut Melek AI, Kemenag: Program Khusus Belum Ada

Santri Bogor Dituntut Melek AI, Kemenag: Program Khusus Belum Ada

Bogor | Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:53 WIB

×