Ridwan Kamil : Keberhasilan Jabar adalah Estafet dari Pemimpin Terdahulu

Fabiola Febrinastri

Minggu, 18 Agustus 2019 | 07:06 WIB
Ridwan Kamil : Keberhasilan Jabar adalah Estafet dari Pemimpin Terdahulu
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil menyampaikan sejumlah pencapaian pembangunan Jabar dalam upacara pengibaran bendera Merah Putih dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-74 tingkat Provinsi Jabar, di Lapangan Gasibu Kota Bandung, Jabar, Sabtu (17/8/2019). (dok : Pemdaprov Jabar)

Suara.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil menyampaikan sejumlah pencapaian pembangunan Jabar dalam upacara pengibaran bendera Merah Putih dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-74 tingkat Provinsi Jabar, di Lapangan Gasibu Kota Bandung, Jabar, Sabtu (17/8/2019).

Menurut Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, Jabar saat ini dalam posisi sangat baik berkat estafet pekerjaan dengan para gubernur sebelumnya, sehingga membawa provinsi berpenduduk lebih dari 48 juta jiwa ini menjadi yang terbaik se-Indonesia.

"Keberhasilan Jabar adalah estafet dari pemimpin-pemimpin terdahulu, dari Pak Ahmad Heryawan, Pak Dani Setiawan Pak lex Laksamana dan lainnya,  yang menandakan bahwa kami menghargai pemimpin masa lalu," kata Emil, yang bertindak selaku inspektur upacara.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM), lanjut Emil, terus mengalami peningkatan dari 70,69 pada 2017 menjadi 71,30 di 2018. IPM terdiri dari indeks pendidikan sebesar 61,75 poin, indeks kesehatan 81.02 poin, dan indeks pengeluaran 72,46 poin. Laju pertumbuhan ekonomi pun diatas rata-rata nasional, yaitu 5,64 persen.

Sementara indeks keterbukaan informasi publik mencapai 90,32 poin, indeks kebahagiaan sebesar 69,58 poin, dan akses demokrasi mencapai  68,78 poin.

"Mei lalu kita raih opini WTP (wajar tanpa pengecualian) kedelapan kalinya berturut-turut, bersama 24 kabupaten/kota," tambah Emil.

Terkait evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), Jabar berhasil mempertahankan predikat A, diikuti pencapaian seluruh kabupaten/kota tanpa nilai C atau CC.

Emil pun bersyukur, tahun ini capaian pembangunan desa mengalami peningkatan, yakni dari 37 desa mandiri tahun lalu menjadi 99 desa mandiri di 2019.

Status desa maju juga bertambah menjadi 1.232 desa, sementara, tahun ini terdapat 3.656 desa berkembang dan 326 desa tertinggal, serta tidak ada lagi desa berstatus sangat tertinggal di Jabar.

baca juga

Emil menegaskan torehan positif tersebut merupakan kerja sama semua elemen. Di masa kepemimpinan selama 11 bulan sejak September 2018, 46 penghargaan pun berhasil disegel Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jabar.

"Kami bertekad mempertahankan berbagai prestasi yang ada dan ngabret selama 5 tahun kedepan," ucap Emil.

Untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, Pemdaprov telah mengupayakan jalan tol baru, Bandara Kertajati dan Patimban, aktivasi jalur kereta api, pembangunan kereta cepat Jakarta - Bandung, MRT Bandung Raya, hingga membangun zona industri baru, Segitiga Rebana di kawasan Pantura.

"Pembangunan dimensi batin juga kami jalankan melalui program Magrib Mengaji, Subuh Berjamaah, Satu Desa Satu Hafidz dan English for Ulama," kata Emil.

Peringatan HUT RI ke-74 sendiri mengusung tema "Sumber Daya Manusia Unggul, Indonesia Maju". Tahun ini, Jabar masih mengibarkan duplikat bendera pusaka yang telah berusia 50 tahun oleh 38 Paskibraka terpilih dan disaksikan ratusan masyarakat yang memenuhi Gasibu.

Menurut Emil, tahun ini menjadi tahun terakhir pengibaran duplikat bendera untuk berikutnya akan diganti dengan bendera pusaka baru dari Sekretariat Negara.

Adapun setelah upacara pengibaran bendera di Gasibu, Emil melepas 1.500 anggota Vespa Antique Club Indonesia berkumpul di Jalan Diponegoro yang melakukan Kirab Merah Putih ke-21.

Selanjutnya, Emil menghadiri agenda ramah-tamah dengan para perintis kemerdekaan, veteran, Angkatan '45, Pepabri, Wredatama, Warakawuri dan sesepuh Jabar, di Aula Barat Gedung Sate Kota Bandung.

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil menyampaikan sejumlah pencapaian pembangunan Jabar dalam upacara pengibaran bendera Merah Putih dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-74 tingkat Provinsi Jabar, di Lapangan Gasibu Kota Bandung, Jabar, Sabtu (17/8/2019). (dok : Pemdaprov Jabar)
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil menyampaikan sejumlah pencapaian pembangunan Jabar dalam upacara pengibaran bendera Merah Putih dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-74 tingkat Provinsi Jabar, di Lapangan Gasibu Kota Bandung, Jabar, Sabtu (17/8/2019). (dok : Pemdaprov Jabar)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

HUT RI ke-74, 14.060 Narapidana se-Jabar dapat Remisi

HUT RI ke-74, 14.060 Narapidana se-Jabar dapat Remisi

News | Minggu, 18 Agustus 2019 | 06:43 WIB

Ongen Saknosiwi Ingin Persembahkan Kemenangan KO untuk HUT RI ke-74

Ongen Saknosiwi Ingin Persembahkan Kemenangan KO untuk HUT RI ke-74

Sport | Sabtu, 17 Agustus 2019 | 23:45 WIB

Di Desa Ini, Upacara Bendera HUT ke-74 RI Menggunakan Bahasa Jawa Kromo

Di Desa Ini, Upacara Bendera HUT ke-74 RI Menggunakan Bahasa Jawa Kromo

Jogja | Minggu, 18 Agustus 2019 | 04:00 WIB

Rayakan HUT RI ke-74, Ini Motivasi Besar Melati Daeva

Rayakan HUT RI ke-74, Ini Motivasi Besar Melati Daeva

Sport | Sabtu, 17 Agustus 2019 | 22:30 WIB

Makna Hari Kemerdekaan Indonesia bagi Herman Dzumafo

Makna Hari Kemerdekaan Indonesia bagi Herman Dzumafo

Bola | Sabtu, 17 Agustus 2019 | 20:40 WIB

Aaliyah Massaid Bangga Kibarkan Bendera Merah Putih di Dalam Air

Aaliyah Massaid Bangga Kibarkan Bendera Merah Putih di Dalam Air

Entertainment | Sabtu, 17 Agustus 2019 | 16:34 WIB

Terkini

Apakah Krim Malam Boleh Dipakai Saat Tidur Siang atau Kerja Shift Malam? Ini Penjelasan Dokter

Apakah Krim Malam Boleh Dipakai Saat Tidur Siang atau Kerja Shift Malam? Ini Penjelasan Dokter

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 13:41 WIB

Buntut Kasus Jatah Makan Bolosego di Alun-Alun Kidul, Oknum Polisi Polsek Kraton Dipatsus

Buntut Kasus Jatah Makan Bolosego di Alun-Alun Kidul, Oknum Polisi Polsek Kraton Dipatsus

News | Selasa, 22 September 2026 | 13:39 WIB

Kebakaran di Kota Bogor Hanguskan 5 Bangunan dan 1 Mobil

Kebakaran di Kota Bogor Hanguskan 5 Bangunan dan 1 Mobil

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 13:38 WIB

Italia Mau Batasi Pelajar Asing, Pemilu Memanas

Italia Mau Batasi Pelajar Asing, Pemilu Memanas

News | Selasa, 22 September 2026 | 13:38 WIB

Kala Ceri dan Tomat Jadi Inspirasi Karya Fesyen, Instalasi, hingga Kuliner

Kala Ceri dan Tomat Jadi Inspirasi Karya Fesyen, Instalasi, hingga Kuliner

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 13:36 WIB

Epson Hadirkan Proyektor 4K Ultra-Short-Throw EH-LS970B untuk Hiburan Layar Besar di Rumah

Epson Hadirkan Proyektor 4K Ultra-Short-Throw EH-LS970B untuk Hiburan Layar Besar di Rumah

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 13:35 WIB

Kenapa Setrika Lengket di Baju? Ini Cara Mengatasinya agar Baju Tak Rusak

Kenapa Setrika Lengket di Baju? Ini Cara Mengatasinya agar Baju Tak Rusak

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 13:32 WIB

Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Tak Diperkuat Sergio Aguero

Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Tak Diperkuat Sergio Aguero

Bola | Selasa, 22 September 2026 | 13:32 WIB

Studi Ungkap Emosi soal Perubahan Iklim Tak Otomatis Ubah Perilaku, Mengapa?

Studi Ungkap Emosi soal Perubahan Iklim Tak Otomatis Ubah Perilaku, Mengapa?

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 13:30 WIB

Kenapa Harus Melihat Orang Lain Menderita Dulu untuk Belajar Bersyukur?

Kenapa Harus Melihat Orang Lain Menderita Dulu untuk Belajar Bersyukur?

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 13:30 WIB

×