Dewan Guru Besar UGM: Proyek Tol dan Bandara Yogyakarta Rugikan Masyarakat

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 28 Agustus 2019 | 10:53 WIB
Dewan Guru Besar UGM: Proyek Tol dan Bandara Yogyakarta Rugikan Masyarakat
Ketua Ketua Dewan Guru Besar UGM, Prof Koentjoro. (Suara.com/Putu)

Suara.com - Dewan Guru Besar (DGB) UGM menyebut pembangunan massif di Yogyakarta merugikan masyarakat. Sebab publik di Yogyakarta akan terkena dampak dari berbagai program dan kebijakan yang dilakukan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Yogyakarta tengah membangun bandara baru Yogyakarta Internasional Airport (YIA), pengembangan tol yang menghubungkan DIY dan Jawa Tengah. Ada perubahan orientasi pembangunan yang dulunya mengarah ke utara kini berubah ke selatan. Menurut UGM itu tidak dipikirkan masak-masak.

"Bila kebijakan tidak dipikirkan dengan baik maka yang terdampak masyarakat Yogyakarta, rakyat yang jadi korban," ujar Ketua DGB UGM, Prof Koentjoro dalam seminar nasional 'Membangun Lingkungan Strategis dan Keamanan untuk Menciptakan Ketahanan DIY' di Kampus UGM, Rabu (28/8/2019).

Orientasi pembangunan DIY ke arah selatan apakah sudah dibarengi dengan sarana dan prasarana seperti infrastruktur, pola air, kesiapan kapal untuk beroperasi di Pantai Selatan hingga polisi air. Sebab dari pengalaman yang pernah ada, di Pantai Gesing di selatan Yogyakarta justru terjadi kasus human traficing atau perdagangan manusia.

"Lalu lintas di selatan yang dibuka pintu gerbangnya membuat semuanya bisa keluar masuk. Ketahanan wilayah ini yang perlu diperhatikan," ujarnya.

Belum lagi YIA yang dibangun di perbatasan Kulon Progo dan Purworejo juga dikhawatirkan bisa berpotensi memunculkan kejahatan transnasional. Persoalan-persoalan ketahanan ini menjadi sangat penting untuk dipikirkan agar tidak terjadi bencana sosial.

Penjualan tanah yang masif baik di Kulon Progo dan Purworejo pun ditakutkan justru meningkatkan angka kemiskinan warga setempat. Sebab perubahan sosial ini tidak diantisipasi warga.

"Perubahan sosial tidak selamanya memberi manfaat. Karenanya mitigasi bencana, dalam hal ini bencana sosial harus dipikirkan agar rakyat tidak jadi korban," tandasnya.

Sementara Kepala Kesbangpol DIY, Agung Supriyono mengungkapkan kerjasama sejumlah pihak sudah dilakukan terkait berbagai kebijakan yang diambil Pemerintah DIY. Kajian juga dilakukan sejak lama untuk mengantisipasi.

baca juga

"Keamanan jadi syarat utama pembangunan. Kajian sudah dilakukan baik untuk bandara dan kawasan selatan," imbuhnya.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menhub: Jalur Kereta Bandara YIA Tak Ada yang di Tanah

Menhub: Jalur Kereta Bandara YIA Tak Ada yang di Tanah

Jogja | Minggu, 25 Agustus 2019 | 21:38 WIB

Rel Kereta Api Pendukung Bandara YIA Bakal Dibangun Melintasi Desa Glagah

Rel Kereta Api Pendukung Bandara YIA Bakal Dibangun Melintasi Desa Glagah

Jogja | Senin, 08 Juli 2019 | 21:48 WIB

Beragam Moda Transportasi Disiapkan Pemerintah ke Bandara YIA

Beragam Moda Transportasi Disiapkan Pemerintah ke Bandara YIA

Jogja | Senin, 08 Juli 2019 | 17:51 WIB

Cerita Nani, Dua Kali Tergusur Proyek Fasilitas Penunjang Bandara YIA

Cerita Nani, Dua Kali Tergusur Proyek Fasilitas Penunjang Bandara YIA

Jogja | Senin, 08 Juli 2019 | 16:24 WIB

Pemda DIY Pastikan Relokasi Pasar Glagah Kulon Progo Sudah Ada IPL

Pemda DIY Pastikan Relokasi Pasar Glagah Kulon Progo Sudah Ada IPL

Jogja | Senin, 08 Juli 2019 | 16:01 WIB

Terkini

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 21:25 WIB

×