Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Esa Unggul Gelontorkan Rp 2 Triliun Bangun Kampus Internasional Hi Tech

Iwan Supriyatna

Senin, 02 September 2019 | 08:37 WIB
Esa Unggul Gelontorkan Rp 2 Triliun Bangun Kampus Internasional Hi Tech
Universitas Esa Unggul memulai pembangunan Kampus International Esa Unggul seluas 10.000 m2 di Kawasan Gading Serpong.

Suara.com - Universitas Esa Unggul memulai pembangunan Kampus International Esa Unggul seluas 10.000 m2 di Kawasan Gading Serpong dengan kapasitas tampung sekitar 6.000 mahasiswa yang dilengkapi dengan fasilitas berteknologi tinggi (hi tech).

Rektor Universitas Esa Unggul, Arief Kusuma Among Praja mengatakan, keberadaan Kampus International Esa Unggul di Kawasan Serpong diharapkan memberikan alternatif bagi para calon mahasiswa yang ingin merasakan pengalaman berkuliah di luar negeri dengan harga yang terjangkau dan memiliki fasilitas lengkap dan berteknologi tinggi.

"Kami tak sekedar memberikan pengalaman berkuliah dengan suasana global, tetapi juga fasilitas pendukung di sekitar kampus yang akan mempermudah mahasiswa dalam mengenyam Pendidikan," kata Arief dalam keterangannya, Senin (2/9/2019).

Arief menuturkan, Kampus International Esa Unggul Gading Serpong ini diharapkan mampu mencetak sumber daya manusia (SDM) yang berdaya saing global.

Menurutnya, kunci untuk meningkatkan daya saing Indonesia dalam menghadapi revolusi industri 4.0 adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia, tanpa SDM yang baik, bangsa ini akan sulit mengimbangi kemajuan teknologi. Untuk mempersiapkan SDM yang mampu bersaing secara global, maka dibutuhkan pendidikan yang berkualitas.

“Selain itu fasilitas pendidikan yang baik juga menjadi salah satu faktor yang penting dalam mempersiapkan SDM yang unggul,” ujar dia.

Kampus International Esa Unggul akan didirikan di kawasan Gading Serpong yang berintegrasi dengan Kawasan hunian, pusat perbelanjaan dan kawasan pendidikan lainnya.

Dengan investasi sebesar Rp 2 triliun termasuk pembangunan Kampus Internasional Esa Unggul, targetnya proyek mixed use ini akan rampung pada akhir tahun 2021 mendatang.

Senada dengan Arief, Direktur Kampus Internasional Universitas Esa Unggul, Fransiskus Adikara mengatakan, pihaknya menyambut antusias pembangunan kampus ini karena selain lebih luas dan lengkap, kampus ini merupakan manifestasi dari visi dan misi Universitas Esa Unggul yaitu menjadi World Class University.

baca juga

“Dengan luas hingga 10.000 meter persegi dan fasilitas lengkap yang dilengkapi dengan teknologi tinggi, maka kampus ini akan menjadi pelopor Kampus Hi Tech bertaraf Internasional di Jabodetabek,” harap dia.

Frans menuturkan, International Program Universitas Esa Unggul telah menyiapkan dua program, yaitu Joint Degree dimana mahasiswa dapat mengikuti kuliah 2 tahun di Universitas Esa Unggul dan 2 tahun di China dan International Class.

Selain itu di kampus yang baru nanti, Kampus International akan menyediakan fasilitas Pendidikan untuk Strata 1, Pasca Sarjana, Program Sertifikasi Profesional dan juga kelas karyawan.

Frans menyebutkan, saat ini pihaknya telah bekerjasama dengan Jiangsu Second Normal University (JSNU), Tiongkok untuk jurusan Communication and Visual Design, Nanjing XiaoZhuang University (NXU), untuk jurusan Informatics Engineering dan North China Electric Power University (NCEPU) untuk jurusan Industrial Engineering.

Bahkan, salah satu Universitas mitra yaitu Nanjing XiaoZhuang University (NXU) telah membuka kantor perwakilan di kampus Esa Unggul.

“Ini menunjukkan keseriusan kami dalam menyediakan pendidikan yang berkualitas bagi mahasiswa/I Esa Unggul International Program,” jelas Frans.

Selain itu, mahasiswa/I program internasional akan diberikan pembekalan bahasa seperti kelas Bahasa Mandarin selama 4 semester dan English Club. Sehingga ketika lulus mahasiswa diharapkan dapat menguasai 3 bahasa dan dapat bersaing di manca negera.

Selain dengan China, Kampus Internasional Universitas Esa Unggul juga sedang mempersiapkan kerjasama dengan beberapa Universitas dari negara lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

FACE of JAKARTA: Warteg Drive Thru, Potret Kesenjangan Gaji Buruh

FACE of JAKARTA: Warteg Drive Thru, Potret Kesenjangan Gaji Buruh

News | Senin, 25 Februari 2019 | 17:22 WIB

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Esa Unggul Gandeng Universitas di China

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Esa Unggul Gandeng Universitas di China

Press Release | Rabu, 06 Februari 2019 | 11:30 WIB

Polisi Buat Sketsa Wajah Terduga Pelaku Pembunuh Puspo Arum

Polisi Buat Sketsa Wajah Terduga Pelaku Pembunuh Puspo Arum

News | Selasa, 09 Januari 2018 | 18:19 WIB

Terkini

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB