FACE of JAKARTA: Warteg Drive Thru, Potret Kesenjangan Gaji Buruh

Pebriansyah Ariefana, Muhammad Yasir

Senin, 25 Februari 2019 | 17:22 WIB
FACE of JAKARTA: Warteg Drive Thru, Potret Kesenjangan Gaji Buruh
Warteg Drive Thru di Jakarta. (Suara.com/Yasir)

Suara.com - Dampak dari pembanguan sebuah kawasan elite secara otomatis akan memengaruhi suatu nilai ekonomi lainya. Biaya makan di suatu kawasan elite pun sudah pasti akan ikut meningkat.

Hal itu kerap jadi masalah bagi para pekerja kasar yang berada di kawasan elite. Mengingat, penghasilan para pekerja kasar di sebuah kawasan perkantoran elite tidak melulu disesuaikan dengan biaya hidup yang harus dikeluarkan oleh mereka di kawasan tersebut.

Hal itu sebagaimana yang dialami Syarief dan Andre. Sebagai pekerja kasar di sebuah kawasan elite SCBD dan Kemang membuat Syarief dan Andre harus memutar otak demi bertahan hidup dari hari ke harinya.

Koordinator Advokasi Urban Poor Consortium (UPC), Gugun Muhammad menilai apa yang dialami Syarif dan Andre sebagai salah satu contoh adanya kesenjangan pengasilan. Gugun mengungkapkan pada umumnya kesenjangan penghasilan antara kelas pekerja atas dan kasar yang berada di kawasan elite perkantoran cenderung memiliki celah yang jauh.

Menurut Gugun, para pekerja kasar seperti Syarief dan Andre sangat tidak memungkinkan untuk menyesuikan hidup dengan standarisasi yang ada di kawasan elite lokasi tempatnya berkerja.

Misalnya, dalam segi makan. Banyak kawasan perkantoran elite yang justru terintegrasi dengan rumah makan mewah yang secara tidak langsung hanya diperuntukan bagi para pekerja kelas atas. Sementara, bagi para pekerja kasar sangat tidak memungkinkan makan di tempat tersebut jika menghitung penghasilan yang diperolehnya.

Sehingga, keberadaan Warteg Drive Thru Zakiah di Lippo Mall Kemang dan Warteg Drive Thru Damiah di Grand Lucky SCBD akan menjadi pilihan bagi para pekerja kasar seperti Syrief dan Andre guna menyesuikan dengan isi kantongnya.

“Ya pada akhirnya para pekerja kelas kasar akan menyesuikan, mereka akan mencari kemana pun yang harganya sesuai dengan incomenya,” kata Gugun kepada Suara.com.

Gugun menilai fenomena Warteg Drive Thru Zakiah dan Warteg Drive Thru Damiah yang keberadaanya menyempil di antara celah bangunan megah gedung perkantoran di sebuah kawasan elite sebagai bentuk kekayaan yang ada di ibu kota Jakarta.

Sekaligus, kata Gugun, sebagai bukti bagaimana sebuah kota bahkan ibu kota seklaipun membutuhkan para pedagang kecil yang mampu menjual barang dagangannya dengan harga yang relatif murah. Mengingat, tidak semua pekerja di Jakarta terutama yang berada di kawasan mewah sekali pun memiliki penghasilan yang tinggi.

baca juga

“Itu keberagaman kota yang harus di hargai. Karena, bayangkan kalau pedagang kaki lima diberishkan, seluruh kawasan tertutup sekali, orang makan hanya di rumah makan mewah, kita bayangkan mungkin krisi bisa terjadi,” tuturnya.

Lebih jauh, Gugun menilai keberadaan warung makan murah seperti Warteg Drive Thru Zakiah dan Warteg Drive Thru Damiah sebenarnya tidak hanya menguntungkan bagi para pekerja kelas kasar di sebuah kawasan perkantoran elite. Melainkan, hal itu juga dinilai Gugun turut memberi keuntungan bagi para pemilik perusahaan di kawasan perkantoran elite itu sendiri.

Gugun membayangkan jika tidak ada warung makan sederhana sebagai tempat makan alternatif bagi para pekerja kasar di sebuah kawasan perkantoran elite, sudah pasti upah pekerja kasar tidak akan mencukupi untuk sekadar memenuhi biaya makan sehari-hari. Ketika itu terjadi, maka kata Gugun, sangat memungkinkan para pekerja kasar itu akan menuntut upah naik.

“Ketika para pekerja itu meminta upah naik, apa pengusaha itu akan menyanggupinya? Maka sebenarnya, dengan adanya kaki lima kebutuhan untuk makan pekerja akan lebih rendah. Sehingga para pekerja itu tidak menuntut upah yang lebih tunggi. Artinya keberadaan warung makan kaki lima di ibu kota itu sendiri juga menguntungkan bagi para pengusaha,” ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Biaya Anak Makin Mahal, Warga Korea Selatan Lebih Pilih Pelihara Binatang

Biaya Anak Makin Mahal, Warga Korea Selatan Lebih Pilih Pelihara Binatang

Bisnis | Selasa, 29 Januari 2019 | 05:25 WIB

Ingin Tinggal di Luar Negeri? Ini 4 Tantangan yang Harus Ditaklukkan!

Ingin Tinggal di Luar Negeri? Ini 4 Tantangan yang Harus Ditaklukkan!

Lifestyle | Kamis, 13 Desember 2018 | 09:40 WIB

Wow, Mainan Anak Raffi Ahmad Ini Seharga Biaya Makan Sebulan!

Wow, Mainan Anak Raffi Ahmad Ini Seharga Biaya Makan Sebulan!

Your Say | Jum'at, 19 Oktober 2018 | 11:45 WIB

Terkini

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:55 WIB

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:46 WIB

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:35 WIB

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:12 WIB

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:01 WIB

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:52 WIB

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

×