Kementan Terus Dorong Pendampingan Pengembangan Korporasi Petani Padi

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 30 September 2019 | 17:11 WIB
Kementan Terus Dorong Pendampingan Pengembangan Korporasi Petani Padi
Kementerian Pertanian mendorong pendampingan pengembangan korporasi petani padi. (Dok : Kementan).

Suara.com - Pemerintah perlu mendorong para petani untuk berkelompok dalam mengusahakan budi daya pertaniannya, seiring dengan semakin besarnya potensi pengembangan sektor pertanian Indonesia. 

Berdasarkan arahan Presiden Joko Widodo, konsep korporasi petani yaitu petani bekerja dalam kelompok besar, melakukan pengelolaan pertanian dari hulu hingga hilir dengan menggunakan manajemen modern, memanfaatkan aplikasi-aplikasi modern, melakukan industri yang modern, sekaligus memasarkan produknya kepada industri retail atau konsumen. 

Direktorat Serealia menuangkan konsep korporasi tersebut dalam Pilot Project Kawasan Padi Berbasis Korporasi Petani seluas 2.000 hektare di Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Banten, yang diarahkan pada pengembangan perbenihan. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat untuk mendukung penyediaan benih padi.

Direktur Serealia Tanaman Pangan, Kementerian Pertanian (Kementan), Bambang Sugiharto menyatakan, korporasi petani padi akan membawa banyak manfaat bagi petani. Manfaat korporasi petani adalah meningkatkan kapasitas kelembagaan petani, meningkatkan nilai tambah produk yang dihasilkan, memotong distribusi produk pertanian, dan meningkatkan kesejahteraan petani.

"Manfaat bagi petani, antara lain yaitu jaminan pasar, bantuan modal kerja dan sarana produksi, jaminan ketersediaan input, bebas premi asuransi dan bebas bunga pinjaman," katanya di Jakarta, Senin (30/9/2019).

Kepala Subdirektorat Padi Tadah Hujan dan Lahan Kering Direktorat Serealia, Dina menambahkan, pengembangan padi berbasis korporasi petani untuk Jabar tersebar di Kabupaten Subang 450 hektare, Ciamis 400 hektare, Majalengka 150 hektare, dan Pandeglang, dan Provinsi Banten 1.000 hektare.

“Dalam pilot project ini, petani bermitra dengan perusahaan benih sebagai off taker yang akan membeli dan mengopkup calon benih yang berasal dari hasil budi daya kelompok tani," katanya.

Lebih lanjut Dina menegaskan, berbagai unit Kementan terkait saling sinergi dalam mendukung korporasi petani ini. Pemerintah pusat maupun daerah akan mendampingi petani dalam melaksanakan budi daya padinya.

Di tempat terpisah, Plt. Kepala Bidang Tanaman Pangan, Nasir, yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang menambahkan,  seluruh jajaran Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang dan para petani berterimakasih kasih atas program korporasi ini.

baca juga

"Kami telah dipercaya dan terpilih menjadi kabupaten satu-satunya di Provinsi Banten yang mendapatkan program ini. Kami akan melakukan yang terbaik demi suksesnya program ini," sebutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mentan Inspeksi Gudang Beras di Surakarta, Stok Berlimpah

Mentan Inspeksi Gudang Beras di Surakarta, Stok Berlimpah

Bisnis | Senin, 30 September 2019 | 13:25 WIB

Kementan : Brigade Alsintan Kelola Distribusi Pemanfaatan Mesin Pertanian

Kementan : Brigade Alsintan Kelola Distribusi Pemanfaatan Mesin Pertanian

Bisnis | Senin, 30 September 2019 | 09:38 WIB

Kementan Tingkatkan Kesadaran Masyarakat pada Bahaya Rabies

Kementan Tingkatkan Kesadaran Masyarakat pada Bahaya Rabies

News | Sabtu, 28 September 2019 | 19:27 WIB

Kementan Lepas Ekspor Produk Olahan Kakao ke Amerika Serikat

Kementan Lepas Ekspor Produk Olahan Kakao ke Amerika Serikat

Bisnis | Sabtu, 28 September 2019 | 19:07 WIB

Setelah Bertemu Menteri Pertanian, Ini Kesan Para Mahasiswa

Setelah Bertemu Menteri Pertanian, Ini Kesan Para Mahasiswa

News | Sabtu, 28 September 2019 | 07:40 WIB

Kementan Sosialisasikan Permentan 43/2019 tentang Peraturan Pestisida

Kementan Sosialisasikan Permentan 43/2019 tentang Peraturan Pestisida

Bisnis | Sabtu, 28 September 2019 | 07:26 WIB

Terkini

DPR Restui KAI Impor Kereta Bekas untuk KRL Jabodetabek

DPR Restui KAI Impor Kereta Bekas untuk KRL Jabodetabek

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:52 WIB

Donald Trump Serang Jurnalis Saat Sidang Umum PBB: Anda Seharusnya Tak Ada di Sini

Donald Trump Serang Jurnalis Saat Sidang Umum PBB: Anda Seharusnya Tak Ada di Sini

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:45 WIB

Masuk 100 Perusahaan Terbesar Fortune Indonesia, InJourney Raih Fastest Growing by Growth in Profit

Masuk 100 Perusahaan Terbesar Fortune Indonesia, InJourney Raih Fastest Growing by Growth in Profit

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 20:33 WIB

4 Low pH Cleanser Berbahan Probiotic Buat Perkuat Skin Barrier Kulit Kering

4 Low pH Cleanser Berbahan Probiotic Buat Perkuat Skin Barrier Kulit Kering

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 20:30 WIB

Antrean Solar Sumsel Belum Reda, Kebutuhan 2,8 Juta KL Hanya Dialokasikan 650 Ribu KL

Antrean Solar Sumsel Belum Reda, Kebutuhan 2,8 Juta KL Hanya Dialokasikan 650 Ribu KL

Sumsel | Rabu, 23 September 2026 | 20:21 WIB

Dari Lapangan Bola Sao Paulo ke Dunia Fashion, Havaianas x KidSuper Hadirkan Koleksi Sandal Unik

Dari Lapangan Bola Sao Paulo ke Dunia Fashion, Havaianas x KidSuper Hadirkan Koleksi Sandal Unik

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 20:16 WIB

Pasokan KRL PT INKA Terlambat, Dirut KAI Buka-bukaan di DPR

Pasokan KRL PT INKA Terlambat, Dirut KAI Buka-bukaan di DPR

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:15 WIB

Ada Retakan di Rangka Bawah, PT KAI Tarik Kembali 7 Rangkaian KRL Buatan INKA

Ada Retakan di Rangka Bawah, PT KAI Tarik Kembali 7 Rangkaian KRL Buatan INKA

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:15 WIB

Gen Z dan Conscious Unbossing: Saat Karier Tidak Harus Naik secara Vertikal

Gen Z dan Conscious Unbossing: Saat Karier Tidak Harus Naik secara Vertikal

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 20:15 WIB

Pidato Trump di Sidang Umum PBB Menyesatkan: Klaim Akhiri 8 Perang dan Musnahkan 97 Persen Narkoba

Pidato Trump di Sidang Umum PBB Menyesatkan: Klaim Akhiri 8 Perang dan Musnahkan 97 Persen Narkoba

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:10 WIB

×