Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

Mentan Inspeksi Gudang Beras di Surakarta, Stok Berlimpah

Fabiola Febrinastri | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Senin, 30 September 2019 | 13:25 WIB
Mentan Inspeksi Gudang Beras di Surakarta, Stok Berlimpah
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman. (Dok : Kementan).

Suara.com - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman, inspeksi langsung stok beras di Gudang Beras Bulog (GBB) Telukan Divre Surakarta, Jawa Tengah, dan menyatakan bahwa stoknya berlimpah. Amran dan rombongan menyaksikan gudang Bulog penuh terisi beras 4500 ton dan gudang sudah tidak cukup menampung beras lagi, sehingga harus pinjam pakai gudang.

"Pertama-tama, saya harus apresiasi seluruh petani Indonesia, Kementerian Pertanian, Bulog, dan jajaran pemerintan daerah Jawa Tengah, kami ucapkan terima kasih karena pagi ini stok beras kita melimpah," ujarnya, saat diwawancarai sewaktu melakukan inspeksi ke gudang Bulog Sukoharjo, Jawa Tengah, Senin (30/9/2019). 

Ia menyampaikan, stok gudang Bulog di daerah lain, seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Lampung, NTT, Sulawesi Selatan, dan Sumatera Selatan sudah harus  sewa gudang untuk menampung produksi pangan kita.

"Kita bersyukur, tahun 2019 sudah swasembada dan berdaulat. Menurut FAO, kriteria swasembada bila impor 10 persen dari stok nasional, tapi Alhamdulilah, stok kita banyak dan melimpah, dan tidak perlu impor," tambahnya. 

 Amran bercerita, jika membandingkan dulu saat swasembada pada 1984, penduduk Indonesia 100 juta lebih, namun hari ini, penduduk Indonesia 260 juta orang dan kita mampu swasembada. Pada 1984, Indonesia swasembada dengan impor sekitar 414.000 ton.

"Tahun 2019, penduduk Indonesia sudah 260 juta orang, tapi gudang beras penuh dan tidak ada impor. Kerja keras pemerintah Jokowi - JK membuahkan hasil luar biasa," sebut Amran.

Mentan menambahkan, ekspor produk pertanian 5 tahun terakhir meningkat hingga 9 juta ton. 

Amran berpesan untuk tetap menjaga keberhasilan ini, transformasi pertanian tradisonal ke pertanian modern mutlak dilanjutkan, mengembangkan lahan rawa menjadi lahan pertanian baru dalam Program Serasi, dan program lainnya. Ketahanan pangan identik dengan ketahanan negara, sehingga pangan menjadi strategis. 

Sementara itu, Taufan Akib, Kepala Divre Bulog Jawa Tengah, juga membenarkan jika gudang penuh berlimpah stok beras.

"Ada 30 kompleks gudang  Bulog di Jawa Tengah, yang berada di subdivre Surakarta, subdivre Pati, subdivre Semarang , subdivre Pekalongan dengan stok 186.000 ton. Khusus gudang di Sukoharjo, ada 2 gudang terdiri 4500 ton cbp, gabah 400 ton," ujarnya.

Taufan juga menjelaskan, kelimpahan tersebut disebabkan karena pertanian saat ini sudah mengarah ke pertanian modern, sehingga lebih efesien.

"Harga gabah petani dengan pengolahan combine harvester Rp5.150 - Rp 5.200 per kilogram, sedangkan jika pengolahan manual harganya Rp5.000, selisihnya hingga Rp 200. Keuntungan menggunakan combine  harvester, gabahnya lebih bersih dan bisa langsung masuk karung. Petani lebih untung karena alat ini meminimalisir beras terbuang," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kementan : Brigade Alsintan Kelola Distribusi Pemanfaatan Mesin Pertanian

Kementan : Brigade Alsintan Kelola Distribusi Pemanfaatan Mesin Pertanian

Bisnis | Senin, 30 September 2019 | 09:38 WIB

Kementan Tingkatkan Kesadaran Masyarakat pada Bahaya Rabies

Kementan Tingkatkan Kesadaran Masyarakat pada Bahaya Rabies

News | Sabtu, 28 September 2019 | 19:27 WIB

Kementan Lepas Ekspor Produk Olahan Kakao ke Amerika Serikat

Kementan Lepas Ekspor Produk Olahan Kakao ke Amerika Serikat

Bisnis | Sabtu, 28 September 2019 | 19:07 WIB

Setelah Bertemu Menteri Pertanian, Ini Kesan Para Mahasiswa

Setelah Bertemu Menteri Pertanian, Ini Kesan Para Mahasiswa

News | Sabtu, 28 September 2019 | 07:40 WIB

Kementan Sosialisasikan Permentan 43/2019 tentang Peraturan Pestisida

Kementan Sosialisasikan Permentan 43/2019 tentang Peraturan Pestisida

Bisnis | Sabtu, 28 September 2019 | 07:26 WIB

Mentan Dialog Bersama 150 BEM Fakultas Pertanian se-Indonesia

Mentan Dialog Bersama 150 BEM Fakultas Pertanian se-Indonesia

News | Jum'at, 27 September 2019 | 15:59 WIB

Terkini

Prediksi Purbaya: Defisit APBN 2026 Turun ke 2,8 Persen

Prediksi Purbaya: Defisit APBN 2026 Turun ke 2,8 Persen

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:11 WIB

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 18:23 WIB

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:28 WIB

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:21 WIB

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:58 WIB

Laba Emiten Hary Tanoe Terbang 140 Persen

Laba Emiten Hary Tanoe Terbang 140 Persen

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:57 WIB

Gak Cuma Murah, Minyak Rusia Ternyata 'Jodoh' Buat Kilang Pertamina

Gak Cuma Murah, Minyak Rusia Ternyata 'Jodoh' Buat Kilang Pertamina

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

OJK dan BEI Bongkar Data Pemilik Saham RI, Berharap Genjot Transparansi

OJK dan BEI Bongkar Data Pemilik Saham RI, Berharap Genjot Transparansi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:40 WIB

Produksi Cat Nasional Tembus 1,5 Juta Ton, Pemerintah Soroti Pentingnya Keamanan Produk

Produksi Cat Nasional Tembus 1,5 Juta Ton, Pemerintah Soroti Pentingnya Keamanan Produk

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:31 WIB

Cara Perusahaan Asuransi Genjot Penetrasi Layanan

Cara Perusahaan Asuransi Genjot Penetrasi Layanan

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:20 WIB