Rupiah Terus Keok Digempur Aksi Demonstrasi yang Berujung Ricuh

Iwan Supriyatna
Rupiah Terus Keok Digempur Aksi Demonstrasi yang Berujung Ricuh
Suasana gerai penukaran uang di Jakarta, Kamis (1/3).

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus melemah imbas dari aksi demonstrasi yang terus terjadi.

Suara.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus melemah imbas dari aksi demonstrasi yang terus terjadi akhir-akhir ini yang menentang revisi Undang-Undang (UU) Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP) dan UU KPK.

"Sentimen rupiah masih negatif menyusul demonstrasi di Jakarta dan daerah yang terus berlanjut," kata Ekonom Indef Bhima Yudhistira Adhinegara saat dihubungi Suara.com, Selasa (1/10/2019).

Senada dengan Ekonom Indef, Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, pelemahan nilai tukar rupiah disebabkan oleh demo yang selalu ricuh, sehingga jadi perhatian pelaku pasar.

"Arah pelemahan Rupiah ke area Rp 14.230. Support di kisaran Rp 14.100," kata Aris dalam riset hariannya di Jakarta, Selasa (1/10/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan rupiah pada Senin (30/9/2019) berada di level Rp 14.188 per dolar AS.

Level itu melemah dari pergerakan Jumat lalu yang berada di level Rp 14.172 per dolar AS.

Sementara itu, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia, rupiah pada Senin kemarin berada di level Rp 14.174 per dolar AS.

Posisi itu menguat bila dibandingkan pada Jumat sebelumnya yang berada di level Rp 14.197 per dolar AS. (Fadil)

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS