Pengidap Autoimun Ini Ubah Tanaman Herbal Jadi Ladang Cuan, Omzet Tembus Ratusan Juta

Achmad Fauzi

Rabu, 11 Februari 2026 | 18:59 WIB
Pengidap Autoimun Ini Ubah Tanaman Herbal Jadi Ladang Cuan, Omzet Tembus Ratusan Juta
Junita Rany, pengidap Autoimun yang berhasil racik herbal jadi ladang cuan. [ist].
baca 10 detik
  • Juanita Rany mendirikan brand herbal Glaranadi tahun 2020 karena masalah autoimun, fokus pada minuman kesehatan.
  • Glaranadi sukses besar saat pandemi, kini menjual ribuan produk sebulan dan ekspor ke Singapura dan Malaysia.
  • Produk Glaranadi melayani keluhan mayoritas perempuan muda, dengan rencana sertifikasi BPOM dan Halal ke depan.

Suara.com - Pandemi Covid-19 menjadi titik balik dalam hidup Junita Rany. Berangkat dari persoalan kesehatan pribadi yang ia alami sebagai pengidap autoimun, perempuan ini justru meracik tanaman herbal menjadi produk kesehatan bernilai ekonomi.

Juanita adalah pendiri Glaranadi, brand herbal yang kini dikenal luas di platform e-commerce. Nama Glaranadi sendiri memiliki makna filosofis yang dalam.

Usaha Glaranadi bermula pada 2020. Saat itu, Juanita awalnya tertarik membuat produk skincare alami seperti sabun dan tinktur herbal. Namun kondisi kesehatannya yang menurun memaksanya untuk lebih fokus mencari solusi bagi tubuhnya sendiri.

"Saya kemudian meracik minuman kesehatan setelah banyak membaca buku dan konsultasi. Bahannya sebenarnya sama dengan yang biasa dipakai untuk skincare," imbuhnya saat dikutip, Rabu (11/2/2026).

Hasilnya di luar dugaan. Racikan herbal tersebut membantu Juanita tidur lebih nyenyak, meredakan inflamasi, sekaligus menenangkan pikiran dan emosi. Ketika dicoba dijual, respons pasar justru jauh lebih besar dibandingkan produk skincare.

Ilustrasi Tanaman Herbal. (Google AI Studio)
Ilustrasi Tanaman Herbal. (Google AI Studio)

"Ternyata minuman kesehatannya yang lebih laku. Dari situ saya putuskan fokus ke herbal," katanya.

Di awal usaha, penjualan Glaranadi terbilang sangat kecil. Juanita mengaku hanya mampu menjual dua pak produk dalam seminggu. Semua ia kerjakan sendiri, mulai dari produksi hingga pengemasan.

Lonjakan terjadi ketika ia mulai memanfaatkan fitur iklan di Shopee. Di masa pandemi, kebutuhan masyarakat terhadap produk peningkat imunitas melonjak tajam.

"Sekarang sebulan bisa terjual sekitar 7.000 sampai 8.000 pieces. Omzet kotor sudah menyentuh ratusan juta rupiah," ungkapnya.

baca juga

Dari yang awalnya hanya memiliki 3-5 jenis produk, kini Glaranadi telah berkembang menjadi lebih dari 100 produk, mulai dari minuman herbal, teh celup, hingga makanan sehat seperti almond butter dan peanut butter.

Mayoritas konsumen Glaranadi adalah perempuan usia 17 hingga 35 tahun, dengan keluhan mulai dari jerawat hormonal, PCOS, gangguan tidur, hingga kecemasan. Menariknya, Juanita memilih terjun langsung melayani konsultasi konsumen melalui fitur chat.

"Saya banyak membalas chat sendiri. Dari situ saya tahu keluhan mereka dan itu jadi bahan untuk pengembangan produk baru," bebernya.

Bahan baku Glaranadi diperoleh langsung dari petani di Cirebon dan Jawa Tengah. Tantangan terbesar datang dari bahan musiman seperti rosella yang harganya bisa melonjak dua kali lipat di luar musim.

Meski begitu, jangkauan pasarnya terus meluas. Selain melayani pengiriman ke seluruh Indonesia, produk Glaranadi juga telah menembus pasar Singapura dan Malaysia melalui program ekspor Shopee.

"Kalau performa toko bagus, Shopee yang menawarkan program ekspor," jelas Juanita.

Ke depan, Juanita menargetkan sertifikasi Halal dan BPOM agar produknya bisa masuk ke jaringan ritel modern seperti Aeon dan Ranch Market. "Biaya BPOM memang tidak kecil, jadi kami mulai dari produk paling laku dulu," katanya.

Dari modal awal hanya Rp3–5 juta, Juanita membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukan penghalang untuk berkarya. Dengan memanfaatkan tanaman herbal dan teknologi digital, ia berhasil mengubah perjuangan melawan autoimun menjadi peluang usaha berkelanjutan.

"Kuncinya adalah memberi solusi nyata. Kalau produk kita bermanfaat, orang pasti kembali," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari 45.000 Sumur Rakyat, Baru 1 UMKM yang Berhasil Produksi Minyak

Dari 45.000 Sumur Rakyat, Baru 1 UMKM yang Berhasil Produksi Minyak

Bisnis | Rabu, 11 Februari 2026 | 18:38 WIB

Jurus BCA Gaet Para Pelaku Usaha Kakap Hingga UMKM Lewat Super App

Jurus BCA Gaet Para Pelaku Usaha Kakap Hingga UMKM Lewat Super App

Bisnis | Rabu, 11 Februari 2026 | 17:44 WIB

PNM Raih Sertifikat Label Taat Zakat sebagai Perusahaan Taat Zakat dari Baznas

PNM Raih Sertifikat Label Taat Zakat sebagai Perusahaan Taat Zakat dari Baznas

Bisnis | Rabu, 11 Februari 2026 | 17:14 WIB

Terkini

Kode Promo Healing di Banyan Group Khusus Nasabah BRI

Kode Promo Healing di Banyan Group Khusus Nasabah BRI

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 15:49 WIB

BYD Atto 1 Jilid 2 Generasi Terbaru Siap Mengaspal: Roda Belakang Jadi Penggerak hingga Bagasi Luas

BYD Atto 1 Jilid 2 Generasi Terbaru Siap Mengaspal: Roda Belakang Jadi Penggerak hingga Bagasi Luas

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 15:46 WIB

Serbu Promo Gantung Alfamart! Minyak Goreng dan Telur Turun Harga Besar-besaran

Serbu Promo Gantung Alfamart! Minyak Goreng dan Telur Turun Harga Besar-besaran

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 15:41 WIB

Persiraja Pecat Semua Pelatih Usai Kalah Tiga Laga Beruntun

Persiraja Pecat Semua Pelatih Usai Kalah Tiga Laga Beruntun

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 15:36 WIB

5 Tips Pasang Jet Pump yang Benar agar Air Lancar dan Pompa Awet

5 Tips Pasang Jet Pump yang Benar agar Air Lancar dan Pompa Awet

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 15:35 WIB

Hendak Tawuran di Cakung, 2 Pemuda Ditangkap Brimob Polda Metro Jaya

Hendak Tawuran di Cakung, 2 Pemuda Ditangkap Brimob Polda Metro Jaya

News | Minggu, 27 September 2026 | 15:34 WIB

Boni Hargens Soroti Sinergi Polri dan Ulama untuk Menjaga Persatuan Bangsa

Boni Hargens Soroti Sinergi Polri dan Ulama untuk Menjaga Persatuan Bangsa

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 15:34 WIB

Promo Nonton Bioskop Gratis di XXI dari BRI, Ini Syaratnya

Promo Nonton Bioskop Gratis di XXI dari BRI, Ini Syaratnya

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 15:33 WIB

Banpres Karhutla Rp100 Miliar Sudah Turun, Kenapa Asap Masih Kepung Palembang?

Banpres Karhutla Rp100 Miliar Sudah Turun, Kenapa Asap Masih Kepung Palembang?

Sumsel | Minggu, 27 September 2026 | 15:32 WIB

KPK Duga Sejumlah Kantor Pertanahan Setor Uang ke Oknum Kanwil BPN Jatim

KPK Duga Sejumlah Kantor Pertanahan Setor Uang ke Oknum Kanwil BPN Jatim

Jatim | Minggu, 27 September 2026 | 15:24 WIB

×