Digempur Aksi Demonstrasi, Bursa Saham Hong Kong Tetap Ramai

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 04 Oktober 2019 | 08:07 WIB
Digempur Aksi Demonstrasi, Bursa Saham Hong Kong Tetap Ramai
Aksi demonstran Hong Kong (Twitter @aqifiazfan)

Suara.com - Tak hanya Indonesia saja yang diterpa badai demonstrasi. Tapi negara Hong Kong juga diserbu para pedemo yang memprotes kebijakan pemerintahannya.

Namun, aksi demo tersebut tak membuat investor Hong Kong kabur. Investor tetap percaya menanamkan modalnya di Hong Kong.

Seperti dilansir Reuters, salah satu perusahaan Budweiser Brewing Company APAC tetap pede melantai di bursa Hong Kong. Bahkan, perusahaan itu mendapat dana 5 miliar dolar AS dalam penawaran umum perdana saham itu.

"Bagaimana ini (keresahan) mempengaruhi Anda membeli eksposur ke aset bagus yang telah ada di Vhina, dan terus tumbuh? Tidak satu pun dari hal-hal itu yang memiliki korelasi dengan protes Hong Kong," kata seorang bankir senior.

"Saya rasa saya tidak pernah menerima satu panggilan telepon pun yang mengatakan 'kita tidak boleh melakukan IPO ini karena apa yang terjadi di Hong Kong'," kata bankir itu, yang menolak disebutkan namanya.

Menurut data Revinitiv, beberapa Perusahaan telah mendapatkan dana 15 miliar dolar AS setelah IPO di Hong Kong dalam sembilan bulan pertama tahun 2019.

Untuk diketahui, Benchmark indeks saham Hang Seng HSI menguat sekitar 1,4 persen bulan lalu, tetapi masih turun 6,1 persen sejak pertengahan Juni ketika kerusuhan dimulai.

"Saya pikir orang-orang mulai terbiasa dengan acara-acara mingguan," kata Steven Leung, direktur eksekutif untuk penjualan institusional di pialang UOB Kay Hian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terancam Buta Kena Peluru Karet, Menlu Klaim Bantu Penuhi Hak Hukum Veby

Terancam Buta Kena Peluru Karet, Menlu Klaim Bantu Penuhi Hak Hukum Veby

News | Kamis, 03 Oktober 2019 | 19:12 WIB

Kejuaraan Dunia Junior: Indonesia vs Hong Kong 3-0, Tim Garuda ke Semifinal

Kejuaraan Dunia Junior: Indonesia vs Hong Kong 3-0, Tim Garuda ke Semifinal

Sport | Kamis, 03 Oktober 2019 | 17:07 WIB

Jurnalis Indonesia yang Tertembak di Hong Kong Terancam Buta Permanen

Jurnalis Indonesia yang Tertembak di Hong Kong Terancam Buta Permanen

News | Kamis, 03 Oktober 2019 | 08:57 WIB

Terkini

Sempat Menguat, IHSG Berujung Terkoreksi ke Level 7.048

Sempat Menguat, IHSG Berujung Terkoreksi ke Level 7.048

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 17:03 WIB

Heboh Aturan Isi Pertalite Dibatasi 50 Liter, BPH Migas Buka Suara

Heboh Aturan Isi Pertalite Dibatasi 50 Liter, BPH Migas Buka Suara

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:28 WIB

Dukung Kebutuhan Bisnis dan Industri di Jatim, Epson Resmikan Solution Center di Surabaya

Dukung Kebutuhan Bisnis dan Industri di Jatim, Epson Resmikan Solution Center di Surabaya

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:58 WIB

Mentan Singgung Selat Hormuz, Sebut Indonesia Bisa Bikin 'Kiamat' Komoditas CPO

Mentan Singgung Selat Hormuz, Sebut Indonesia Bisa Bikin 'Kiamat' Komoditas CPO

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:53 WIB

Indonesia Dorong Jepang Percepat Pengembangan Blok Masela

Indonesia Dorong Jepang Percepat Pengembangan Blok Masela

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:53 WIB

Bos Agrinas Pangan Sebut Impor Pikap Jadi 160.000 Unit dari India, Cina, dan Jepang

Bos Agrinas Pangan Sebut Impor Pikap Jadi 160.000 Unit dari India, Cina, dan Jepang

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:52 WIB

Di Tengah Gejolak Ekonomi Global Minat Investasi Jepang di Indonesia Cukup Tinggi

Di Tengah Gejolak Ekonomi Global Minat Investasi Jepang di Indonesia Cukup Tinggi

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:49 WIB

Pemerintah Gagap Soal Harga BBM: Bahlil Kasih Sinyal Naik, Mensesneg Bilang Tetap

Pemerintah Gagap Soal Harga BBM: Bahlil Kasih Sinyal Naik, Mensesneg Bilang Tetap

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:37 WIB

Dasco: 1 April Malam Ini, Harga Pertalite dan Pertamax Tidak Naik

Dasco: 1 April Malam Ini, Harga Pertalite dan Pertamax Tidak Naik

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:28 WIB

Tarif Listrik PLN April-Juni 2026, Apakah Naik?

Tarif Listrik PLN April-Juni 2026, Apakah Naik?

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:26 WIB