Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.956,804
LQ45 669,344
Srikehati 325,787
JII 462,109
USD/IDR 17.373

Rekayasa Mudik Dikritik, Pelabuhan Penunjang Padat Merak Justru Lengang

Achmad Fauzi | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Selasa, 17 Maret 2026 | 15:01 WIB
Rekayasa Mudik Dikritik, Pelabuhan Penunjang Padat Merak Justru Lengang
Kondisi Pemudik di Pelabuhan Merak [Yandi Sofyan/SuaraBanten]
  • Rekayasa arus kendaraan Lebaran 2026 menyebabkan distribusi kendaraan tidak seimbang antara pelabuhan utama dan penunjang.
  • Pelabuhan penunjang, seperti Ciwandan dan BBJ, mengalami kepadatan dan antrean panjang selama periode mudik berlangsung.
  • Kebijakan pengalihan kendaraan roda dua ke pelabuhan penunjang menambah beban operasional kapal feri secara signifikan.

Suara.com - Rekayasa arus kendaraan selama mudik Lebaran 2026 dinilai justru menimbulkan ketidakseimbangan distribusi kendaraan di pelabuhan penyeberangan.

Akibatnya, pelabuhan penunjang mengalami kepadatan tinggi, sementara pelabuhan utama relatif lebih lengang.

Peneliti Senior INSTRAN, Deddy Herlambang, menyebut kondisi tersebut terjadi akibat kebijakan pengalihan arus kendaraan ke pelabuhan penunjang selama periode mudik.

"Adanya kebijakan pengaturan arus kendaraan yang diberlakukan selama mudik Lebaran 2026, dalam beberapa kondisi terjadi ketidakseimbangan distribusi kendaraan antara pelabuhan utama dan pelabuhan penunjang," ujar Deddy kepada wartawan, Selasa (17/3/2026).

Puluhan ribu pemudik dari Pulau Jawa sudah tiba di Pelabuhan Bakauheni dan Pelabuhan Wika Beton, Lampung Selatan, pada arus mudik Lebaran 2025. [Lampungpro.co]
Puluhan ribu pemudik dari Pulau Jawa sudah tiba di Pelabuhan Bakauheni dan Pelabuhan Wika Beton, Lampung Selatan, pada arus mudik Lebaran 2025. [Lampungpro.co]

Ia menyoroti pelabuhan penunjang seperti Pelabuhan Ciwandan dan BBJ Bojonegara yang mengalami antrean panjang kendaraan. Sementara itu, pelabuhan utama seperti Pelabuhan Merak justru dalam kondisi relatif tidak padat.

"Pada saat pelabuhan utama relatif kosong, pelabuhan penunjang seperti BBJ dan Ciwandan justru mengalami antrean kendaraan yang sangat panjang," ungkapnya.

Menurut Deddy, rekayasa arus kendaraan roda dua yang dialihkan ke pelabuhan penunjang menjadi salah satu faktor utama terjadinya kepadatan tersebut. Kebijakan ini diterapkan untuk mengurangi beban di pelabuhan utama, namun berdampak pada penumpukan di titik lain.

Ia menjelaskan kapal feri bahkan harus melayani rute hingga pelabuhan penunjang tersebut untuk mengangkut pemudik menuju Lampung. Kondisi ini turut menambah beban operasional bagi operator kapal.

"Rekayasa antrean kendaraan penyeberang ke Sumatera, khusus kendaraan roda dua selama mudik Lebaran tiap tahun dialihkan ke Pelabuhan Ciwandan dan BBJ," tuturnya.

Selain itu, kapal feri juga melayani hingga pelabuhan tujuan alternatif di Lampung seperti Pelabuhan Panjang dan Wika, yang jaraknya lebih jauh dibandingkan rute utama.

"Kapal-kapal feri juga melayani sampai ke BBJ dan Ciwandan untuk menyeberangkan pemudik ke Pelabuhan Panjang dan Wika Lampung," ucap Deddy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meski Kuota Penuh, Masyarakat Masih Punya Kesempatan Daftar Mudik Motor Gratis

Meski Kuota Penuh, Masyarakat Masih Punya Kesempatan Daftar Mudik Motor Gratis

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2026 | 21:17 WIB

Fokus Tekan Pemudik Motor, Kemenhub Ungkap Alasan Tak Ada Tiket Kereta Gratis

Fokus Tekan Pemudik Motor, Kemenhub Ungkap Alasan Tak Ada Tiket Kereta Gratis

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2026 | 13:56 WIB

Pendaftar Motis Membludak, Kemenhub Sebut Jumlah Pemudik Motor Berkurang 24 Ribu Orang

Pendaftar Motis Membludak, Kemenhub Sebut Jumlah Pemudik Motor Berkurang 24 Ribu Orang

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2026 | 12:01 WIB

Terkini

Harga Avtur di Bandara SoekarnoHatta Naik Lagi, Melonjak 16,6 Persen, Tembus Rp27.357/Liter

Harga Avtur di Bandara SoekarnoHatta Naik Lagi, Melonjak 16,6 Persen, Tembus Rp27.357/Liter

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 14:53 WIB

Kado Pahit Buat Buruh, Permenaker 7/2026 Langgengkan 'Perbudakan Modern' Alih Daya?

Kado Pahit Buat Buruh, Permenaker 7/2026 Langgengkan 'Perbudakan Modern' Alih Daya?

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 14:47 WIB

Selat Hormuz Ditutup, Harga Minyak Dunia Tembus US$ 126 Per Barel!

Selat Hormuz Ditutup, Harga Minyak Dunia Tembus US$ 126 Per Barel!

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 14:36 WIB

BTN Genjot Pariwisata Nasional Lewat Keuangan Digital

BTN Genjot Pariwisata Nasional Lewat Keuangan Digital

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 14:21 WIB

Harga Emas Global Menguat, Kemendag Naikkan HPE dan HR Emas pada Awal Mei 2026

Harga Emas Global Menguat, Kemendag Naikkan HPE dan HR Emas pada Awal Mei 2026

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 14:12 WIB

Mandiri Inhealth Raup Laba Rp82,8 Miliar di Kuartal I 2026, Apa Pendorongnya?

Mandiri Inhealth Raup Laba Rp82,8 Miliar di Kuartal I 2026, Apa Pendorongnya?

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 13:52 WIB

Khamenei Klaim Kemenangan atas AS, Iran Pertegas Kendali Selat Hormuz

Khamenei Klaim Kemenangan atas AS, Iran Pertegas Kendali Selat Hormuz

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 13:43 WIB

Aguan Lapor: Penjualan PIK2 Meroket 112%, Tembus Rp 987 M

Aguan Lapor: Penjualan PIK2 Meroket 112%, Tembus Rp 987 M

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 13:09 WIB

KEK Sanur Gandeng Unud Jadi Pusat Riset Kesehatan Berkelas Dunia

KEK Sanur Gandeng Unud Jadi Pusat Riset Kesehatan Berkelas Dunia

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 13:04 WIB

Fundamental Kuat Jadi Alasan Saham BBRI Masih Jadi Rekomendasi

Fundamental Kuat Jadi Alasan Saham BBRI Masih Jadi Rekomendasi

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 13:04 WIB