Modal Asing Masuk ke RI Hingga 3 Oktober 2019 Capai Rp 192,6 Triliun

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi
Modal Asing Masuk ke RI Hingga 3 Oktober 2019 Capai Rp 192,6 Triliun
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Membuktikan bahwa kepercayaan investor untuk tanamkan modal ke dalam negeri masih tinggi.

Suara.com - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan nilai tukar rupiah terus stabil hingga saat ini. Hal ini seiring dengan aliran modal asing yang deras masuk ke dalam negeri hingga saat ini.

Gubernur BI Perry Warjiyo mencatat, aliran modal asing yang masuk hingga 3 Oktober 2019 sebanyak Rp 192,6 triliun.

Dari total portofolio itu, sebanyak Rp 137,9 triliun masuk ke Surat Berharga Negara (SBN) kemudian Rp 52,4 trilun masuk ke pasar saham, dan sisanya masuk ke obligasi korporasi.

"Salah satu faktor dari stabilitas nilai tukar adalah berlanjutnya aliran modal asing masuk disamping juga mekanisme pasar bekerja sangat baik. Supplai demand bekerja sangat baik, dan juga dampak terhadap perekonomian kita sekarang ke rupiah juga stabil di kisaran Rp 14.170," kata Perry saat ditemui di Kompleks Perkantoran BI, Jakarta, Jumat (10/4/2019).

Dengan masuknya aliran modal asing tersebut, tutur Perry, membuktikan bahwa kepercayaan investor untuk tanamkan modal ke dalam negeri masih tinggi. Selain itu, investor masih menilai imbal hasil dari pasar Indonesia masih menarik.

"Itu yang menggambarkan secara keseluruhan bahwa aliran masuk modal asing SBN masih terus berlanjut membuktikan bahwa imbal hasil kita menarik," imbuh dia.

Berdasarkan Data kurs tengah BI, atau Jisdor, nilai tukar rupiah pada Jumat (4/10/2019) berada di level Rp 14.135 per dolar AS. Nilai tukar itu menguat dibandingkan level sebelum Rp 14.193 per dolar AS.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS