Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.492

24 Perusahaan Lolos Seleksi Tender Waste-to-Energy, Lima Diantara Asal China

Dythia Novianty | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Sabtu, 14 Februari 2026 | 15:35 WIB
24 Perusahaan Lolos Seleksi Tender Waste-to-Energy, Lima Diantara Asal China
Ilustrasi Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL). [Suara.com/dok]
  • Sebanyak 24 perusahaan internasional dari Prancis, Jepang, Singapura, Hong Kong, dan China lolos tender proyek PSEL yang dikelola Danantara.
  • Proyek Waste-to-Energy (WtE) ini dilaksanakan di empat wilayah, yaitu Bali, Bogor, Bekasi, dan Yogyakarta, dengan target pemenang di Februari 2026.
  • Perusahaan peserta wajib membentuk konsorsium guna menjamin transfer teknologi kepada mitra lokal serta memastikan tata kelola proyek yang kuat.

Suara.com - Sebanyak 24 perusahaan dari sejumlah negara lolos seleksi untuk mengikuti tender proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) atau Waste-to-Energy (WtE).

Adapun 24 perusahaan itu berasal dari Prancis, Jepang, Singapura, dan Hong Kong, serta 5 di antaranya merupakan perusahaan asal China.

Proyek yang dikelola Danantara ini dimulai di empat wilayah, yaitu Bali, Bogor, Bekasi, dan Yogyakarta.

Danantara menargetkan pengumuman pemenang tender dilakukan pada akhir Februari 2026 setelah melakukan verifikasi terhadap ratusan penyedia teknologi dalam tahap Daftar Penyedia Teknologi
(DPT).

"Perusahaan-perusahaan yang mengikuti tender WtE kami wajibkan untuk membentuk konsorsium. Adanya konsorsium ini kami harapkan bisa memberikan transfer teknologi dengan perusahaan lokal atau Pemda, ” kata Lead of Waste-to-Energy Danantara Indonesia, Fadli Rahman, lewat keterangannya, Sabtu (14/2/2026).

Fadli menyatakan bahwa proyek Waste-to-Energy (WtE) merupakan bagian dari kebijakan publik lintas sektor, bukan sekadar implementasi teknologi.

"Kami juga ingin memastikan bahwa terjadinya tata kelola yang kuat sejak hulu, termasuk proses pemilihan Badan Usaha Pelaksana Proyek (BUPP) PSEL yang transparan dan berbasis mitigasi risiko,” ujarnya.

Adapun sejumlah perusahaan yang tersebut di antaranya:

1. Chongqing Sanfeng Environment Group Corp., Ltd.

Chongqing Sanfeng Environment Group adalah perusahaan spesialis pengolahan sampah menjadi energi (Waste-to-Energy/WtE) yang berbasis di Chongqing, China.

Berbeda dengan kontraktor umum, Sanfeng berfokus sepenuhnya pada investasi, pengembangan, dan operasional pembangkit listrik tenaga sampah sejak berdiri tahun 2009. Perusahaan ini telah melantai di Bursa Saham Shanghai dengan kode 601827.SH.

Sebagai pemegang lisensi teknologi grate incinerator dari Martin GmbH (Jerman), Sanfeng telah melokalisasi produksi peralatan inti, termasuk tungku pembakaran dan sistem pemurnian gas buang.

Hingga akhir 2023, teknologinya telah digunakan di lebih dari 250 proyek WtE global dengan kapasitas total melebihi 220.000 ton sampah per hari.

Sanfeng mengelola lebih dari 50 proyek melalui skema Build, Operate, Transfer (BOT) dan Public Private Partnership (PPP). Pendekatan ini menjamin efisiensi biaya serta kepastian kinerja operasional jangka panjang karena pengawasan dilakukan

2. Wangneng Environment Co., Ltd

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pandu Sjahrir: Proyek Sampah Jadi Listrik Tak Ganggu Dominasi Batu Bara

Pandu Sjahrir: Proyek Sampah Jadi Listrik Tak Ganggu Dominasi Batu Bara

Bisnis | Senin, 03 November 2025 | 15:50 WIB

CIO Danantara Pandu Sjahrir Bantah Emiten TOBA Ikut Tender Proyek Waste-to-Energy

CIO Danantara Pandu Sjahrir Bantah Emiten TOBA Ikut Tender Proyek Waste-to-Energy

Bisnis | Senin, 03 November 2025 | 14:37 WIB

Perpres Sampah jadi Energi Diterbitkan, Bahlil Ajak Danantara Koordinasi

Perpres Sampah jadi Energi Diterbitkan, Bahlil Ajak Danantara Koordinasi

Bisnis | Senin, 20 Oktober 2025 | 17:42 WIB

Proyek Sampah jadi Energi RI jadi Rebutan Global, Rosan: 107 Investor Sudah Daftar

Proyek Sampah jadi Energi RI jadi Rebutan Global, Rosan: 107 Investor Sudah Daftar

Bisnis | Kamis, 16 Oktober 2025 | 19:39 WIB

Danantara Klaim 120 Perusahaan Berminat Ikut Proyek Waste to Energy, Diluncurkan Akhir 2025

Danantara Klaim 120 Perusahaan Berminat Ikut Proyek Waste to Energy, Diluncurkan Akhir 2025

Bisnis | Kamis, 16 Oktober 2025 | 13:26 WIB

Bos Danantara Akui Patriot Bond Terserap Habis, Dibeli Para Taipan?

Bos Danantara Akui Patriot Bond Terserap Habis, Dibeli Para Taipan?

Bisnis | Rabu, 01 Oktober 2025 | 18:56 WIB

Terkini

Danantara Klaim Transformasi Pengelolaan Aset BUMN Mulai Berbuah Laba

Danantara Klaim Transformasi Pengelolaan Aset BUMN Mulai Berbuah Laba

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:33 WIB

Setelah Baja, Industri Rokok Juga Ikut Terancam Gulung Tikar

Setelah Baja, Industri Rokok Juga Ikut Terancam Gulung Tikar

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:23 WIB

Harga Emas Anjlok, Kemendag Pangkas Patokan Ekspor dan Referensi

Harga Emas Anjlok, Kemendag Pangkas Patokan Ekspor dan Referensi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:15 WIB

Rupiah Terpuruk ke Rp17.500, Ekonom Warning Risiko Dolar AS Sentuh Rp18.000

Rupiah Terpuruk ke Rp17.500, Ekonom Warning Risiko Dolar AS Sentuh Rp18.000

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:02 WIB

Kontribusi PDB Tembus Rp 8.573 T, Kenapa Setoran Pajak UMKM Masih Kecil?

Kontribusi PDB Tembus Rp 8.573 T, Kenapa Setoran Pajak UMKM Masih Kecil?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:10 WIB

Harga Emas Antam Anjlok Hari Ini, Dibanderol Rp 2.819.000/Gram

Harga Emas Antam Anjlok Hari Ini, Dibanderol Rp 2.819.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:09 WIB

Aktivitas Selat Hormuz Masih Seret, Harga Minyak Brent Tembus 106 Dolar AS

Aktivitas Selat Hormuz Masih Seret, Harga Minyak Brent Tembus 106 Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:05 WIB

Membaca Peluang di Tengah Ketidakpastian, Properti Tetap Jadi Instrumen Investasi Paling Relevan

Membaca Peluang di Tengah Ketidakpastian, Properti Tetap Jadi Instrumen Investasi Paling Relevan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:00 WIB

Waspada, Ekonomi Indonesia Bakal Dihantam Tekanan Global

Waspada, Ekonomi Indonesia Bakal Dihantam Tekanan Global

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 08:44 WIB

Bank Indonesia Perkuat Pengendalian Inflasi Demi Jaga Harga Bahan Pokok Tidak Naik

Bank Indonesia Perkuat Pengendalian Inflasi Demi Jaga Harga Bahan Pokok Tidak Naik

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 08:13 WIB