Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Gaji Pas-pasan Bukan Alasan Tak Bisa Investasi, Simak 8 Trik Ini!

Arsito Hidayatullah

Rabu, 06 November 2019 | 10:10 WIB
Gaji Pas-pasan Bukan Alasan Tak Bisa Investasi, Simak 8 Trik Ini!
Ilustrasi investasi. (Shutterstock)

Yakin masih mau bermalas-malasan menabung? Sebaiknya jangan, karena uang yang ditabung nantinya bisa Anda investasikan bila jumlahnya sudah cukup. Misalnya saja, bisa diinvestasikan dalam bentuk deposito, obligasi, ataupun saham.

Jika menabung umumnya dilakukan setiap bulan, Anda juga bisa menggantinya menjadi setiap minggu, sehingga jumlah tabungan bisa bertambah secara signifikan. Yang penting, jadikan menabung sebagai suatu kewajiban.

Semoga kedisiplinan dalam menabung ini menjadi suatu kebiasaan, sehingga hasilnya nanti bisa Anda nikmati sendiri di masa mendatang. Kuncinya adalah disiplin dan komitmen.

5. Belanjalah di Waktu yang Tepat

Belanja menjadi aktivitas yang tak kalah pentingnya untuk diperhatikan. Intinya, berbelanja di saat yang tidak tepat justru dapat memperbesar arus kas keluar. Akibatnya, keinginan untuk menginvestasikan uang pun sulit diwujudkan.

Alangkah baiknya Anda sering mencari tahu promo-promo yang sedang ditawarkan oleh toko atau supermarket. Manfaatkan promo ini untuk mengurangi pengeluaran. Adapun sisa uang belanjaan bisa langsung disimpan, sebelum akhirnya dialihkan untuk investasi.

Satu lagi yang tidak kalah penting yaitu mencatat daftar kebutuhan sebelum berbelanja. Dengan demikian, aktivitas belanja konsumtif dapat dihindari dengan mudah, dan Anda juga bisa belajar untuk tidak impulsif dalam berbelanja.

6. Jangan Beli Barang sebagai Pemuas Keinginan Saja

Namanya manusia, pasti punya keinginan untuk membelanjakan barang di luar kebutuhannya. Sangat wajar memang, tapi coba pikirkan kembali manfaat yang bisa diperoleh dari barang tersebut.

baca juga

Ini bertujuan agar Anda bisa membuat keputusan terbaik sebelum akhirnya membeli barang. Apabila manfaat barang hanya sebagai pemuas nafsu, lebih baik tunda keinginan untuk membeli. Sebab, masih banyak barang lain yang tak kalah pentingnya dibanding barang yang diinginkan tersebut.

Ketika Anda berhasil mengontrol aktivitas membeli barang, maka aktivitas investasi pun tidak akan terganggu. Sebab, pengeluaran otomatis akan lebih terkontrol dengan baik.

7. Tekan Jumlah Utang Seminimal Mungkin

Adanya utang tentu akan menghambat niat Anda untuk berinvestasi. Bagaimana tidak, sebagian besar uang yang didapat cuma akan habis untuk mencicil utang sampai lunas.

Maka dari itu, cobalah untuk mengurangi kebiasaan berutang, agar pengalokasian gaji juga kelihatan dan keuangan menjadi lebih sehat. Bagi yang sudah terlanjur berutang, sebaiknya lunasi juga utang itu secepat mungkin.

Bayar utang sebelum tanggal jatuh tempo, guna menghindari denda keterlambatan dan meningkatnya suku bunga utang. Lalu, berhentilah meminjam uang setelah semua utang lunas. Kelola gaji pas-pasan dengan baik, dan tingkatkan alokasinya untuk dana investasi.

8. Jangan Mudah Ikut-ikutan Orang Lain

Jika selama ini Anda suka mengikuti gaya hidup orang lain, berhentilah. Ini tidak akan memberi manfaat untuk Anda dalam bentuk apa pun. Apa yang didapatkan justru sebaliknya, di mana kondisi keuangan kacau-balau, utang menumpuk di sana-sini, dan kesempatan berinvestasi pun hilang.

Tak ada salahnya untuk tetap pada gaya hidup sendiri. Ingat, Anda tidak perlu mengikuti apa yang orang lain lakukan, apalagi kalau ujung-ujungnya malah dapat menjerumuskan kondisi finansial Anda.

Pikirkan masa depan, agar Anda tidak seenaknya menghabiskan uang. Investasikan sedikit demi sedikit. Lama-kelamaan jumlah uang itu pun akan menjadi 'bukit'. Apalagi kalau Anda melakukannya dengan gigih, tekun, dan tetap disiplin dalam menginvestasikan uang.

Gaji Bukan Tolok Ukur Mutlak dalam Berinvestasi

Gaji pas-pasan tapi ingin berinvestasi? Silakan saja. Anda bisa menerapkan cara-cara di atas, agar berinvestasi tidak hanya sebatas keinginan tetapi bisa diwujudkan secara nyata. Ya, sebab gaji bukan lagi menjadi tolak ukur dalam kegiatan investasi.

Berapa pun gaji yang diterima, seburuk apa pun kondisi finansial saat ini, Anda tetap diperbolehkan dan bisa berinvestasi. Tingkatkanlah kepedulian Anda terhadap masa depan untuk menumbuhkan niat dalam berinvestasi. Mulai berinvestasi sejak dini, bila Anda menginginkan masa depan yang bahagia dan aman.

Baca juga artikel Cermati lainnya:

Investasi Menguntungkan, Pilih Deposito atau Saham?

Tips Cerdas Mengajukan Kenaikan Gaji

Uang Rp 100 Ribu, Sekarang Dapat Apa Sih?

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selain Pinjaman Online Ilegal, Warga Juga Dihantui Pegadaian Gelap

Selain Pinjaman Online Ilegal, Warga Juga Dihantui Pegadaian Gelap

Bisnis | Kamis, 31 Oktober 2019 | 20:55 WIB

Prabowo Bantah Tolak Gaji Menteri, Alasannya Taat Aturan

Prabowo Bantah Tolak Gaji Menteri, Alasannya Taat Aturan

News | Jum'at, 01 November 2019 | 09:58 WIB

Awas! Ada 297 Fintech Pinjaman Online Ilegal Bakal Membelit Masyarakat

Awas! Ada 297 Fintech Pinjaman Online Ilegal Bakal Membelit Masyarakat

Bisnis | Kamis, 31 Oktober 2019 | 16:56 WIB

Terkini

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Jabar | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:39 WIB

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:37 WIB

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:35 WIB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:29 WIB

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:28 WIB

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Entertainment | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:13 WIB

×