The Fed Kemungkinan Tahan Suku Bunganya, Bagaimana dengan BI?

Pebriansyah Ariefana, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 21 November 2019 | 09:16 WIB
The Fed Kemungkinan Tahan Suku Bunganya, Bagaimana dengan BI?
Gedung The Federal Reserve. [Shutterstock]

Suara.com - Pejabat Federal Reserve mayoritas sepakat untuk tidak perlu lagi memotong suku bunga acuan mereka federal funds rate. Kecuali jika kondisi ekonomi berubah secara signifikan.

Hal tersebut terungkap dari risalah yang dikeluarkan pada Rabu (20/11/2019) dari pertemuan terbaru mereka. Bank sentral AS pada akhir Oktober 2019 telah memangkas suku bunga pinjaman seperempat poin ke kisaran 1,5 persen -1,75 persen. Pemangkasan ini menjadi langkah ketiga kalinya pada 2019.

"Namun, dalam melakukan hal itu "sebagian besar" anggota Komite Pasar Terbuka Federal melihat gerakan itu cukup "untuk mendukung prospek pertumbuhan moderat, pasar tenaga kerja yang kuat, dan inflasi di dekat sasaran 2 persen simetris Komite," kata ringkasan pertemuan itu seperti mengutip cnbc.com, Kamis (21/11/2019).

Sikap kebijakan tersebut kemungkinan akan tetap, selama informasi yang masuk tentang ekonomi tidak menghasilkan penilaian ulang dari prospek ekonomi saat ini.

Namun, mereka berpendapat bahwa kebijakan itu tidak berada di jalur yang telah ditentukan, bahkan jika kebijakan itu kemungkinan akan ditahan, dan anggota akan terus menilai perubahan dalam data dan pandangan umum.

Para anggota sering mencatat bahwa penyesuaian kebijakan Fed bekerja pada jeda yang dapat memakan waktu satu tahun atau lebih untuk dirasakan. Mereka juga bermaksud mengamati bagaimana peralihan ke kebijakan yang lebih mudah akan berdampak pada kondisi keuangan.

Pemotongan dimulai pada Juli, hanya tujuh bulan setelah komite menyetujui kenaikan suku bunga keempat tahun 2018.

Sentimen-sentimen itu sebagian besar sesuai dengan pernyataan publik baru-baru ini dari pejabat Fed.

Ketua Jerome Powell, dalam kesaksian kongres pekan lalu, mengatakan dia juga merasa nyaman dengan sikap kebijakan. Itu termasuk kemungkinan rendah kenaikan suku bunga juga: Mengikuti pertemuan FOMC 29-30 Oktober, dia lebih lanjut menyatakan bahwa dia tidak mengharapkan kenaikan kecuali jika ada kenaikan signifikan dalam inflasi.

baca juga

Diskusi pada pertemuan tersebut mengindikasikan bahwa anggota merasakan ekonomi AS berada dalam posisi yang cukup kuat, dengan pasar tenaga kerja yang sehat dan selera belanja yang kuat di antara konsumen, yang aktivitasnya menyumbang sekitar 70 persen dari PDB.

Namun, mereka juga melihat "risiko penurunan seputar prospek ekonomi meningkat, lebih jauh menggarisbawahi kasus penurunan suku bunga" pada pertemuan Oktober. Mereka mengutip pengurangan investasi bisnis dan ekspor yang dihasilkan dari "kelemahan dalam pertumbuhan global dan meningkatnya ketidakpastian mengenai perkembangan perdagangan." Katanya.

Mereka memang mencatat bahwa kekhawatiran atas kedua masalah tampaknya telah "agak mereda."

BI Juga Diprediksi Tahan Suku Bunganya

Bank Indonesia (BI) diprediksi akan mempertahankan suku bunga acuan alias BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) pada level 5,00 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang bakal diumumkan pada hari ini Kamis (21/11/2019).

Kemungkinan BI menahan suku bunga karena BI telah memangkas suku bunga acuannya sebesar 100 bps sejak Juli hingga Oktober 2019.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Likuiditas Perbankan Ketat, BI Diminta Tak Turunkan Lagi Suku Bunga Acuan

Likuiditas Perbankan Ketat, BI Diminta Tak Turunkan Lagi Suku Bunga Acuan

Bisnis | Rabu, 20 November 2019 | 16:08 WIB

Awal Pekan Ini, Rupiah Bisa Bergerak Menguat Terbatas

Awal Pekan Ini, Rupiah Bisa Bergerak Menguat Terbatas

Bisnis | Senin, 18 November 2019 | 08:11 WIB

Jelang Akhir Pekan, Pergerakan Rupiah Masih Tertekan Dolar AS

Jelang Akhir Pekan, Pergerakan Rupiah Masih Tertekan Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 15 November 2019 | 08:30 WIB

BI Akan Bikin Holding Usaha Ekonomi Syariah Pesantren

BI Akan Bikin Holding Usaha Ekonomi Syariah Pesantren

Bisnis | Selasa, 12 November 2019 | 18:55 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

×