BI Akan Bikin Holding Usaha Ekonomi Syariah Pesantren

Reza Gunadha | Achmad Fauzi | Suara.com

Selasa, 12 November 2019 | 18:55 WIB
BI Akan Bikin Holding Usaha Ekonomi Syariah Pesantren
Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - Bank Indonesia menilai pesantren bisa menjadi pusat perekonomian syariah di Indonesia. Apalagi jumlah pesantren cukup banyak.

Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo mengatakan, dalam induk usaha tersebut, setiap pesantren bisa bertukar konsep unit usaha.

"Misalnya satu ponpes mengembangkan bisnis air minum, ini nanti dengan holding pesantren, dia akan bisa kembangkan ke pesantren lainnya. Atau ponpes satu punya usaha apa, itu bisa diekspor. Kami kembangkan holding itu," ujarnya dalam Indonesia Sharia Economy Festival (ISEF) di JCC Kawasan GBK Senayan, Jakarta, (12/11/2019).

Dody menuturkan, saat ini masih sedikit pesantren yang dikembangkan oleh BI. Jumlahnya baru 250 pesantren dari 32.000 pesantren.

"Kami memang telah menyusun program kapasitas SDM untuk pengembangan pesantren. Cakupannya luas, kelembagaan, kemandirian ekonomi. Kalau BI sendiri telah kerja sama pada 250 ponpes, kurang dari 1 persen," imbuhnya.

Dengan induk usaha ini, tambah Dody, pondok pesantren bisa mandiri melakukan kegiatan ekonomi, sehingga bisa menumbuhkan ekonomi syariah.

"Kami masih pilot project pengembangan holding pesantren. Induk usaha pesantren dalam skala nasional ini diharapkan mampu memperkuat pesantren, tidak hanya permodalan, tapi pasar dan askes informasi," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KUR Turun Jadi Enam Persen, Subsidi Pemerintah Tetap

KUR Turun Jadi Enam Persen, Subsidi Pemerintah Tetap

Bisnis | Selasa, 12 November 2019 | 15:58 WIB

Bank Indonesia Ungkap Zakat dan Infak Orang Indonesia Masih Rendah

Bank Indonesia Ungkap Zakat dan Infak Orang Indonesia Masih Rendah

Bisnis | Selasa, 12 November 2019 | 13:55 WIB

Modal Asing Masuk ke Indonesia Sudah Mencapai Rp 260 Triliun

Modal Asing Masuk ke Indonesia Sudah Mencapai Rp 260 Triliun

Bisnis | Jum'at, 08 November 2019 | 17:47 WIB

Wapres Maruf: Banyak Orang Menyimpang Ikuti Tafsir Jalan Lain

Wapres Maruf: Banyak Orang Menyimpang Ikuti Tafsir Jalan Lain

News | Kamis, 07 November 2019 | 15:38 WIB

Maruf Amin: Hukum Pesantren dari Fardu Kifayah Bisa Jadi Fardu Ain

Maruf Amin: Hukum Pesantren dari Fardu Kifayah Bisa Jadi Fardu Ain

News | Kamis, 07 November 2019 | 14:51 WIB

Rupiah Bakal Berbalik Melemah Terhadap Dolar AS

Rupiah Bakal Berbalik Melemah Terhadap Dolar AS

Bisnis | Kamis, 07 November 2019 | 08:46 WIB

Terkini

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:11 WIB

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 20:28 WIB

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:29 WIB

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:20 WIB

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:16 WIB

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:09 WIB

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:04 WIB

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:59 WIB

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:58 WIB