Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.101,333
LQ45 598,429
Srikehati 292,525
JII 363,372
USD/IDR 17.863

Kementan Targetkan Ekspor 3 Kali Lipat di 2020-2024 dari Sektor Perkebunan

Iwan Supriyatna

Kamis, 12 Desember 2019 | 14:17 WIB
Kementan Targetkan Ekspor 3 Kali Lipat di 2020-2024 dari Sektor Perkebunan
Ilustrasi perkebunan.

Suara.com - Sampai saat ini sub sektor perkebunan masih menduduki kontributor terbesar dalam perekonomian nasional. Karena itu perkebunan menjadi perhatian penting pemerintah.

Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian pun menetapkan target ekspor tiga kali lipat pada periode 2020-2024.

Target yang cukup realistis, mengingat sektor perkebunan tengah digenjot, diungkapkan saat menggelar peringatan Hari Perkebunan ke-62 tahun di Malang Selasa (10/12/2019).

Tahun ini, acara dipusatkan di Kampus Polbangtan (Politeknik Pembangunan Pertanian) Malang, Jawa Timur pada 10 hingga 12 Desember 2019.

"Tentu kita semua memahami, kita semua insan perkebunan sadar bahwa sampai saat ini sub sektor perkebunan masih menduduki kontributor terbesar dalam perekonomian nasional kita," ujar Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian RI Kasdi Subagyono.

Menurut Kasdi Subagyono PDB perkebunan sudah melampaui daripada minyak dan gas. Ekspor juga sudah tidak diragukan lagi bahwa sub sektor ini adalah salah satu penunjang perekonomian terkuat di negeri ini.

"Mari kita menengok kembali apa yang dialami oleh para pekebun kita. Kita sadar atau tidak bahwa 70 persen masih perkebunan rakyat dan itu adalah menjadi bagian penting. Negara harus hadir untuk memberikan fasilitasi di dalam kerangka peningkatan kesejahteraan mereka sehingga mereka benar-benar kontribusinya memberi dampak pada pekebun kita," tutur Kasdi.

Lebih jauh Kasdi mengatakan ini memang tidak mudah. Menteri pertanian pun memberikan petunjuk setelah melapor ke Presiden, untuk melakukan suatu komitmen besar bahwa Indonesia akan melakukan ekspor tiga kali lipat selama 5 tahun mulai dari 2020-2024 dalam sub sektor perkebunan.

"Tentu Sub sektor ini sudah pada posisi yang tinggi, tetapi bukan berarti kita berhenti sampai disitu. Komitmen yang sudah kita wujudkan didalam satu kegiatan dan beberapa kegiatan yang sudah kita ikrarkan bersama dalam konteks ini adalah 3 kali lipat ekspor. Komoditas-komoditas dibawah sub sektor perkebunan memiliki potensi besar untuk meningkatkan 3 kali ekspor," kata Kasdi.

baca juga

"137 komoditas tentu tidak bisa kita tangani secara sepihak oleh pemerintah saja, tanpa dukungan swasta, BUMN, masyarakat dan stake holder lainnya tentu tidak mungkin ini dilakukan," tambahnya.

Untuk itu menteri pertanian menyampaikan pesan terkait komitmen ini supaya seluruh insan perkebunan menyadari terhadap komitmen ini dan segera dikongkritkan dalam kegiatan kegiatan pembangunan perkebunan ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sudah Masuk Pasar Ekspor, Inilah Dua Varian DFSK Super Cab

Sudah Masuk Pasar Ekspor, Inilah Dua Varian DFSK Super Cab

Otomotif | Kamis, 12 Desember 2019 | 07:17 WIB

Jokowi Minta Menlu dan Mendag Percepat Perjanjian Kemitraan Ekonomi

Jokowi Minta Menlu dan Mendag Percepat Perjanjian Kemitraan Ekonomi

News | Rabu, 11 Desember 2019 | 18:16 WIB

Tabrak Aturan Susi soal Lobster, Edhy Prabowo Disebut Menteri Sontoloyo

Tabrak Aturan Susi soal Lobster, Edhy Prabowo Disebut Menteri Sontoloyo

Bisnis | Rabu, 11 Desember 2019 | 10:41 WIB

Terkini

Pelemahan Tak Terbendung, Rupiah Hampir Balik Lagi ke Rp18.000

Pelemahan Tak Terbendung, Rupiah Hampir Balik Lagi ke Rp18.000

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:13 WIB

Purbaya Klaim Kemenkeu Belum Berencana Punya Saham BEI Meski Diizinkan UU P2SK

Purbaya Klaim Kemenkeu Belum Berencana Punya Saham BEI Meski Diizinkan UU P2SK

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:37 WIB

Purbaya Ngotot Tambah Layer Cukai untuk Legalisasi Rokok Ilegal

Purbaya Ngotot Tambah Layer Cukai untuk Legalisasi Rokok Ilegal

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:14 WIB

Bunga Kredit PNM Mekaar Turun Jadi 8 Persen, OJK Mendadak Beri Peringatan

Bunga Kredit PNM Mekaar Turun Jadi 8 Persen, OJK Mendadak Beri Peringatan

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:37 WIB

Evaluasi MBG, Luhut Soroti Pelaksanaan Serentak

Evaluasi MBG, Luhut Soroti Pelaksanaan Serentak

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:35 WIB

Purbaya Respons Isu Tarik Dana SAL Milik Pemerintah dari Perbankan

Purbaya Respons Isu Tarik Dana SAL Milik Pemerintah dari Perbankan

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:26 WIB

Pemerintah Siapkan Rp815 Miliar untuk Program Kompor Listrik, Upayakan Tidak Impor

Pemerintah Siapkan Rp815 Miliar untuk Program Kompor Listrik, Upayakan Tidak Impor

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:18 WIB

Rute Lengkap KRL, TransJakarta dan Mikrotrans Menuju ke JIS

Rute Lengkap KRL, TransJakarta dan Mikrotrans Menuju ke JIS

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:49 WIB

Daftar Saham yang Meroket di Tengah Koreksi IHSG Sesi I

Daftar Saham yang Meroket di Tengah Koreksi IHSG Sesi I

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:32 WIB

Gas Mahal Picu PHK 55 Ribu Buruh, ESDM: Industri yang Mana Dulu!

Gas Mahal Picu PHK 55 Ribu Buruh, ESDM: Industri yang Mana Dulu!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:08 WIB