Jokowi Minta Menlu dan Mendag Percepat Perjanjian Kemitraan Ekonomi

Dwi Bowo Raharjo | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Rabu, 11 Desember 2019 | 18:16 WIB
Jokowi Minta Menlu dan Mendag Percepat Perjanjian Kemitraan Ekonomi
Presiden Joko Widodo atau Jokowi. (Suara.com/Ummi Saleh)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada Menteri Perdagangan Agus Suparmanto dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mempercepat negoisasi perjanjian-perjanjian kemitraan ekonomi yang komprehensif.

"Kalau perlu tiap hari kejar terus untuk negara-negara potensial yang menjadi ekspor produk bagi kita yang kita belum memiliki perjanjian kemitraan," ujar Jokowi saat memberikan pengantar di rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (11/12/2019).

Jokowi juga meminta tim negoisasi untuk betul-betul kuat dan terus-menerus melakukan negosiasi. Sehingga kata dia, peluang ekspor bisa masuk ke negara.

"Ini yang harus kita petakan dan kita ajak para eksportir untuk memaksimalkan eksekusinya. Untuk dalam negeri kita harus selesaikan beberapa pekerjaan rumah, memangkas berbagai regulasi yang menghambat kinerja ekspor, pembenahan akses pembiayaan ekspor," kata dia.

Fokus utama pemerintah kata Jokowi, menjaga pertumbuhan ekonomi agar tetap positif dan menekan defisit transaksi berjalan, serta pada saat bersamaan memperbesar surplus neraca perdagangan.

"Fokus kita saat ini dan ke depan adalah menjaga pertumbuhan ekonomi agar tetap positif dan menekan defisit transaksi berjalan, serta pada saat yang sama memperbesar surplus neraca perdagangan kita. Karena itu Kita harus konsentrasi pada langkah-langkah terobosan untuk pengurangan angka impor kita," ucap Jokowi.

Menurutnya jika merujuk pada data Badan Pusat Statistik (BPS) impor bahan baku atau bahan baku penolong memberikan kontribusi yang besar yaitu 74,06 persen dari total impor di bulan Januari sampai Oktober 2019. Sementara impor barang modal angkanya mencapai 16,65 persen dan impor barang konsumsi sebesar 9,29 persen.

Kemudian jenis barang bahan baku yang masih besar angka impornya antara lain besi baja yang mencapai USD 8,6 miliar dan petrokimia yang mencapai USD 4,9 miliar.

"Beranjak dari data tersebut, saya minta peluang investasi, tolong digaris bawahi industri substitusi impor harus dibuka lebar, berarti tadi, besi baja, industri kimia atau Petrokimia ini harus betul-betul harus dibuka, karena ini merupakan substitusi impor. tolong ini jadi catatan BKPM (Bahlil) dan Menko Maritim dan Investasi (Luhut)," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Sebut 1.670 BUMDes Belum Berikan Kontribusi Pada Pendapatan Desa

Jokowi Sebut 1.670 BUMDes Belum Berikan Kontribusi Pada Pendapatan Desa

News | Rabu, 11 Desember 2019 | 17:56 WIB

Gibran dan Bobby Maju Pilkada, PDIP: Politik Dinasti Hal yang Biasa

Gibran dan Bobby Maju Pilkada, PDIP: Politik Dinasti Hal yang Biasa

News | Rabu, 11 Desember 2019 | 17:34 WIB

Keluarkan Rp 329 Triliun untuk Dana Desa, Jokowi Harap Kemiskinan Berkurang

Keluarkan Rp 329 Triliun untuk Dana Desa, Jokowi Harap Kemiskinan Berkurang

News | Rabu, 11 Desember 2019 | 16:49 WIB

Disebut Mau Maju Pilkada Sragen, Kaesang Tertawa di Kantor Bupati

Disebut Mau Maju Pilkada Sragen, Kaesang Tertawa di Kantor Bupati

Jawa Tengah | Rabu, 11 Desember 2019 | 16:11 WIB

Terkini

Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026

Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 22:00 WIB

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 21:00 WIB

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:51 WIB

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:09 WIB

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:02 WIB

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:45 WIB

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:21 WIB

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:06 WIB

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:39 WIB

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:37 WIB