Pertamina Turunkan Harga BBM Non Subsidi Hingga Rp 650 Per Liter

Iwan Supriyatna

Senin, 06 Januari 2020 | 10:10 WIB
Pertamina Turunkan Harga BBM Non Subsidi Hingga Rp 650 Per Liter
Pertalite RON 90 di SPBU Coco, Abdul Muis, Jakarta, Selasa (22/7). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi. Penyesuaian harga tersebut juga berlaku di seluruh wilayah operasional MOR VII yang meliputi enam provinsi, yakni Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Utara, dan Gorontalo.

"Pemberlakuannya dimulai 5 Januari," ujar Unit Manager Communication dan CSR Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VII Sulawesi, Hatim Ilwan, Minggu (5/1/2020) kemarin.

Penyesuaian harga tersebut dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM 187K/10/MEM/2019 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis BBM Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang disalurkan melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) atau Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN).

Penyesuaian harga untuk enam provinsi di wilayah Sulawesi. Pertamax dari harga semula Rp 10.050 menjadi Rp 9.400 per liter atau turun sekitar Rp 650 per liter.

Selanjutnya, Pertamax Turbo mengalami penyesuaian dari harga semula Rp 11.400 menjadi Rp 10.100 per liter. Pertamina Dex dari harga semula Rp 11.950 menjadi Rp 10.450 per liter.

Sedangkan Dexlite mengalami penyesuaian dari harga semula Rp 10.400 menjadi Rp 9.700 per liter. Untuk detail harga BBM dapat dilihat di www.pertamina.com.

Penyesuaian harga BBM umum, kata Hatim, merupakan aksi korporasi yang mengacu pada ketentuan yang berlaku sesuai dengan yang ditetapkan oleh pemerintah.

"Kami telah berkoordinasi dengan instansi terkait dan memastikan pelayanan kepada masyarakat terus berjalan dengan baik, terutama pelanggan setia produk-produk unggulan Pertamina," ujarnya.

Penyesuaian harga yang dimaksud adalah untuk jenis Pertamax Series dan Dex Series yakni Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamina Dex dan Dexlite.

baca juga

Harga baru yang berlaku di beberapa daerah di Indonesia, menurut Hatim, bisa berbeda-beda lantaran dipengaruhi oleh perbedaan besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) di masing-masing daerah.

Hatim berharap dengan adanya penyesuaian harga ini dapat meningkatkan loyalitas masyarakat yang sudah menjadi pelanggan setia produk Pertamina.

"Ini sekaligus sebagai upaya perusahaan untuk mengajak masyarakat menggunakan produk-produk BBM berkualitas," katanya pula. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga BBM Turun, Begini Respon Masyarakat Jogja

Harga BBM Turun, Begini Respon Masyarakat Jogja

Jogja | Minggu, 05 Januari 2020 | 20:30 WIB

Geruduk SPBU, Petani Dieng Gugat Larangan Pembelian Pertalite Pakai Jeriken

Geruduk SPBU, Petani Dieng Gugat Larangan Pembelian Pertalite Pakai Jeriken

Jawa Tengah | Jum'at, 03 Januari 2020 | 18:29 WIB

Pertamina Akan Terapkan Pembayaran Nontunai di Seluruh SPBU

Pertamina Akan Terapkan Pembayaran Nontunai di Seluruh SPBU

Foto | Selasa, 31 Desember 2019 | 18:27 WIB

Terkini

Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang

Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang

Sulsel | Jum'at, 25 September 2026 | 05:41 WIB

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 05:00 WIB

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

×