Pemberi Pinjaman di Cashwagon Dapat Bunga Tahunan Hingga 25 Persen

Iwan Supriyatna
Pemberi Pinjaman di Cashwagon Dapat Bunga Tahunan Hingga 25 Persen
CEO PT Kas Wagon Indonesia, Asri Anjarsari. (Dok: Cashwagon)

Cashwagon telah mengalami pertumbuhan yang signifikan hanya dalam waktu dua tahun.

Suara.com - Cashwagon (Kas Wagon) Indonesia yang diluncurkan pada November 2017, muncul sebagai platform P2P (Peer-to-Peer) yang mengubah cara orang memperoleh dana tambahan dan mengakses cicilan jangka pendek secara online.

Cashwagon telah mengalami pertumbuhan yang signifikan hanya dalam waktu dua tahun. Dengan lebih dari 350.000 peminjam yang telah terverifikasi, lebih dari sejuta pinjaman yang telah diproses lewat platform ini, dan lebih dari Rp 1,5 triliun dana pinjaman yang telah dicairkan.

CEO PT Kas Wagon Indonesia, Asri Anjarsari mengatakan, Cashwagon memang menjadi jawaban atas tantangan literasi keuangan dan keterbatasan institusi tradisional saat ini.

Di satu sisi, Cashwagon membuka akses pinjaman jangka pendek untuk masyarakat Indonesia yang sangat membutuhkan dana. Sementara di sisi lain, para pemberi pinjaman juga dapat memperoleh keuntungan signifikan dari kesepakatan tersebut.

Para pemberi pinjaman dapat meraih Presentase Bunga Tahunan (APR) hingga 25% hanya dengan mendaftar, memilih strategi pendapatan, dan menyalurkan dananya.

"Cashwagon juga sudah menyiapkan tawaran spesial di ulang tahun ke-2 nya, yaitu berupa tambahan bonus bunga 5% APR. Penawaran spesial ini juga memungkinkan para pemberi pinjaman memilih produk dengan total bunga tahunan maksimal 30% per tahun. Tawaran ini berlaku dari 20 Januari sampai 31 Januari 2020," kata Asri dalam keterangannya, Selasa (21/1/2020).

Asri menyebut, untuk pendanaan dengan tenor 180 hari atau lebih, Cashwagon membuat pilihan pembayaran bunga bulanan yang menjadikan pendanaan P2P platform ini terasa klasik.

Asri menambahkan, jika pemberi pinjaman memilih pendapatan dalam jangka pendek, ia akan mendapatkan semua bunga pada saat jatuh tempo. Dan tentunya, pemberi pinjaman dapat memilih untuk menarik uang serta pendapatannya, atau mempercayakannya lagi pada Cashwagon, untuk menghasikan lebih banyak lagi.

“Sistem penilaian berbasis teknologi A.I (Artificial Intelligence) yang kami miliki, memungkinkan kami dengan cepat menentukan kemampuan seorang peminjam dalam membayar cicilan, untuk efisiensi dan keamanan. Sebagai perusahaan yang 100% digital, kami lebih lincah, cepat dan fleksibel daripada tipikal sebuah lembaga perbankan. Dana operasi kami yang minim menjadi salah satu alasan mengapa kami dapat menawarkan suku bunga yang kompetitif untuk para pemberi pinjaman,” tutur Asri.

Adapun beberapa keuntungan-keuntungan yang dapat diperoleh para pemberi pinjaman di Cashwagon diantaranya. Pertama, dapat memulai dengan uji coba (trial) hanya dengan Rp 500.000 selama 10 hari.

Kedua, menguntungkan dalam arti dapat meraih bunga sampai 30% per tahun. Ketiga, jangka waktu pendanaan yang bervariasi dari 10 sampai 360 hari.

Keempat, interface platform yang mudah digunakan. Kelima, permohonan pinjaman hanya dapat diperoleh oleh peminjam yang sudah dievaluasi oleh sistem teknologi berbasis A.I (Artificial Intelligence).

Keenam, penyaluran dana dari pemberi pinjaman diatur secara cermat menjadi sejumlah besar pinjaman jangka pendek.

Terakhir ketujuh, semua detail, syarat dan ketentuan dibuka secara transparan, sehingga tak ada biaya dan klausul yang merugikan.

Selain sebagai platfotm P2P, Cashwagon juga memberikan edukasi tentang pendanaan kepada semua pihak dalam ekosistemnya.

Salah satu contohnya adalah dengan menggelar Cashwagon The Rich Club, yaitu sebuah acara small gathering untuk para calon pemberi pinjaman potensial yang duduk bersama dengan perwakilan Cashwagon, serta mendengarkan sharing session dari seorang financial planner yakni Franky Nangoy.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS