Gapensi Siap Dongkrak Industri Konstruksi Nasional

Iwan Supriyatna | Suara.com

Kamis, 23 Januari 2020 | 10:37 WIB
Gapensi Siap Dongkrak Industri Konstruksi Nasional
Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi). (Dok: Gapensi)

Suara.com - Sekretaris Jenderal Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Andi Rukman menyatakan, bahwa kondisi dunia industri konstruksi nasional tidak dalam kondisi yang terlalu menggembirakan.

Pembangunan infrastruktur nasional secara besar-besaran dalam lima tahun terakhir ini belum diikuti secara linier dengan tumbuh kembangnya industri pendukungnya seperti industri manufaktur dan material untuk keperluan konstruksi.

Serbuan teknologi dan material konstruksi import, serta masuknya investasi industri manufaktur dari luar tanpa melalui strategi yang tepat sering tidak memberikan efek positif bagi industri nasional.

Demikian juga kebijakan perdagangan dari pemerintah terkait export-import misalnya, membuat investor industri nasional sangat sering kesulitan membuat strategi-strategi pengembangan bisnisnya.

"Masalah ini tentu tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah saja, tapi konstribusi seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan sesuai dengan kapasitas masing-masing," kata Andi dalam keterangannya, Kamis (23/1/2020).

Untuk itu menurut Andi Rukman, Gapensi berinisiasi mengumpulkan potensi industri konstruksi nasional dengan menggandeng asosiasi-asosiasi industri konstruksi nasional seperti dari ARI (Aliansi Rebar Indonesia), APJEBI (Asosiasi Pabrikan Jembatan Baja Indonesia), ASPATINDO (Asosiasi Pabrikan Tower Indonesia).

APBINDO (Asosiasi Pabrikan Baja Indonesia), ARFI (Asosiasi Roll Former Indonesia), IISIA (Indonesian Iron Dan Steel Industry Association), ASI (Asosiasi Semen Indonesia), HINABI (Himpunan Industri Alat Berat Indonesia), AP3I (Asosiasi Perusahaan Pracetak dan Prategang Indonesia), API (Asosiasi Pengembang Indonesia, ASAKI (Asosiasi Aneka Keramik Indonesia), Asosiasi Pengembang Aspal Buton Indonesia (ASPABI) dan lain-lain.

"Agar semua kompak saling mendukung dan membuat komitmen untuk saling menguatkan satu sama lain demi tumbuhkan besarnya industri konstruksi nasional," tutur Andi.

Ketua Umum Gapensi Iskandar Z Hartawi berharap usaha-usaha yang sedang dikerjakan ini juga mendapat dukungan penuh dari seluruh pemangku kepentingan yakni pemerintah, badan usaha milik pemerintah (BUMN) dan badan usaha swasta nasional terkhusus dukungan kepada pada para pelaku industri konstruksi nasional.

"Dengan demikian kita sekaligus akan bisa secara langsung mengetahui kesiapan industri konstruksi nasional dalam dukungannya kepada pembangunan nasional," kata Iskandar.

Selain itu, pameran Gapensi Expo 2020 yang akan digelar diharapkan dapat sebagai etalase peta potensi kekuatan sektor industri di dalam dukungannya untuk pembangunan nasional khususnya sektor konstruksi dan infrastruktur.

"Gapensi juga merasa optimis, dengan pesan-pesan yang kami sampaikan di atas ternyata membuat banyak pembuat kebijakan berkenan untuk ingin hadir dalam rangkaian acara ini," tutur Iskandar.

Sampai saat ini kata Iskandar yang telah memberikan konfirmasi hadir dan memberikan speech antara lain Airlangga Hartato Menteri Koordinator Perekonomian, Erik Tohir Menteri BUMN, Agus Gumiwang Menteri Perindustrian, Agus Suparmanto Menteri Perdagangan, dan Basuki Hadimulyono Menteri Perdagangan dan Menteri Perkerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai tuan rumah akan hadir menyambut langsung para delegasi Pengurus Cabang dan Daerah dari seluruh Indonesia dalam acara Gala Diner HUT Gapensi.

"Dan yang paling penting dalam acara kita akan memberikan Life Time Achievement Bidang Konstruksi Indonesia kepada Bapak Joko Widodo Presiden Republik Indonesia atas prestasinya di dunia konstruksi dan pembangunan infrastruktur selama ini. Ini pasti menjadi kebanggaan kita semua," pungkas Andi Rukman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banyak Kecelakaan Infrastruktur, Gapensi Desak Audit Konstruksi

Banyak Kecelakaan Infrastruktur, Gapensi Desak Audit Konstruksi

Bisnis | Selasa, 13 Februari 2018 | 15:18 WIB

Gapensi: Penyebab Runtuhnya Selasar BEI Adalah Kegagalan Bangunan

Gapensi: Penyebab Runtuhnya Selasar BEI Adalah Kegagalan Bangunan

News | Selasa, 16 Januari 2018 | 07:44 WIB

Basuki Minta Daya Saing Industri Jasa Konstruksi Ditingkatkan

Basuki Minta Daya Saing Industri Jasa Konstruksi Ditingkatkan

Bisnis | Senin, 27 Februari 2017 | 20:53 WIB

Terkini

Penjelasan Kemenkeu soal Lapor SPT Purbaya Kurang Bayar Rp 50 Juta di Coretax

Penjelasan Kemenkeu soal Lapor SPT Purbaya Kurang Bayar Rp 50 Juta di Coretax

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:52 WIB

Purbaya Klaim Bos Danantara Sepakat PNM Dialihkan ke Kemenkeu

Purbaya Klaim Bos Danantara Sepakat PNM Dialihkan ke Kemenkeu

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:42 WIB

Moodys Beri Sinyal Waspada, PERBANAS Klaim Fundamental Bank Himbara Tangguh

Moodys Beri Sinyal Waspada, PERBANAS Klaim Fundamental Bank Himbara Tangguh

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:41 WIB

EV Kian Diminati, Transaksi SPKLU PLN Tembus Rekor Tertinggi 18.088 Kali pada H+2 Idulfitri 1447 H

EV Kian Diminati, Transaksi SPKLU PLN Tembus Rekor Tertinggi 18.088 Kali pada H+2 Idulfitri 1447 H

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:28 WIB

BRI KPR Solusi Hadirkan Kemudahan Beli Properti dari Lelang Bank dengan Proses Praktis

BRI KPR Solusi Hadirkan Kemudahan Beli Properti dari Lelang Bank dengan Proses Praktis

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:25 WIB

Purbaya Buka Opsi Suntik Dana SAL Milik Pemerintah ke Bank Swasta

Purbaya Buka Opsi Suntik Dana SAL Milik Pemerintah ke Bank Swasta

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:24 WIB

Maksimalkan Sisa THR, Investasikan Jadi Emas Lewat BRImo Lebih Menguntungkan

Maksimalkan Sisa THR, Investasikan Jadi Emas Lewat BRImo Lebih Menguntungkan

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:17 WIB

Purbaya Diam-diam Tambah Dana SAL Rp 100 T ke Perbankan, Sisa Kas Pemerintah Rp 400 T

Purbaya Diam-diam Tambah Dana SAL Rp 100 T ke Perbankan, Sisa Kas Pemerintah Rp 400 T

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:14 WIB

Pemerintah Minta Masyarakat Jangan Beli Bahan Pokok Berlebihan

Pemerintah Minta Masyarakat Jangan Beli Bahan Pokok Berlebihan

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:55 WIB

Ambisi Purbaya Kejar Ekonomi Tumbuh 6 Persen di 2026, Jika Gagal Bisa Diminta Mundur

Ambisi Purbaya Kejar Ekonomi Tumbuh 6 Persen di 2026, Jika Gagal Bisa Diminta Mundur

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:52 WIB