Ekonomi Indonesia Bisa Tumbuh 0 Persen Gegara Virus Corona

Pebriansyah Ariefana, Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 20 Maret 2020 | 16:58 WIB
Ekonomi Indonesia Bisa Tumbuh 0 Persen Gegara Virus Corona
JK-Sri Mulyani lakukan salam corona (Twitter/@husainabdullah1).

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan kekhawatirannya terhadap perkembangan penyebaran virus corona atau Covid-19 di tanah air. Sebab jika pemerintah gagal dalam melakukan penanganan bisa-bisa pertumbuhan ekonomi Indonesia tak akan tumbuh atau 0 persen.

Terlebih jika wabah virus corona ini berlangsung sampai 6 bulan ke depan. Bahkan jika terjadi lockdown.

"Jika masalah jauh lebih berat dan durasi covid lebih dari 3 sampai 6 bulan dan terjadi lock down dan perdagangan internasional drop di bawah 30 persen sampai dengan tadi beberapa penerbangan turun, maka skenario bisa lebih dalam pertumbuhan ekonomi 2,5 bahkan 0 persen," kata Sri Mulyani dalam video teleconference kepada wartawan, Jumat (20/3/2020).

Sejak pandemi virus corona mulai mempengaruhi ekonomi global, kata mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini sejumlah lembaga keuangan dunia mulai melakukan hitung ulang atau revisi terkait pertumbuhan ekonomi global dengan memasukkan dampak dari pandemi virus corona.

"Asumsi haampir seluruh lembaga buat skenario dan proyeksi mungkin apakah bisa akurat bisa dilakukan disaat perubahan berjalan, di Kemenkeu buat beberapa skenario, katakan jika skenario durasi covid berapa lama berapa bulan dan kemungkinan terjadi pergerakan yang dipersempit dan jika terjadi lockdown," paparnya.

Saat ini sesuai dengan hitungan sementara Kemenkeu pertumbuhan ekonomi Indonesia masih akan bisa tumbuh sekitar 4 persen pada tahun ini. Ini pun dengan mempertimbangkan banyak aspek termasuk juga soal penurunan harga minyak dunia dan pengaruh virus corona.

"Kami memasukkan skenario ICP (harga minyak dunia) penurunan dan drastis dalam beberapa minggu terakhir, skenairo tersebut pertumbuhan ekonomi dari paling dalam pengaruh covid mash diatas 4 persen," kata Sri Mulyani.

"Saat ini kami belum bisa sampaikan size sebab penananganan covid akan dilakukan terus sampai ditemukan vaksin antivirus jika bisa dilakukan cepat akan memperpendek. Jadi kami lakukan persiapan berdasarkan kondisi," tambahnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pedagang Kehilangan Penghasilan, DPR Minta Pemerintah Tunda Cicilan Bank

Pedagang Kehilangan Penghasilan, DPR Minta Pemerintah Tunda Cicilan Bank

News | Jum'at, 20 Maret 2020 | 16:56 WIB

Periksa Risiko Corona Covid-19 Lewat Layanan Digital Ini, Gratis!

Periksa Risiko Corona Covid-19 Lewat Layanan Digital Ini, Gratis!

Press Release | Jum'at, 20 Maret 2020 | 16:48 WIB

Trauma di Leher, Dada dan Kepala, Atlet Paralayang Nasional Meninggal Dunia

Trauma di Leher, Dada dan Kepala, Atlet Paralayang Nasional Meninggal Dunia

Sport | Jum'at, 20 Maret 2020 | 16:48 WIB

Sekelompok Orang Ngamuk di Masjid Raya Bandung karena Tak Boleh Salat Jumat

Sekelompok Orang Ngamuk di Masjid Raya Bandung karena Tak Boleh Salat Jumat

Jabar | Jum'at, 20 Maret 2020 | 16:47 WIB

Penyebaran Virus Corona Makin Memprihatinkan, PSS Sleman Ambil Langkah Ini

Penyebaran Virus Corona Makin Memprihatinkan, PSS Sleman Ambil Langkah Ini

Bola | Jum'at, 20 Maret 2020 | 16:46 WIB

Terkini

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Jalani Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin WNA Hari Ini

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Jalani Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin WNA Hari Ini

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Bukan Bali atau Labuan Bajo, Tur Jet Pribadi Rp3,6 Miliar Keliling Dunia Malah Pilih Lampung

Bukan Bali atau Labuan Bajo, Tur Jet Pribadi Rp3,6 Miliar Keliling Dunia Malah Pilih Lampung

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Polisi Hutan Tewas Tertimpa Pohon Saat Padamkan Karhutla Toraja Utara

Polisi Hutan Tewas Tertimpa Pohon Saat Padamkan Karhutla Toraja Utara

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Makna Salib Merah di Demo Jakarta pada 28 Oktober 2026

Makna Salib Merah di Demo Jakarta pada 28 Oktober 2026

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Rupiah Tiba-tiba Menguat, tapi Masih Betah di Level Rp18.128 per Dolar AS

Rupiah Tiba-tiba Menguat, tapi Masih Betah di Level Rp18.128 per Dolar AS

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Bantah Isu Penembakan di Kericuhan Malioboro, Polda DIY: Personel Tak Dibekali Senjata Api

Bantah Isu Penembakan di Kericuhan Malioboro, Polda DIY: Personel Tak Dibekali Senjata Api

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:32 WIB

Date A Live F Last Date Rilis Film Maret 2027, Jadi Penutup Kisah Shido

Date A Live F Last Date Rilis Film Maret 2027, Jadi Penutup Kisah Shido

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:30 WIB

Overstay Setahun, Dua WNA Thailand Dideportasi dari Indonesia

Overstay Setahun, Dua WNA Thailand Dideportasi dari Indonesia

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:28 WIB

Siasat Licik Istri Napi di Tulungagung: Selundupkan 54 Pil Penenang di Balik Botol Kopi

Siasat Licik Istri Napi di Tulungagung: Selundupkan 54 Pil Penenang di Balik Botol Kopi

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:28 WIB

Teknologi RAM DDR5 Makin Kencang, Latensi Rendah Jadi Andalan

Teknologi RAM DDR5 Makin Kencang, Latensi Rendah Jadi Andalan

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:20 WIB

×