alexametrics

CEO Didimax Sebut Trading Emas dan Forex Meningkat saat WFH

Iwan Supriyatna
CEO Didimax Sebut Trading Emas dan Forex Meningkat saat WFH
Ilustrasi trading. (Shutterstock)

Banyak orang mulai melirik bisnis trading emas dan forex sebagai alternatif investasi di tengah mewabahnya virus corona.

Suara.com - CEO Didimax, Yadi Supriyadi mengatakan, banyak orang mulai melirik bisnis trading emas dan forex sebagai alternatif investasi di tengah mewabahnya virus corona karena bisa dikerjakan dari rumah bermodalkan gadget dan koneksi internet.

Apalagi saat ini tengah dilakukan pemberlakuan Work From Home (WFH) atau kerja dari rumah.

Menurut Yadi, banyak trader atau investor di Didimax klaim meraup untung lebih dari 20 persen dalam sehari, hal ini dikarnakan peluang return di trading sangat besar.

"Terlebih, Didimax menyediakan layanan edukasi kepada para nasabahnya sehingga bisa menghasilkan return yang maksimal," kata Yadi dalam keterangannya, Senin (30/3/2020).

Baca Juga: Naik Rp 2.000, Harga Jual Emas Antam Dibanderol Rp 926.000 per Gram

Cenli Yani, selaku Chief Analyst Didimax mengatakan, Didimax berkomitment memberikan edukasi agar masyarakat tidak lagi tertipu dengan investasi bodong atau semacamnya.

Seiring meningkatnya pemahaman masyarakat Indonesia tentang trading forex juga membuat nasabah Didimax meningkat.

Pada awal tahun ini, jumlah volume trading di startup tersebut sudah mencapai 100.000 Lot per bulan dengan produk lebih dari 26 instrumen forex termasuk emas dan lainnya.

Cenli Yani mengatakan, serangan virus corona membuat orang-orang terpaksa bekerja dari rumah. Sehingga orang-orang mulai memikirkan investasi baru dengan pengembalian yang cepat. Salah satunya, melalui trading emas dan forex.

Cenli Yani menjelaskan, saat ini merupakan waktu yang tepat untuk memulai bisnis trading forex karna bisnis ini tidak terkena dampak dari virus corona. Karna dari awal memang bisnis trading forex bisa dikerjakan darimana saja dan kapanpun selama 24 jam sehari dari Senin-Jumat.

Baca Juga: Harga Emas, Palladium Hingga Perak Kompak Turun karena Virus Corona

"Bagi yang ingin memulai bisnis trading forex tidak perlu khawatir atau ragu karna Didimax di dukung lebih dari 1000 orang tim analyst yang siap membimbing untuk memulai bisnis trading forex dari nol yang beroperasi di Jakarta, Bandung, Tegal, Makassar, Pekanbaru, Malang, Yogyakarta, Bali, Pontianak, Batam, Medan, Lampung dan Kota Kota Lain. Tidak perlu ragu untuk memulai bisnis trading forex bersama Didimax karna bisa dilakukan secara online," Pungkas Cenli Yani.

Komentar