Garuda Indonesia Jalankan 11 Strategi Transformasi, Bidik Pemulihan Kinerja

Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:53 WIB
Garuda Indonesia Jalankan 11 Strategi Transformasi, Bidik Pemulihan Kinerja
Pesawat Garuda Indonesia dengan Livery Khusus Pikachu dan Aksen Batik/(Dok GIAA).
  • Garuda Indonesia menjalankan 11 inisiatif strategis transformasi bisnis untuk mendorong pemulihan kinerja perusahaan.
  • Perusahaan menargetkan tahun 2026 sebagai fase akselerasi pemulihan kinerja melalui penguatan fundamental bisnis.
  • Armada yang dapat dioperasikan ditargetkan mencapai 118 unit pada akhir 2026 melalui pemulihan bertahap.

Suara.com - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat langkah transformasi bisnisnya dengan menjalankan 11 inisiatif strategis guna mendorong pemulihan kinerja perusahaan. Maskapai pelat merah ini menargetkan tahun 2026 sebagai fase turnaround seiring penguatan fundamental bisnis dan operasional.

Langkah transformasi tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari optimalisasi jaringan rute, peningkatan kapasitas armada, transformasi digital platform, hingga penguatan revenue management dan monetisasi kargo.

Selain itu, Garuda juga fokus pada efisiensi biaya, digitalisasi operasional, penguatan struktur organisasi, hingga peningkatan pengalaman pelanggan.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Gleeny Kairupan, menegaskan bahwa transformasi ini menjadi kunci dalam memperbaiki kinerja perusahaan secara berkelanjutan.

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Glenny Kairupan. [Tangkapan Layar].
Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Glenny Kairupan. [Tangkapan Layar].

"Melalui berbagai langkah transformasi yang dijalankan secara disiplin dan terukur, Garuda Indonesia menempatkan tahun 2026 sebagai titik akselerasi pemulihan kinerja Perusahaan. Penguatan fundamental bisnis yang telah dibangun sejak beberapa tahun terakhir menjadi landasan penting untuk mendorong peningkatan kapasitas produksi, optimalisasi pendapatan, serta efisiensi operasional yang lebih berkelanjutan," ujar Glenny seperti dikutip, Rabu (18/3/2026).

Seiring dengan implementasi strategi tersebut, Garuda Indonesia juga terus memperkuat kapasitas operasional melalui pemulihan armada secara bertahap. Hingga akhir 2025, jumlah pesawat yang dapat dioperasikan (serviceable aircraft) meningkat menjadi sekitar 99 unit dan ditargetkan terus bertambah pada 2026.

Ke depan, Garuda Indonesia bersama anak usahanya, Citilink, menargetkan kesiapan hingga 118 armada pada akhir 2026. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperluas layanan penerbangan.

Selain itu, penguatan struktur permodalan juga menjadi bagian penting dari transformasi. Dukungan pendanaan dari pemegang saham dinilai mampu memperbaiki likuiditas perusahaan, sehingga dapat menopang berbagai program perbaikan operasional.

Garuda Indonesia optimistis, dengan eksekusi transformasi yang konsisten serta dukungan pemegang saham dan mitra strategis, kinerja perusahaan akan terus membaik dan mampu bersaing di industri penerbangan global.

Upaya transformasi ini juga diharapkan memperkuat peran Garuda Indonesia sebagai maskapai nasional yang adaptif, kompetitif, serta mampu memberikan kontribusi optimal bagi industri aviasi dan perekonomian Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CBDK Raup Pendapatan Rp2,5 Triliun di 2025, Laba Bersih Melonjak 48 Persen

CBDK Raup Pendapatan Rp2,5 Triliun di 2025, Laba Bersih Melonjak 48 Persen

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:10 WIB

Heboh Tiket Pesawat Tembus Rp 202 Juta, Garuda Indonesia Buka Suara

Heboh Tiket Pesawat Tembus Rp 202 Juta, Garuda Indonesia Buka Suara

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 18:04 WIB

Vietjet Buka Rute Baru Jakarta-Da Nang

Vietjet Buka Rute Baru Jakarta-Da Nang

Bisnis | Minggu, 15 Maret 2026 | 12:06 WIB

Terkini

Kemenhub Catat 6,2 Juta Orang Mudik Naik Angkutan Umum Hingga H-4

Kemenhub Catat 6,2 Juta Orang Mudik Naik Angkutan Umum Hingga H-4

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 14:44 WIB

Mudik Nyaman Bersama BUMN, PNM Fasilitasi Ratusan Peserta Mudik Tanpa Cemas Ongkos

Mudik Nyaman Bersama BUMN, PNM Fasilitasi Ratusan Peserta Mudik Tanpa Cemas Ongkos

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 14:39 WIB

Bea Cukai Periksa 82 Yacht di Ancol, Endus Pelanggaran Pajak Barang Mewah

Bea Cukai Periksa 82 Yacht di Ancol, Endus Pelanggaran Pajak Barang Mewah

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 13:13 WIB

Melayani Sepenuh Hati, Bank Mandiri Salurkan Program Sosial Bagi Lebih dari 114.000 Penerima Manfaat

Melayani Sepenuh Hati, Bank Mandiri Salurkan Program Sosial Bagi Lebih dari 114.000 Penerima Manfaat

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 13:11 WIB

Defisit APBN RI 6 Persen, Menkeu Bilang Belum Pernah Terjadi Sejak 20 Tahun Terakhir

Defisit APBN RI 6 Persen, Menkeu Bilang Belum Pernah Terjadi Sejak 20 Tahun Terakhir

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:50 WIB

PT KAI Akui Ketersediaan Tempat Duduk hingga 20 Maret Sudah Menipis

PT KAI Akui Ketersediaan Tempat Duduk hingga 20 Maret Sudah Menipis

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:45 WIB

Bahlil Teken MoC Energi dengan Jepang, Ekonom Berikan Sejumlah Catatan

Bahlil Teken MoC Energi dengan Jepang, Ekonom Berikan Sejumlah Catatan

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:43 WIB

Pemerintah Bidik Lahan Sitaan KPK hingga Kejaksaan untuk Perumahan Rakyat

Pemerintah Bidik Lahan Sitaan KPK hingga Kejaksaan untuk Perumahan Rakyat

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:29 WIB

Stok AS Hadang Reli Minyak Mentah Dunia

Stok AS Hadang Reli Minyak Mentah Dunia

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:20 WIB

Sempat Melonjak, Harga Minyak Dunia Melemah Tipis

Sempat Melonjak, Harga Minyak Dunia Melemah Tipis

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:09 WIB