Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.765.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.137

CEO Didimax Sebut Trading Emas dan Forex Meningkat saat WFH

Iwan Supriyatna | Suara.com

Senin, 30 Maret 2020 | 15:48 WIB
CEO Didimax Sebut Trading Emas dan Forex Meningkat saat WFH
Ilustrasi trading. (Shutterstock)

Suara.com - CEO Didimax, Yadi Supriyadi mengatakan, banyak orang mulai melirik bisnis trading emas dan forex sebagai alternatif investasi di tengah mewabahnya virus corona karena bisa dikerjakan dari rumah bermodalkan gadget dan koneksi internet.

Apalagi saat ini tengah dilakukan pemberlakuan Work From Home (WFH) atau kerja dari rumah.

Menurut Yadi, banyak trader atau investor di Didimax klaim meraup untung lebih dari 20 persen dalam sehari, hal ini dikarnakan peluang return di trading sangat besar.

"Terlebih, Didimax menyediakan layanan edukasi kepada para nasabahnya sehingga bisa menghasilkan return yang maksimal," kata Yadi dalam keterangannya, Senin (30/3/2020).

Cenli Yani, selaku Chief Analyst Didimax mengatakan, Didimax berkomitment memberikan edukasi agar masyarakat tidak lagi tertipu dengan investasi bodong atau semacamnya.

Seiring meningkatnya pemahaman masyarakat Indonesia tentang trading forex juga membuat nasabah Didimax meningkat.

Pada awal tahun ini, jumlah volume trading di startup tersebut sudah mencapai 100.000 Lot per bulan dengan produk lebih dari 26 instrumen forex termasuk emas dan lainnya.

Cenli Yani mengatakan, serangan virus corona membuat orang-orang terpaksa bekerja dari rumah. Sehingga orang-orang mulai memikirkan investasi baru dengan pengembalian yang cepat. Salah satunya, melalui trading emas dan forex.

Cenli Yani menjelaskan, saat ini merupakan waktu yang tepat untuk memulai bisnis trading forex karna bisnis ini tidak terkena dampak dari virus corona. Karna dari awal memang bisnis trading forex bisa dikerjakan darimana saja dan kapanpun selama 24 jam sehari dari Senin-Jumat.

"Bagi yang ingin memulai bisnis trading forex tidak perlu khawatir atau ragu karna Didimax di dukung lebih dari 1000 orang tim analyst yang siap membimbing untuk memulai bisnis trading forex dari nol yang beroperasi di Jakarta, Bandung, Tegal, Makassar, Pekanbaru, Malang, Yogyakarta, Bali, Pontianak, Batam, Medan, Lampung dan Kota Kota Lain. Tidak perlu ragu untuk memulai bisnis trading forex bersama Didimax karna bisa dilakukan secara online," Pungkas Cenli Yani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trading Forex dengan Modal Minimal 1 Dolar AS Ternyata Bisa Lho

Trading Forex dengan Modal Minimal 1 Dolar AS Ternyata Bisa Lho

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2020 | 15:51 WIB

Platform Ini Bikin Permudah Trading Forex

Platform Ini Bikin Permudah Trading Forex

Tekno | Senin, 07 Oktober 2019 | 17:20 WIB

Milenial Mau Mendulang Untung dari Forex? Coba Belajar di Sini

Milenial Mau Mendulang Untung dari Forex? Coba Belajar di Sini

Bisnis | Rabu, 08 Mei 2019 | 16:13 WIB

Terkini

Danantara Kantongi Dividen Rp16,67 Triliun dari BBRI, Sinyal Positif Bagi Pasar?

Danantara Kantongi Dividen Rp16,67 Triliun dari BBRI, Sinyal Positif Bagi Pasar?

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 14:57 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Jambi Tembus 2.775 TEUs di Maret 2026

Arus Peti Kemas IPC TPK Jambi Tembus 2.775 TEUs di Maret 2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 14:50 WIB

5 Langkah Praktis Top Up Token Listrik di Blibli

5 Langkah Praktis Top Up Token Listrik di Blibli

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 14:32 WIB

Impor Minyak Rusia Mulai Dieksekusi Bulan Ini

Impor Minyak Rusia Mulai Dieksekusi Bulan Ini

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 14:29 WIB

Mengapa Prabowo Membeli Minyak Rusia?

Mengapa Prabowo Membeli Minyak Rusia?

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 14:18 WIB

Kerja Sama Energi RIRusia Makin Kuat, Pasokan Minyak dan Investasi Kilang Segera Masuk

Kerja Sama Energi RIRusia Makin Kuat, Pasokan Minyak dan Investasi Kilang Segera Masuk

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 14:15 WIB

Harga Plastik Melonjak, Industri Mulai Beralih ke Kemasan Daur Ulang

Harga Plastik Melonjak, Industri Mulai Beralih ke Kemasan Daur Ulang

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 14:12 WIB

Nasabah Pinjol Ganti Nomer Kontak, Bakal Masuk Daftar Hitam SLIK

Nasabah Pinjol Ganti Nomer Kontak, Bakal Masuk Daftar Hitam SLIK

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 13:49 WIB

IHSG Tancap Gas Terus Menguat di Sesi I, Deretan Saham yang Cuan

IHSG Tancap Gas Terus Menguat di Sesi I, Deretan Saham yang Cuan

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 13:29 WIB

Dunia Usaha RI Mulai Loyo, Tanda-tandanya Sudah Muncul

Dunia Usaha RI Mulai Loyo, Tanda-tandanya Sudah Muncul

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 13:05 WIB