Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

Bos BI Ramal Rupiah Bakal Berada di Level Rp 15.000 Hingga Akhir Tahun

Chandra Iswinarno | Achmad Fauzi | Suara.com

Selasa, 07 April 2020 | 17:17 WIB
Bos BI Ramal Rupiah Bakal Berada di Level Rp 15.000 Hingga Akhir Tahun
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. [Suara.com/Achmad Fauzi]

Suara.com - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo meyakini kondisi nilai tukar rupiah tak akan parah hingga akhir tahun. Bahkan, ia memprediksi perjalanan nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp 15.000 per dolar AS di akhir 2020.

Menurut Perry, level nilai tukar rupiah saat ini sudah sangat murah atau undervalue. Maka dari itu, BI akan terus melakukan intervensi untuk menstabilkan nilai tukar rupiah.

"Ke depannya kepanikannya pasar keuangan global itu akan berangsur mereda. Itu alasan kenapa kami percaya rupiah akan stabil bahkan cenderung menguat Rp 15.000 karena sekarang undervalue," kata Perry kepada wartan lewat Video Conference di Jakarta, Selasa (7/4/2020).

Perry mengungkapkan, membaiknya nilai tukar rupiah tersebut terlihat pada hari ini yang menguat 1,56 persen di level Rp 16.125 per dolar AS. Penguatan itu merupakan bukti kebijakan-kebijakan BI dan pemerintah berjalan.

"Sejak minggu lalu langkah yang kita lakukan diridhoi Allah dan membuat rupiah menguat," ucap Perry.

Perry menambahkan, pelemahan yang terjadi ini karena ada kesalahpahaman persepsi terhadap kebijakan pemerintah dengan para investor. Sehingga, membuat investor panik dan membawa dananya keluar Indonesia.

"Alhamdulillah, dengan langkah-langkah stabilisasi, komitmen dan komunikasi kami Kemenkeu OJK terus melakukan komunikasi terhadap investor global. Baru saja tadi kami telekonference dengan investor global. Terima kasih para pelaku pasar, baik perbankan dan eksportir sehingga rupiah menguat dan mekanisme pasar baik," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Data BI: Gara-gara Corona, Cadangan Devisa Indonesia Turun Jadi Rp 1.985 T

Data BI: Gara-gara Corona, Cadangan Devisa Indonesia Turun Jadi Rp 1.985 T

Bisnis | Selasa, 07 April 2020 | 11:17 WIB

Rupiah Mulai Perkasa Melawan Dolar AS

Rupiah Mulai Perkasa Melawan Dolar AS

Bisnis | Selasa, 07 April 2020 | 10:44 WIB

Bursa Saham Global Mulai Bangkit, Rupiah Diprediksi Ikut Bergerak Menguat

Bursa Saham Global Mulai Bangkit, Rupiah Diprediksi Ikut Bergerak Menguat

Bisnis | Selasa, 07 April 2020 | 08:44 WIB

Teror Corona, Bos BI Cerita Banyak Dana Asing Kabur dari Indonesia

Teror Corona, Bos BI Cerita Banyak Dana Asing Kabur dari Indonesia

Bisnis | Senin, 06 April 2020 | 17:17 WIB

Nilai Tukar Rupiah Berpotensi Menguat Rp 16.300 per Dolar AS

Nilai Tukar Rupiah Berpotensi Menguat Rp 16.300 per Dolar AS

Bisnis | Senin, 06 April 2020 | 08:56 WIB

Rupiah Sedikit Menguat ke Level Rp 16.464 per Dolar AS

Rupiah Sedikit Menguat ke Level Rp 16.464 per Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 03 April 2020 | 11:03 WIB

Rupiah Masih Tak Berdaya Terhadap Dolar AS Gara-gara Corona

Rupiah Masih Tak Berdaya Terhadap Dolar AS Gara-gara Corona

Bisnis | Jum'at, 03 April 2020 | 08:54 WIB

Terkini

Reli Lima Hari Beruntun, Saham BBRI Terus Menguat Tak Terbendung

Reli Lima Hari Beruntun, Saham BBRI Terus Menguat Tak Terbendung

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:42 WIB

Hak Jawab Kemenperin untuk Berita tentang Komentar Menperin soal PHK di Industri Tekstil dan Plastik

Hak Jawab Kemenperin untuk Berita tentang Komentar Menperin soal PHK di Industri Tekstil dan Plastik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:29 WIB

59 Persen Emiten Sudah Penuhi Aturan Free Float, PANI, BREN dan HMSP Belum

59 Persen Emiten Sudah Penuhi Aturan Free Float, PANI, BREN dan HMSP Belum

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:15 WIB

Purbaya Siapkan Program Stimulus di Q2 2026, Incar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen

Purbaya Siapkan Program Stimulus di Q2 2026, Incar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:47 WIB

Duit Negara 'Ludes' Rp34 Triliun dalam Sebulan! Bank Indonesia Akhirnya Buka Suara!

Duit Negara 'Ludes' Rp34 Triliun dalam Sebulan! Bank Indonesia Akhirnya Buka Suara!

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:22 WIB

Sektor F&B Jadi Tulang Punggung Manufaktur, Intip Peluangnya di CBE 2026

Sektor F&B Jadi Tulang Punggung Manufaktur, Intip Peluangnya di CBE 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:11 WIB

OJK Blokir Rp614,3 Miliar Dana Penipuan, Ratusan Ribu Rekening Terdeteksi Ilegal

OJK Blokir Rp614,3 Miliar Dana Penipuan, Ratusan Ribu Rekening Terdeteksi Ilegal

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:51 WIB

Antisipasi Karhutla, APP Group Kedepankan Deteksi Dini dan Kolaborasi

Antisipasi Karhutla, APP Group Kedepankan Deteksi Dini dan Kolaborasi

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:35 WIB

Harga Pangan Hari Ini : Cabai dan Bawang Merah Kompak Naik, Beras - Minyak Goreng Justru Turun

Harga Pangan Hari Ini : Cabai dan Bawang Merah Kompak Naik, Beras - Minyak Goreng Justru Turun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:31 WIB

Harga Minyak Melonjak Usai Kontak Senjata AS-Iran di Selat Hormuz

Harga Minyak Melonjak Usai Kontak Senjata AS-Iran di Selat Hormuz

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:22 WIB