Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Bos BI Ramal Rupiah Bakal Berada di Level Rp 15.000 Hingga Akhir Tahun

Chandra Iswinarno, Achmad Fauzi

Selasa, 07 April 2020 | 17:17 WIB
Bos BI Ramal Rupiah Bakal Berada di Level Rp 15.000 Hingga Akhir Tahun
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. [Suara.com/Achmad Fauzi]

Suara.com - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo meyakini kondisi nilai tukar rupiah tak akan parah hingga akhir tahun. Bahkan, ia memprediksi perjalanan nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp 15.000 per dolar AS di akhir 2020.

Menurut Perry, level nilai tukar rupiah saat ini sudah sangat murah atau undervalue. Maka dari itu, BI akan terus melakukan intervensi untuk menstabilkan nilai tukar rupiah.

"Ke depannya kepanikannya pasar keuangan global itu akan berangsur mereda. Itu alasan kenapa kami percaya rupiah akan stabil bahkan cenderung menguat Rp 15.000 karena sekarang undervalue," kata Perry kepada wartan lewat Video Conference di Jakarta, Selasa (7/4/2020).

Perry mengungkapkan, membaiknya nilai tukar rupiah tersebut terlihat pada hari ini yang menguat 1,56 persen di level Rp 16.125 per dolar AS. Penguatan itu merupakan bukti kebijakan-kebijakan BI dan pemerintah berjalan.

"Sejak minggu lalu langkah yang kita lakukan diridhoi Allah dan membuat rupiah menguat," ucap Perry.

Perry menambahkan, pelemahan yang terjadi ini karena ada kesalahpahaman persepsi terhadap kebijakan pemerintah dengan para investor. Sehingga, membuat investor panik dan membawa dananya keluar Indonesia.

"Alhamdulillah, dengan langkah-langkah stabilisasi, komitmen dan komunikasi kami Kemenkeu OJK terus melakukan komunikasi terhadap investor global. Baru saja tadi kami telekonference dengan investor global. Terima kasih para pelaku pasar, baik perbankan dan eksportir sehingga rupiah menguat dan mekanisme pasar baik," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Data BI: Gara-gara Corona, Cadangan Devisa Indonesia Turun Jadi Rp 1.985 T

Data BI: Gara-gara Corona, Cadangan Devisa Indonesia Turun Jadi Rp 1.985 T

Bisnis | Selasa, 07 April 2020 | 11:17 WIB

Rupiah Mulai Perkasa Melawan Dolar AS

Rupiah Mulai Perkasa Melawan Dolar AS

Bisnis | Selasa, 07 April 2020 | 10:44 WIB

Bursa Saham Global Mulai Bangkit, Rupiah Diprediksi Ikut Bergerak Menguat

Bursa Saham Global Mulai Bangkit, Rupiah Diprediksi Ikut Bergerak Menguat

Bisnis | Selasa, 07 April 2020 | 08:44 WIB

Teror Corona, Bos BI Cerita Banyak Dana Asing Kabur dari Indonesia

Teror Corona, Bos BI Cerita Banyak Dana Asing Kabur dari Indonesia

Bisnis | Senin, 06 April 2020 | 17:17 WIB

Nilai Tukar Rupiah Berpotensi Menguat Rp 16.300 per Dolar AS

Nilai Tukar Rupiah Berpotensi Menguat Rp 16.300 per Dolar AS

Bisnis | Senin, 06 April 2020 | 08:56 WIB

Rupiah Sedikit Menguat ke Level Rp 16.464 per Dolar AS

Rupiah Sedikit Menguat ke Level Rp 16.464 per Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 03 April 2020 | 11:03 WIB

Rupiah Masih Tak Berdaya Terhadap Dolar AS Gara-gara Corona

Rupiah Masih Tak Berdaya Terhadap Dolar AS Gara-gara Corona

Bisnis | Jum'at, 03 April 2020 | 08:54 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×