Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.267,880
LQ45 625,790
Srikehati 305,028
JII 377,806
USD/IDR 17.830

Pesan Sri Mulyani di Hari Kartini untuk Masyarakat Indonesia

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 21 April 2020 | 09:51 WIB
Pesan Sri Mulyani di Hari Kartini untuk Masyarakat Indonesia
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto Dok. KIP Setwapres)

Suara.com - Dalam merayakan Hari Kartini yang diperingati setiap 21 April, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta kepada seluruh masyarakat Indonesia agar tetap bersemangat di tengah-tengah pandemi virus corona atau Covid-19.

"Hari ini kita harus tinggal di rumah karena Covid-19. Kita dapat mencontoh semangat Kartini, meski di rumah, you can always do good think for your family, your community and your country. Never try to find any excuses to do good things for others," kata Sri Mulyani dalam akun Instagram-nya @smindrawati Selasa (21/4/2020).

Sri Mulyani mengungkapkan dengan masyarakat tetap dirumah akan membantu pemerintah dalam memperlambat proses penyebaran virus corona dan juga sekaligus membantu para tenaga medis.

"Mereka yang bekerja siang malam menghadapi ancaman Covid-19. Di garis depan para tenaga medis dokter, perawat, pekerja rumah sakit, memiliki tugas mulia menyelamatkan jiwa manusia dengan risiko jiwa raga mereka sendiri," katanya.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaannya, karena menurutnya siapa pun tidak akan mampu menebus jasa besar mereka yang telah membaktikan dirinya untuk menolong dan menyelamatkan nasib sesama manusia.

"Pandemi Covid-19 memberi kesempatan kepada kita semua untuk mampu menunjukkan kualitas kemanusiaan kita," katanya.

Seperti Kartini, keperempuanannya, pingitannya, dan berbagai halangan adat, sosial kultural tidak menjadi alasan untuk memajukan kaumnya, dan menjadi pahlawan bangsa dan pahlawan kemanusiaan.

Satu abad lebih, warisan Kartini dalam bentuk kepedulian dan perikemanusiaan yang adil dan beradab tidak pernah musnah.

Pemikirannya yang maju jauh melampaui waktu saat itu, abadi dan lekat dengan kita semua dari jaman ke jaman.

baca juga

Sang Pencipta menghendaki agar umat manusia selalu mampu dan mau berbuat kebaikan bagi sesama manusia dan bagi alam semesta.

Sudahkah kita?
#selamathariKartini
#pahlawankemanusiaan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Kartini, Tenaga Medis di Wisma Atlet Dikirimi 10.000 Pembalut

Hari Kartini, Tenaga Medis di Wisma Atlet Dikirimi 10.000 Pembalut

Bisnis | Selasa, 21 April 2020 | 09:13 WIB

Ucapan Selamat Hari Kartini Jadi Trending Twitter

Ucapan Selamat Hari Kartini Jadi Trending Twitter

Tekno | Selasa, 21 April 2020 | 08:30 WIB

Resensi Buku: Kartini, Kisah yang Tersembunyi

Resensi Buku: Kartini, Kisah yang Tersembunyi

Lifestyle | Selasa, 21 April 2020 | 08:35 WIB

Terkini

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:13 WIB

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:50 WIB

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:44 WIB

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:28 WIB

×