Ekonomi Triwulan Pertama Dibabat Habis Corona, Ini Kata Pemerintah

Chandra Iswinarno, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 05 Mei 2020 | 17:07 WIB
Ekonomi Triwulan Pertama Dibabat Habis Corona, Ini Kata Pemerintah
[Unsplash/Markus Spiske]

Suara.com - Pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang triwulan I tahun 2020 hanya sebesar 2,97 persen, target ini tentu di bawah ekspektasi pemerintah yang berharap bisa tumbuh hingga 4,5 persen.

Babak belurnya angka pertumbuhan ini dikarenakan sejumlah indikator pertumbuhan ekonomi nasional yang dibabat habis oleh Virus Corona atau Covid-19.

Menanggapi hal ini, Kepala Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu mengatakan, rendahnya pertumbuhan ekonomi dikarenakan konsumsi rumah tangga yang merosot ke angka 2,84 persen dan investasi yang hanya tumbuh 1,70 persen imbas Virus Corona.

"Merosotnya konsumsi rumah tangga disebabkan oleh pembatasan sosial berskala besar (PSBB)," kata Febrio dalam keterangan persnya di Jakarta, Selasa (5/5/2020).

Dia mengemukakan, peningkatan konsumsi kesehatan, pendidikan, perumahan, serta perlengkapan rumah tangga, ternyata tidak mampu mengimbangi penurunan konsumsi pakaian, alas kaki, jasa perawatan serta transportasi dan komunikasi.

"Dalam kondisi pembatasan aktivitas, masyarakat mengurangi konsumsi barang-barang kebutuhan nonpokok," ucapnya.

Sinyal pelemahan konsumsi ini juga terlihat pada menurunnya indeks keyakinan konsumen dan penjualan eceran pada Maret 2020 yang minus 5,4 persen year on year (yoy).

Sementara kinerja investasi tak bisa diharapkan terlalu banyak karena menurun cukup dalam, terutama pada komponen mesin, perlengkapan dan investasi bangunan.

"Penurunan kinerja investasi juga terlihat pada penjualan mobil niaga (kontraksi minus14,7 persen) serta kredit perbankan," ucapnya.

baca juga

Febrio menyampaikan, pemerintah akan terus menyiapkan berbagai skenario dampak dari pandemi COVID-19 terhadap pertumbuhan ekonomi.

Dikatakannya, setiap data baru akan digunakan untuk memutakhirkan asesmen Pemerintah terhadap kondisi perekonomian riil dan sosial masyarakat. Tujuannya agar pemerintah dapat memformulasikan langkah antisipasi secara cepat dan tepat.

Menurut Febrio, penurunan kinerja konsumsi yang tajam di kuartal pertama 2020 ini memperkuat urgensi percepatan penyaluran bantuan sosial di kuartal kedua.

Sementara di sisi produksi, program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk UMKM menjadi sangat kritikal dan perlu dilaksanakan secepatnya.

"Dengan bantalan pada kedua sisi ini, Pemerintah berharap membantu meringankan tekanan terhadap rumah tangga dan pelaku usaha, terutama Ultra Mikro dan UMKM," katanya.

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis angka pertumbuhan Indonesia sepanjang triwulan I 2020 sebesar 2,97 persen. Pertumbuhan ini jelas jauh melambat dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar 5,07 persen.

"Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan 1 2020 ini tumbuh 2,97 persen," kata Kepala BPS Kecuk Suhariyanto dalam konfrensi pers secara virtual di Jakarta, Selasa (5/5/2020).

Rendahnya angka pertumbuhan ini disebabkan karena mewabahnya virus corona atau Covid-19 yang mengganggu aktivitas ekonomi global.

"Pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami kontraksi sebesar 2,41 persen," katanya.

Kecuk menjelaskan hampir seluruh negara di dunia yang merupakan partner utama ekonomi Indonesia mengalami pertumbuhan ekonomi negatif, seperti halnya Tiongkok, Amerika Serikat, Singapura hingga Korea Selatan.

"Tiongkok pada triwulan 1 2020 ini mengalami kontraksi yang dalam yaitu 6,8 persen, Amerika Serikat hanya tumbub 0,3 persen, Singapura kontraksi sebesar 2,2 persen," paparnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prediksi Sri Mulyani soal Pertumbuhan Ekonomi Meleset

Prediksi Sri Mulyani soal Pertumbuhan Ekonomi Meleset

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2020 | 13:10 WIB

3 Jenis Usaha Ini Kebal dari Hantaman Corona, Malah Untung Banyak

3 Jenis Usaha Ini Kebal dari Hantaman Corona, Malah Untung Banyak

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2020 | 12:53 WIB

Dihantam Corona, Ekonomi Indonesia Kuartal I Hanya Tumbuh 2,97 Persen

Dihantam Corona, Ekonomi Indonesia Kuartal I Hanya Tumbuh 2,97 Persen

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2020 | 12:32 WIB

Permohonan Penundaan Pembayaran ATSI dan APJII Dikabulkan Kemenkeu

Permohonan Penundaan Pembayaran ATSI dan APJII Dikabulkan Kemenkeu

Tekno | Kamis, 30 April 2020 | 23:03 WIB

Sri Mulyani Pastikan Ekonomi Indonesia Kuartal II Nyungseb

Sri Mulyani Pastikan Ekonomi Indonesia Kuartal II Nyungseb

Bisnis | Kamis, 30 April 2020 | 13:30 WIB

Ekonom Faisal Basri Ramal Ekonomi RI Hanya Tumbuh 0,5 Persen Tahun Ini

Ekonom Faisal Basri Ramal Ekonomi RI Hanya Tumbuh 0,5 Persen Tahun Ini

Bisnis | Jum'at, 24 April 2020 | 18:07 WIB

Terkini

Karhutla Picu 151 Ribu Kasus ISPA, Kemenkes Kerahkan 1.898 Tenaga Kesehatan

Karhutla Picu 151 Ribu Kasus ISPA, Kemenkes Kerahkan 1.898 Tenaga Kesehatan

News | Senin, 21 September 2026 | 15:32 WIB

Viral Video Pengurus NU Sulsel di Ruang Karaoke, Bantah Isu LC hingga Lapor Polisi

Viral Video Pengurus NU Sulsel di Ruang Karaoke, Bantah Isu LC hingga Lapor Polisi

Sulsel | Senin, 21 September 2026 | 15:31 WIB

Peluncuran Buku demi Pencitraan: Efektifkah di Tengah Krisis Kepercayaan?

Peluncuran Buku demi Pencitraan: Efektifkah di Tengah Krisis Kepercayaan?

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 15:30 WIB

Awas Mobil Hangus! Ini Ciri Powerbank Mau Meledak yang Sering Dianggap Sepele

Awas Mobil Hangus! Ini Ciri Powerbank Mau Meledak yang Sering Dianggap Sepele

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 15:29 WIB

5 Cara Menghilangkan Noda Kuning Kunyit di Tangan, Mudah dan Langsung Bersih

5 Cara Menghilangkan Noda Kuning Kunyit di Tangan, Mudah dan Langsung Bersih

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 15:25 WIB

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy, Diduga Pemberian Pengusaha

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy, Diduga Pemberian Pengusaha

News | Senin, 21 September 2026 | 15:24 WIB

BRI Kasih Diskon Tiket Pertandingan Liga 1 Jadi 1 Rupiah Saja, Klaim Sekarang!

BRI Kasih Diskon Tiket Pertandingan Liga 1 Jadi 1 Rupiah Saja, Klaim Sekarang!

Bri | Senin, 21 September 2026 | 15:24 WIB

Kenapa Hujan Membuat Sedih? Ini Alasan Ilmiahnya

Kenapa Hujan Membuat Sedih? Ini Alasan Ilmiahnya

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 15:22 WIB

Setelah Lembaga Rating Global, Giliran OJK Kirim Peringatan ke Bank Himbara

Setelah Lembaga Rating Global, Giliran OJK Kirim Peringatan ke Bank Himbara

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 15:20 WIB

Jaksa Tuntut Sudewo 8,5 Tahun Penjara, Suap DJKA hingga Pemerasan Jabatan Desa

Jaksa Tuntut Sudewo 8,5 Tahun Penjara, Suap DJKA hingga Pemerasan Jabatan Desa

Jawa Tengah | Senin, 21 September 2026 | 15:20 WIB

×