#BeliKreatifLokal Bantu Pelaku Ekonomi Bangkit dari Dampak Covid-19

Fabiola Febrinastri
#BeliKreatifLokal Bantu Pelaku Ekonomi Bangkit dari Dampak Covid-19
Menparekraf, Wishnutama Kusubandio. (Dok : Kemenparekraf)

#BanggaBuatanIndonesia diresmikan Presiden Joko Widodo pada 14 Mei 2020.

Suara.com - Sebagai cara untuk membantu para pelaku ekonomi kreatif subsektor fesyen, kuliner, dan kriya untuk kembali bangkit dari dampak pandemi Covid-19, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) kini meluncurkan satu kampanye lagi, #BeliKreatifLokal. Kampanye ini dilakukan dengan menggandeng lebih banyak mitra.

“Ini salah satu aktivitas untuk mendukung program tersebut. Sebagai cara untuk membantu para pelaku ekonomi kreatif subsektor fesyen, kuliner, dan kriya untuk kembali bangkit dari dampak pandemi Covid-19,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio, saat penandatanganan kerja sama secara virtual, di Jakarta, Jumat (29/5/2020).

Acara ini juga disaksikan oleh berbagai mitra, yaitu Grab, Blue Bird, Bukalapak, Tokopedia, Shopee, dan KontrakHukum. Selain itu ada juga Blibli dan Gojek, yang sudah lebih dahulu melakukan kerja sama.

Wishnutama mengatakan, pemerintah telah meluncurkan kampanye nasional #BanggaBuatanIndonesia yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada 14 Mei 2020. Hal tersebut sejalan dengan kerja sama yang dilakukan Kemenparekraf dengan para mitranya.

Dengan kerja sama tersebut, lanjut Wishnutama, para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) akan terintegrasi dengan e-commerce, sehingga UMKM mampu menjaga omzet penjualan dan kualitas produk, sekaligus agar produk buatan dalam negeri mampu bersaing dengan produk manapun.

“Dalam masa pandemi ini, kita sungguh melihat peran digitalisasi bagi para pelaku ekraf begitu penting, sehingga program ini diharapkan akan mendukung pertumbuhan UMKM dan menyokong perekonomian bangsa,” ujarnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf, Nia Niscaya menambahkan, kerja sama dengan pelaku usaha sektor pariwisata dan ekonomi kreatif meliputi co branding, penyaluran penjualan produk melalui platform transportasi daring dan marketplace terintegrasi, pendampingan konsultasi hukum untuk pendirian badan hukum dan pengurusan sertifikasi HKI, serta hal-hal lain secara online yang diaktivasi mulai Juni hingga Desember 2020.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf, Nia Niscaya. (Dok : Kemenparekraf)
Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf, Nia Niscaya. (Dok : Kemenparekraf)

“Masyarakat diminta agar saling bahu-membahu menjadi pahlawan bagi produk lokal dengan cara ikut berkontribusi dalam program #BeliKreatiflokal dan #BanggaBuatanIndonesia,” ujarnya.

Melalui program #BeliKreatifLokal, pelaku ekraf akan mendapatkan optimasi saluran e-commerce yang terintegrasi yang berfokus pada kenaikan omzet, tersedianya pendampingan online, dan didukung oleh praktisi dan mentor yang telah berpengalaman di bidangnya. Fasilitas pendampingan e-commerce meliputi, promosi, pembuatan konten image/motion untuk mengarahkan penjualan, hingga konseling program.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf, Nia Niscaya. (Dok : Kemenparekraf)
Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf, Nia Niscaya. (Dok : Kemenparekraf)

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS