Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.775.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 5.839,785
LQ45 580,916
Srikehati 283,634
JII 352,073
USD/IDR 18.034

Dongkrak Ekonomi Lokal Lewat Investasi Sosial

Mohammad Fadil Djailani

Sabtu, 12 Juli 2025 | 09:28 WIB
Dongkrak Ekonomi Lokal Lewat Investasi Sosial
Kunjungan Menteri Desa dan PDT ke Rumah Cokelat Lung Anai. Foto Ist

Suara.com - Di tengah tuntutan akan praktik bisnis yang bertanggung jawab, MMSGI melalui anak perusahaannya, PT Mitra Murni Perkasa (MHU), membuktikan bahwa investasi sosial dapat menjadi katalisator transformasi ekonomi yang signifikan.

Melalui inisiatif "Rumah Cokelat Lung Anai" di Desa Lung Anai, Kalimantan Timur, MHU tidak hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat adat Dayak Kenyah tetapi juga mengukuhkan pentingnya integrasi prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) dalam strategi bisnis untuk menciptakan nilai jangka panjang.

CEO MMSGI, Sendy Greti, menegaskan komitmen perusahaannya untuk menciptakan solusi yang meningkatkan kualitas hidup dan mendorong keberlanjutan.

"Melalui MHU, kami tidak hanya berinvestasi pada kegiatan operasional, tapi juga dalam membangun masa depan masyarakat. Seperti Rumah Cokelat Lung Anai yang menjadi simbol transformasi ekonomi lokal," ujarnya, Jumat (12/7/2025).

Greti menekankan bahwa keberhasilan program CSR diukur dari dampaknya yang nyata dalam mengubah kehidupan masyarakat dan membangun kepercayaan berkelanjutan antara perusahaan dan komunitas.

Desa Lung Anai, yang sebelumnya mengelola kakao secara tradisional dengan penjualan biji basah berharga rendah, kini telah menjadi pusat hilirisasi kakao berkat intervensi MHU.

Dengan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) dan Sustainable Livelihood Approach (SLA), MHU merevitalisasi fasilitas lokal menjadi pusat pengolahan kakao modern. Fasilitas ini dilengkapi dengan rumah pengering, mesin produksi bersertifikat Halal dan BPOM, serta ruang edukasi komunitas, yang mengoptimalkan lebih dari 100 hektare kebun kakao.

Dampak ekonomi dari program ini sangat mencolok. Division Head Mining Support and Compliance MHU, Wiwin Suhartanto, menjelaskan bahwa lebih dari 100 petani kini mengalami peningkatan pendapatan hingga lima kali lipat. Harga jual kakao kering fermentasi melonjak drastis dari sebelumnya Rp25.000-Rp30.000/kg untuk biji basah menjadi Rp120.000-Rp150.000/kg.

"Biji kakao lokal diolah menjadi produk bernilai tambah, mulai dari cokelat batangan hingga bubuk kakao sehingga memberikan dampak peningkatan pendapatan petani cokelat sebesar 5 kali lipat," jelas Suhartanto.

Upaya ini telah membuat MHU berhasil meraih penghargaan Silver pada kategori Economic Empowerment di Indonesia Social Responsibility Award (ISRA) 2025 yang digelar di The Alana Yogyakarta Hotel and Convention Center beberapa waktu lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Sekadar Hunian, Ini Investasi Gaya Hidup Eksklusif di Tengah Kota

Bukan Sekadar Hunian, Ini Investasi Gaya Hidup Eksklusif di Tengah Kota

Lifestyle | Jum'at, 11 Juli 2025 | 14:04 WIB

Sabet Penghargaan, Kapolri Listyo Sigit: Buruh Adalah Motor Penggerak Ekonomi Bangsa

Sabet Penghargaan, Kapolri Listyo Sigit: Buruh Adalah Motor Penggerak Ekonomi Bangsa

News | Jum'at, 11 Juli 2025 | 09:26 WIB

Surat Sakti: Tiket Gratis Keliling Eropa?

Surat Sakti: Tiket Gratis Keliling Eropa?

Video | Jum'at, 11 Juli 2025 | 09:00 WIB

Terkini

Dolar AS Tembus Rp18.000, Kemenkeu, BI, dan OJK Kompak Jaga Stabilitas Pasar

Dolar AS Tembus Rp18.000, Kemenkeu, BI, dan OJK Kompak Jaga Stabilitas Pasar

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 06:53 WIB

Emas Melesat, Perak Menggila! Ini Pemicu Lonjakan Harga Logam Mulia Hari Ini

Emas Melesat, Perak Menggila! Ini Pemicu Lonjakan Harga Logam Mulia Hari Ini

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 23:13 WIB

Bertemu S&P, Purbaya Jelaskan Fondasi Ekonomi Indonesia Masih Kokoh

Bertemu S&P, Purbaya Jelaskan Fondasi Ekonomi Indonesia Masih Kokoh

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:51 WIB

Viral Restoran di Bali Diduga Milik WN Israel, Bagaimana Hukum dan Aturannya?

Viral Restoran di Bali Diduga Milik WN Israel, Bagaimana Hukum dan Aturannya?

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:49 WIB

Goldman Sachs Naikkan Target Indeks Pasar Berkembang, Proyeksi Cuan Besar?

Goldman Sachs Naikkan Target Indeks Pasar Berkembang, Proyeksi Cuan Besar?

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:16 WIB

Jangan Asal Investasi! Kenali Cara Membedakan Pialang Resmi dan Investasi Bodong

Jangan Asal Investasi! Kenali Cara Membedakan Pialang Resmi dan Investasi Bodong

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:10 WIB

Day Trading atau Swing Trading? Ini yang Bisa Menguras atau Menyelamatkan Uang Anda

Day Trading atau Swing Trading? Ini yang Bisa Menguras atau Menyelamatkan Uang Anda

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 19:56 WIB

Warga Bantah Isu Eksodus di PSN Wanam, Justru Harap Ekonomi dan Lapangan Kerja Makin Tumbuh

Warga Bantah Isu Eksodus di PSN Wanam, Justru Harap Ekonomi dan Lapangan Kerja Makin Tumbuh

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 19:51 WIB

UU P2SK Resmi Disahkan DPR dan Pemerintah, Ini Rincian 17 Poin Pentingnya

UU P2SK Resmi Disahkan DPR dan Pemerintah, Ini Rincian 17 Poin Pentingnya

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:19 WIB

Purbaya Bela Danantara usai Diberi Outlook Negatif dari Lembaga Internasional Moody's

Purbaya Bela Danantara usai Diberi Outlook Negatif dari Lembaga Internasional Moody's

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 17:47 WIB