Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.908

Negara Tekor Ratusan Triliun Gara-gara Pandemi Covid-19

Chandra Iswinarno, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 02 Juni 2020 | 20:20 WIB
Negara Tekor Ratusan Triliun Gara-gara Pandemi Covid-19
Proyek pembangunan gedung di Jakarta, Rabu (14/2).

Suara.com - Pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memprediksi bahwa kerugian negara yang disebabkan pandemi Virus Corona atau Covid-19 bisa mencapai Rp 320 triliun.

Angka tersebut didapat dari pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang kuartal I yang hanya tumbuh 2,97 persen.

"Kalau tahun lalu kan bisa hampir 5 persen (pertumbuhan ekonomi) dalam situasi normal, tapi sekarang sampai kuartal I hanya tumbuh 2,97 persen, berarti ada lost potential growth sekitar 2,03 persen. Nah, tinggal dikuantitatifkan saja dengan PDB yang sekarang di Rp 15.800 triliun kali 2 persen itu," kata Kepala Pusat Kebijakan Makro Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu Hidayat Amir dalam diskusi daring di Jakarta, Selasa (2/6/2020).

Potensi kerugian negara pun akan semakin buruk, jika pertumbuhan ekonomi Indonesia terus turun. Karena itu, Kemenkeu bakal melakukan penyelamatan ekonomi dengan sejumlah instrumen yang telah disiapkan.

"Jadi kami menggunakan berbagai indikator yang tidak konvensional, kita coba tracking dari aktivitas penerbangan, konsumsi listrik, jadi kalau google ada google mobility, men-capture penurunan aktivitas ekonomi seperti apa," katanya.

Sebelumnya, Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu Febrio Kacaribu mengatakan potensi pertumbuhan ekonomi pada kuartal selanjutnya bisa lebih buruk dibandingkan dengan kuartal 1 yang tumbuh 2,97 persen.

"Indonesia saat ini kita masih berada di 3 persen (pembulatan 2,97 persen), apakah mungkin lebih buruk lagi jelas iya," kata Febrio saat media briefing bersama wartawan beberapa waktu lalu.

Meski berpotensi lebih buruk, Febrio menambahkan, pemerintah tentu tidak tinggal diam saja dalam situasi ini, menurutnya sejumlah kebijakan akan ditempuh pemerintah demi meredam dampak yang lebih dalam lagi.

"Melihat bahwa kuartal II akan lebih buruk dari pada kuartal I dan apakah kuartal III bisa lebih baik dari pada kuartal II ini sedang kita usahakan dengan segala kebijakan yang di rancang pemerintah, harapannya untuk perekonomian kita yang sedang tertekan, tapi bagaimana caranya supaya tekanan itu diredam," kata Febrio.

baca juga

"Kita sedang berusaha meredam dampak negatif secara sosial masyarakat, kita berusaha untuk menghambat supaya tingkat penganggurannya meningkatnya tidak terlalu tajam, kemiskinannya meningkat tapi semoga sangat sedikit dan itu yang sedang kita usahakan," katanya.

Menkeu Sri Mulyani Indrawati mengatakan kondisi ekonomi Indonesia pada kuartal II 2020 akan semakin babak belur dihajar virus corona, untuk itu dirinya terus mengantisipasi dampak negatif agar ekonomi tak semakin jatuh.

"Kuartal II kita harus antisipasi lebih dalam lagi jatuhnya," kata Sri Mulyani.

Sri Mulyani mengatakan sepanjang kuartal I saja ekonomi Indonesia sudah jatuh cukup dalam dengan hanya mampu tumbuh 2,97 persen saja.

Tak hanya itu konsumsi masyarakat Indonesia juga jatuh cukup dalam, dimana dari data Badan Pusat Statistik (BPS) pada kuartal I ini daya beli masyarakat anjlok cukup dalam sebesar 2,84 persen, padahal di kuartal sebelumnya angkanya masih diatas 5 persen.

"Kalau tahun lalu kan konsumsi itu Rp 9.000 triliun lebih, Pulau Jawa 55 persen lebih dari Rp 5.000 triliun, sekarang kalau Rp 5.000 triliun di rumah ya tidak akan sampai, memang dampaknya berat bangat dalam kuartal II," ungkap Sri Mulyani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sri Mulyani: Tantangan Kita Sekarang Membangun New Normal

Sri Mulyani: Tantangan Kita Sekarang Membangun New Normal

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2020 | 18:42 WIB

Hampir Tak Ada Kegiatan Bisnis, Kuartal II Ekonomi RI Makin Ambyar

Hampir Tak Ada Kegiatan Bisnis, Kuartal II Ekonomi RI Makin Ambyar

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2020 | 14:12 WIB

Penempatan Dana Pemerintah Hanya untuk Bank yang Sehat

Penempatan Dana Pemerintah Hanya untuk Bank yang Sehat

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2020 | 17:38 WIB

Pemerintah Putar Otak Agar Ekonomi Indonesia Tak Semakin Babak Belur

Pemerintah Putar Otak Agar Ekonomi Indonesia Tak Semakin Babak Belur

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2020 | 15:08 WIB

Sri Mulyani Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 5,5 Persen di RAPBN 2021

Sri Mulyani Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 5,5 Persen di RAPBN 2021

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2020 | 07:55 WIB

Tahun 2021, Anggaran Negara Diprediksi Tekor Hingga 4,17 Persen

Tahun 2021, Anggaran Negara Diprediksi Tekor Hingga 4,17 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2020 | 18:17 WIB

Terkini

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB

Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:39 WIB

Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak

Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Dedi Mulyadi Ancam Tahan Bantuan Desa, Ini Penyebabnya!

Dedi Mulyadi Ancam Tahan Bantuan Desa, Ini Penyebabnya!

Jabar | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:24 WIB

Viral Pungli Wisata Air Panas Karo Berujung Blokade Jalan, 3 Orang Ditangkap

Viral Pungli Wisata Air Panas Karo Berujung Blokade Jalan, 3 Orang Ditangkap

Sumut | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:18 WIB

×