BEI Beri Diskon Biaya Pencatatan 50 Persen Bagi Perusahaan yang Mau IPO

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 24 Juni 2020 | 13:01 WIB
BEI Beri Diskon Biaya Pencatatan 50 Persen Bagi Perusahaan yang Mau IPO
Bursa Efek Indonesia (Shutterstock)

Suara.com - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memberikan insentif istimewa di tengah pandemi virus corona atau Covid-19 bagi para perusahaan yang ingin mencatatkan saham perdananya di BEI melalui skema Initial Public Offering (IPO).

Insentif tersebut berupa pemotongan 50 persen biaya pencatatan awal saham (ILF).

Menurut Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, kebijakan tersebut dalam rangka mendukung perusahaan-perusahaan yang ada di seluruh Indonesia untuk memanfaatkan pendanaan melalui IPO dan menjadi Perusahaan Tercatat.

“Stimulus yang diberikan SRO dan OJK kepada stakeholder Pasar Modal merupakan bagian dari kepedulian pasar modal terhadap kondisi yang sedang kita hadapi saat ini. Dengan adanya stimulus ini, tentu saja SRO bersama-sama dengan OJK terus menjaga optimisme pasar terhadap stabilitas pertumbuhan pasar modal dan sektor keuangan nasional,” kata Nyoman melalui pesan singkatnya kepada wartawan di Jakarta, Rabu (24/6/2020).

Padahal, jelas dia, sejauh ini minat perusahaan untuk IPO masih tinggi, yang tercermin dari jumlah perusahaan yang terdapat di pipeline IPO saham dan obligasi/sukuk.

Menurut data BEI, sampai dengan tanggal 22 Juni 2020, terdapat 21 perusahaan yang berencana akan melakukan pencatatan saham di BEI dan bergerak pada beberapa sektor dengan rincian berikut:

A. 8 perusahaan berasal dari sektor trade, service and investment.

B. 5 perusahaan dari sektor property, real estate dan building construction.

C. 8 perusahaan lainnya merupakan perusahaan yang bergerak pada sektor agriculture, basic industry and chemical, finance, serta consumer goods industry.

baca juga

Selain itu, lanjut dia, BEI juga memberikan pemotongan biaya pencatatan saham tambahan. Hal ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi perusahaan untuk dapat melakukan aksi korporasi sebagai salah satu upaya bisnis, khususnya bagi perusahaan untuk memperkuat permodalan dan menjaga likuiditas perusahaan yang terpengaruh dengan kondisi ekonomi di era pandemi saat ini.

“SRO bersama OJK senantiasa akan terus melakukan koordinasi dan mengambil langkah serta strategi guna menciptakan situasi pasar modal Indonesia yang kondusif di tengah kondisi yang penuh tantangan saat ini,” jelas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banyak Emiten yang Batalkan Rencana Buyback Saham

Banyak Emiten yang Batalkan Rencana Buyback Saham

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2020 | 12:52 WIB

67 Perusahaan Mau Buyback Saham, Nilainya Rp 19,6 Triliun

67 Perusahaan Mau Buyback Saham, Nilainya Rp 19,6 Triliun

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2020 | 15:56 WIB

Menteri Erick Minta Dua Anak Usaha Pertamina Bisa IPO

Menteri Erick Minta Dua Anak Usaha Pertamina Bisa IPO

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2020 | 18:20 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×