Watsons Kurangi Sampah Plastik dan Dukung Penggunaan Minyak Sawit

Iwan Supriyatna

Sabtu, 04 Juli 2020 | 10:05 WIB
Watsons Kurangi Sampah Plastik dan Dukung Penggunaan Minyak Sawit
Kartu member Watsons.

Suara.com - Watsons jaringan ritel kesehatan dan kecantikan dari A.S. Watsons Grp, mengumumkan untuk mengambil tanggung jawab lebih lanjut terhadap kelestarian lingkungan dengan menjadi ritel kesehatan dan kecantikan pertama yang terdaftar pada New Plastics Economy (NPE) Global Commitment untuk mengurangi sampah plastik.

Watsons juga telah terdaftar menjadi anggota dalam Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) dalam membantu mengatasi dampak lingkungan dari kelapa sawit.

Dengan berkomitmen terhadap kesinambungan jangka panjang, Watsons telah menjalankan berbagai inisiatif berkelanjutan yang lebih luas melalui 13 pasar di Asia dan Eropa dalam memperkuat dua tujuan utama menuju Sustainability Roadmap pada 2030 yakni pengelolaan sampah yang lebih baik dan produk private label (own brand) yang lebih bertanggung jawab.

“Kami tahu bahwa pelanggan kami semakin menyadari isu sustainability dan oleh karena itu diharapkan brand yang mereka pilih memiliki kesamaan nilai seperti apa yang telah mereka lakukan. Watsons sebagai ritel kesehatan dan kecantikan terbesar, merasa ini merupakan tugas kami untuk DO MORE, sehingga kami berkomitmen untuk menciptakan sebuah lingkungan yang berkesinambungan serta menyediakan lebih banyak lagi pilihan produk-produk yang sustainable bagi pelanggan kami,” kata Group COO of A.S. Watson Group dan CEO of A.S. Watson (Asia & Europe) Malina Ngai dalam keterangannya, Sabtu (4/7/2020).

Larangan Menyeluruh atas Penggunaan PVC Pada 2030 Dengan inisiatif berpartisipasi dalam New Plastics Economy Global Commitment, Watsons akan mengurangi penggunaan plastik yang tidak diperlukan dalam membantu menanggulangi polusi plastik tepat pada sumbernya.

Dalam membantu mengatasi persoalan serius dari polusi microplastic, pada 2014, A.S. Watsons telah melarang penggunaan microplastic pada produk Own Brand termasuk pada produk kosmetik pembersih wajah/produk perawatan pribadi yang berbentuk scrub. Larangan ini diperluas pada seluruh produk Own Brand lainnya serta merek produk yang dijual di semua gerai pada Januari 2020.

Watsons Hong Kong meluncurkan Plastic Container Recycling Programme pada 2015 untuk mengumpulkan wadah plastik personal care maupun botol air minum kemasan di seluruh gerai untuk membantu konsumen lebih proaktif dalam langkah-langkah melindungi lingkungan.

Sementara Watsons Filipina menyediakan paper bag sebagai salah satu alternatif kantong plastik. Watsons Thailand juga bekerja sama dalam mengurangi penggunaan kantong plastik dan menjalankan No Bag Day Campaign on the 4th setiap bulannya dimana pelanggan yang sudah terdaftar sebagai member dan tidak menggunakan kantong plastik akan menerima bonus poin atas penghargaan telah ikut berpartisipasi dalam Watsons green movement.

Sementara Watsons Indonesia telah menerapkan larangan penggunaan kantong plastik sekali pakai pada seluruh gerai Watsons yang tersebar di Indonesia sesuai dengan peraturan pemerintah dan menyediakan cassava bag yaitu pengganti kantong plastik konvensional, terbuat dari resin alami yang berasal dari 98% pati tapioka, 1% minyak nabati, dan 1% biopolimer alami yang dapat dikomposkan dan dapat dikonsumsi oleh mikro-organisme dalam tanah.

baca juga

Selain itu Watsons Indonesia juga menyediakan berbagai pilihan tas belanja yang bisa dipakai berulang kali berbahan dasar non-woven, kanvas dan parasut.

Sebagai bagian dari komitmen kami dalam mempromosikan produk Own Brand yang bertanggung jawab, Watsons telah mengambil langkah dan bergabung dalam Roundtable for Sustainable Palm Oil, organisasi terkemuka yang mendukung isu sosial dan lingkungan yang konsen terhadap industri minyak kelapa sawit.

Watsons saat ini sedang meninjau keseluruhan portofolio dari Own Brand untuk mengidentifikasi produk yang dapat menggunakan minyak kelapa sawit bersertifikat RSPO pada akhir 2021.

“Watsons bangga dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai isu sustainability dengan inisiatif mendukung dua hal baru yang penting terhadap lingkungan. Kami senang telah lebih dulu dan menjadi yang pertama pada industri ritel kesehatan dan kecantikan yang tergabung dalam New Plastic Economy Global Commitment. Kami berharap akan lebih banyak lagi kelompok ritel dapat membuat komitmen bermakna dalam kelestarian lingkungan sehingga bersama dapat membuat bumi kita lebih bisa berkelanjutan,” tambah Ngai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral, Warganet Temukan Sampah Orang Indonesia di Jalanan Jepang

Viral, Warganet Temukan Sampah Orang Indonesia di Jalanan Jepang

News | Minggu, 28 Juni 2020 | 18:57 WIB

Corona Mengancam Laut, Lebih Banyak Sampah Masker daripada Ubur-ubur

Corona Mengancam Laut, Lebih Banyak Sampah Masker daripada Ubur-ubur

News | Minggu, 21 Juni 2020 | 20:22 WIB

#BijakBerplastik, Danone-Aqua Ingatkan Masyarakat Kelola Sampah Plastiknya

#BijakBerplastik, Danone-Aqua Ingatkan Masyarakat Kelola Sampah Plastiknya

Press Release | Jum'at, 19 Juni 2020 | 19:45 WIB

Terkini

Bandara Husein Kembali Beroperasi, Pedagang Pasar Baru Bandung Harap Wisatawan Meningkat

Bandara Husein Kembali Beroperasi, Pedagang Pasar Baru Bandung Harap Wisatawan Meningkat

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 22:37 WIB

Bawaslu Kabupaten Bogor Buka Suara Soal Tagar 'Percuma Lapor Bawaslu', Jadikan Introspeksi Diri

Bawaslu Kabupaten Bogor Buka Suara Soal Tagar 'Percuma Lapor Bawaslu', Jadikan Introspeksi Diri

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 22:30 WIB

Klasemen Indonesia di Asian Games 2026 Malam Ini: Tim Merah Putih di Atas Malaysia

Klasemen Indonesia di Asian Games 2026 Malam Ini: Tim Merah Putih di Atas Malaysia

Sport | Senin, 21 September 2026 | 22:26 WIB

Kapolri Buka Jalan Polwan Jadi Pemimpin Tertinggi, Boni Hargens: Terobosan Paradigmatik

Kapolri Buka Jalan Polwan Jadi Pemimpin Tertinggi, Boni Hargens: Terobosan Paradigmatik

News | Senin, 21 September 2026 | 22:25 WIB

Selain Gratiskan Biaya Sekolah Sampai Kuliah, Prabowo Mau Naikan Gaji Guru

Selain Gratiskan Biaya Sekolah Sampai Kuliah, Prabowo Mau Naikan Gaji Guru

News | Senin, 21 September 2026 | 22:23 WIB

KPK Sita Dokumen dan Barang Bukti Elektronik dari Kantor Summarecon di Bogor

KPK Sita Dokumen dan Barang Bukti Elektronik dari Kantor Summarecon di Bogor

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 22:22 WIB

Pakar Ingatkan BGN: Sertifikat Higiene Tak Cukup Cegah Keracunan MBG

Pakar Ingatkan BGN: Sertifikat Higiene Tak Cukup Cegah Keracunan MBG

News | Senin, 21 September 2026 | 22:20 WIB

KPK Sita Dokumen dan Bukti Elektronik dari Kantor Summarecon Agung di Kabupaten Bogor

KPK Sita Dokumen dan Bukti Elektronik dari Kantor Summarecon Agung di Kabupaten Bogor

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:19 WIB

Dua Jenderal TNI Dilaporkan ke Puspom Terkait Dugaan Penyerobotan Lahan di Menteng

Dua Jenderal TNI Dilaporkan ke Puspom Terkait Dugaan Penyerobotan Lahan di Menteng

News | Senin, 21 September 2026 | 22:17 WIB

Konflik Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg Berakhir Damai, Warga Minta Maaf Secara Terbuka

Konflik Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg Berakhir Damai, Warga Minta Maaf Secara Terbuka

Banten | Senin, 21 September 2026 | 22:14 WIB

×