Danareksa Sekuritas Optimistis Pertumbuhan Ekonomi akan Tumbuh Positif

Fabiola Febrinastri | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Senin, 03 Agustus 2020 | 19:15 WIB
Danareksa Sekuritas Optimistis Pertumbuhan Ekonomi akan Tumbuh Positif
APBN

Suara.com - Pemerintah Indonesia bersama dengan Bank Indonesia (BI) tengah melakukan upaya untuk percepatan pemulihan ekonomi Indonesia, yang pada kuartal 2, pertumbuhannya diperkirakan negatif.  Adapun tindakan yang diambil pemerintah harus dapat mengantisipasi perlambatan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Permasalahan yang dihadapi pemerintah, karena Covid-19, belakangan ini memberikan tekanan terhadap prospek ekonomi Indonesia. Tekanan ini menyebabkan pasar modal menjadi cukup fluktuatif.

Kabar baik datang pasca relaksasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada Juni lalu, yang mana data matriks bisnis mulai menunjukan potensi pemulihan yang berkelanjutan. Komitmen berani dan kuat dari pemerintah melalui kebijakan fiskal dan sikap moneter akomodatif dari Bank Sentral juga memberi ruang perbaikan untuk ekonomi nasional.

Namun akar masalah penyebab krisis pandemi Covid-19, masih berlanjut. Isu geopolitik dunia, trade disputeantara US dan China, dan US election juga dapat menjadi faktor masalah yang harus diantisipasi.

Dalam laporan Danareksa tentang Prospek Ekonomi dan Pasar Modal Semester II 2020, Indonesia perlu mengantisipasi terjadinya kontraksi ekonomi pada kuartal 2 dan 3.  Menghindari resesi merupakan tantangan yang sangat sulit, walaupun di kuartal 4 pertumbuhan diperkirakan mulai kembali positif.

Amir Dalimunthe, Head of Fixed Income PT Danareksa Sekuritas, mengatakan, pemerintah sudah punya banyak program yang bagus dan pemerintah sangat serius dalam mencegah resesi.

“Danareksa Sekuritas optimistis, jika program PEN dapat diimplementasikan secara efektif dan tepat waktu, pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal 3 masih ada harapan untuk tidak negatif,” ungkapnya.

Penurunan IHSG sempat memberikan pengaruh juga terhadap animo perusahaan untuk melakukan Penawaran Umum Perdana (IPO) saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Meskipun begitu, menurut Amir, jumlah emiten masih terbilang banyak berkaca dengan situasi menantang belakangan ini.

Sampai 10 Juli 2020,  terdapat 19 perusahaan yang berencana melakukan pencatatan saham di BEI. Yield SUN, yang mulai turun, juga turut memberikan sentimen positif di pasar obligasi korporasi.

Total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat di Bursa Efek Indonesia sepanjang tahun 2020 adalah 43 Emisi dari 30 Emiten senilai Rp 36,19 triliun. Walau jumlah ini lebih sedikit dibandingkan pencapaian di periode yang sama tahun 2019, namun terlihat mulai terjadi peningkatan dibandingkan kondisi di 2Q20.

"Stimulus dari pemerintah pada sejumlah sektor bisa memberikan kepercayaan diri para emiten di sektor tersebut masuk ke pasar modal," ujar Friderica Widyasari Dewi, CEO PT Danareksa Sekuritas.

Menurutnya, dalam wawancara dengan Investor Juli 2020 lalu, jika program stimulus pemerintah diimplementasi secara efektif, maka peluang investasi akan tetap menarik di Indonesia.

Kebijakan pemerintah dapat memberikan dukungan dalam peningkatan kegiatan ekonomi nasional dan penyerapan anggaran pemerintah yang lebih tinggi, sehingga akan berdampak positif untuk pemulihan perekonomian dan juga untuk industri pasar modal Indonesia kedepannya.

Terlebih stimulus dan relaksasi aturan yang diberlakukan oleh pemerintah, regulator pasar modal maupun SRO hingga saat ini cukup berhasil untuk menopang indeks harga maupun mengendalikan volatilitas. Optimisme investor juga mulai mengalami peningkatan. Namun, tentu saja pergerakan pasar tidak terlepas dari perkembangan pandemi Covid-19 di Indonesia.

Friderica menggarisbawahi pentingnya realisasi dari berbagai stimulus tadi di lapangan guna mendukung kebijakan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah dan regulator terkait seperti OJK dan BI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IMF Soroti Tren Suku Bunga Rendah yang Ancam Stabilitas Keuangan Global

IMF Soroti Tren Suku Bunga Rendah yang Ancam Stabilitas Keuangan Global

News | Minggu, 02 Agustus 2020 | 15:43 WIB

Suntikan Modal ke Korporasi Diharapkan Putar Roda Perekonomian

Suntikan Modal ke Korporasi Diharapkan Putar Roda Perekonomian

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2020 | 12:25 WIB

Jokowi Minta Ekonomi Bisa Tumbuh Positif Tahun Ini, Bisakah?

Jokowi Minta Ekonomi Bisa Tumbuh Positif Tahun Ini, Bisakah?

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2020 | 16:56 WIB

3 Pegawai Kemenko Perekonomian Positif Corona, Gedung Disterilisasi

3 Pegawai Kemenko Perekonomian Positif Corona, Gedung Disterilisasi

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2020 | 12:39 WIB

Ekonom: Waspada Simplifikasi Tarif Cukai Bisa Timbulkan Rokok Ilegal

Ekonom: Waspada Simplifikasi Tarif Cukai Bisa Timbulkan Rokok Ilegal

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2020 | 10:00 WIB

Sri Mulyani Siapkan Rp 10 Triliun Buat Daerah Agar Ekonomi Berputar

Sri Mulyani Siapkan Rp 10 Triliun Buat Daerah Agar Ekonomi Berputar

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2020 | 21:23 WIB

Terkini

Jumlah Motor Sebrangi Bakauheni Meroket, Naik 85 Persen di H+2 Lebaran

Jumlah Motor Sebrangi Bakauheni Meroket, Naik 85 Persen di H+2 Lebaran

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:49 WIB

Arus Balik Membludak, 128 Ribu Orang Menyeberang dari Sumatera ke Jawa di H+2 Lebaran 2026

Arus Balik Membludak, 128 Ribu Orang Menyeberang dari Sumatera ke Jawa di H+2 Lebaran 2026

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:28 WIB

Legislator: Negara Rogoh Kocek Rp 6,7 T Setiap Kenaikan Harga Minyak 1 Dolar AS

Legislator: Negara Rogoh Kocek Rp 6,7 T Setiap Kenaikan Harga Minyak 1 Dolar AS

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:59 WIB

Dapat Rating Negatif dari Moodys dan Fitch Ratings,OJK Pastikan Industri Perbankan Tetap Solid

Dapat Rating Negatif dari Moodys dan Fitch Ratings,OJK Pastikan Industri Perbankan Tetap Solid

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:30 WIB

Aktivasi Coretax Meningkat, DJP Ingatkan Wajib Pajak Segera Laporkan SPT Tahunan

Aktivasi Coretax Meningkat, DJP Ingatkan Wajib Pajak Segera Laporkan SPT Tahunan

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:07 WIB

Harga Pangan Nasional 25 Maret 2026: Cabai hingga Daging Sapi Masih Mahal

Harga Pangan Nasional 25 Maret 2026: Cabai hingga Daging Sapi Masih Mahal

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:01 WIB

Rupiah Konsisten Melemah usai Liburan Panjang ke Level Rp16.919 per Dolar AS

Rupiah Konsisten Melemah usai Liburan Panjang ke Level Rp16.919 per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 09:51 WIB

Setelah Libur Lebaran, Harga Emas Antam Mulai Naik Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram

Setelah Libur Lebaran, Harga Emas Antam Mulai Naik Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 09:32 WIB

Setelah Libur Panjang, IHSG Bergerak Dua Arah Rabu Pagi ke Level 7.100

Setelah Libur Panjang, IHSG Bergerak Dua Arah Rabu Pagi ke Level 7.100

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 09:16 WIB

Daftar Saham Lepas Gembok BEI, Bisa Diperdagangkan IHSG Hari Ini

Daftar Saham Lepas Gembok BEI, Bisa Diperdagangkan IHSG Hari Ini

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 08:52 WIB