Harga Minyak Dunia Turun Akibat Kasus Corona yang Makin Meningkat

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 24 Agustus 2020 | 07:24 WIB
Harga Minyak Dunia Turun Akibat Kasus Corona yang Makin Meningkat
Perkembangan harga minyak dunia. (Shutterstock)

Suara.com - Harga minyak mentah dunia pada perdagangan akhir pekan lalu mengalami penurunan karena pemulihan ekonomi dunia yang makin lambat, imbas kebijakan penguncian atau lockdown yang dilakukan kembali sejumlah negara akibat pandemi virus corona atau Covid-19.

Mengutip Xinhua, Senin (24/8/2020), West Texas Intermediate untuk pengiriman Oktober turun 48 sen menjadi 42,34 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara minyak mentah Brent untuk pengiriman Oktober turun 55 sen menjadi 44,35 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Pelemahan juga terjadi setelah data menunjukkan adanya perlambatan laju pertumbuhan output di zona euro. Kondisi itu dijadikan indikator melemahnya permintaan yang disebabkan oleh pandemi Covid-19.

Indeks Manajer Pembelian Komposit Zona Euro, ukuran utama kesehatan ekonomi, turun menjadi 51,6 pada Agustus dari pembacaan Juli 54,9 berdasarkan laporan dari penyedia informasi global yang berbasis di London IHS Markit.

Harga minyak mentah juga di bawah tekanan karena perusahaan jasa ladang minyak yang berbasis di Houston, Baker Hughes, melaporkan kenaikan jumlah rig minyak AS. Jumlah rig aktif AS yang mengebor minyak meningkat 11 rig menjadi 183 rig minggu ini.

Jumlah impor minyak mentah India turun pada bulan Juli ke level terendah sejak Maret 2010. Sementara pengendara AS, berkendara 13 persen lebih sedikit pada bulan Juni dibandingkan tahun sebelumnya, papar data yang dirilis Departemen Transportasi AS.

Perusahaan minyak nasional Libya mengatakan dapat memulai kembali ekspor minyak setelah pemerintah negara Afrika Utara yang diakui secara internasional di Tripoli mengumumkan gencatan senjata, yang semakin menekan harga minyak.

Ekspor minyak Libya tersebut akan menambah output dari OPEC +, yang terdiri dari Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya, termasuk Rusia. Kelompok OPEC + telah memfokuskan perhatian pada anggotanya agar tidak memproduksi minyak berlebihan dan bertentangan dengan komitmen mereka sebelumnya untuk memangkas produksi.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Merosot 1 Persen Imbas Kelebihan Pasokan

Harga Minyak Dunia Merosot 1 Persen Imbas Kelebihan Pasokan

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 09:09 WIB

Sepakat Pangkas Produksi, Harga Minyak Dunia Terpantau Stabil

Sepakat Pangkas Produksi, Harga Minyak Dunia Terpantau Stabil

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2020 | 07:37 WIB

Sepakat Pangkas Produksi, Harga Minyak Dunia Merangkak Naik

Sepakat Pangkas Produksi, Harga Minyak Dunia Merangkak Naik

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2020 | 07:16 WIB

Terkini

Bebas Jerawat! 4 Micellar Water PHA Angkat Kotoran dan Eksfoliasi Ringan

Bebas Jerawat! 4 Micellar Water PHA Angkat Kotoran dan Eksfoliasi Ringan

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Sumsel United Hajar Persiku 5-1, M Nasuha Justru Soroti Kekurangan Tim

Sumsel United Hajar Persiku 5-1, M Nasuha Justru Soroti Kekurangan Tim

Sumsel | Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:55 WIB

Agresif Garap Pasar EV, iCAR Jadikan Yogyakarta Titik Strategis Ekspansi Dealer Baru

Agresif Garap Pasar EV, iCAR Jadikan Yogyakarta Titik Strategis Ekspansi Dealer Baru

Otomotif | Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:47 WIB

5 Produk Viva untuk Mencerahkan Kulit Kusam, Harganya Tak Sampai Rp35 Ribu

5 Produk Viva untuk Mencerahkan Kulit Kusam, Harganya Tak Sampai Rp35 Ribu

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Shio Terbanyak di Indonesia Apa? Ini yang Paling Produktif Menurut Dukcapil

Shio Terbanyak di Indonesia Apa? Ini yang Paling Produktif Menurut Dukcapil

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:42 WIB

Sekolah Rakyat Terus Berbenah, Perlindungan Siswa Jadi Fokus Utama

Sekolah Rakyat Terus Berbenah, Perlindungan Siswa Jadi Fokus Utama

News | Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:40 WIB

4 Skincare yang Sebaiknya Disimpan di Kulkas: Kandungan Terjaga dan Bikin Kulit Lebih Segar

4 Skincare yang Sebaiknya Disimpan di Kulkas: Kandungan Terjaga dan Bikin Kulit Lebih Segar

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:35 WIB

Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Bebas Perundungan, Penanganan Siswa Utamakan Rehabilitasi

Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Bebas Perundungan, Penanganan Siswa Utamakan Rehabilitasi

News | Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:34 WIB

Gus Ipul Pimpin Ikrar RT/RW Semarang Jadi Agen Perlindungan Sosial

Gus Ipul Pimpin Ikrar RT/RW Semarang Jadi Agen Perlindungan Sosial

News | Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Guru Honorer Bukan Cuma di Indonesia: Ironi dalam Dua Belas Pasang Mata

Guru Honorer Bukan Cuma di Indonesia: Ironi dalam Dua Belas Pasang Mata

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:30 WIB

×