Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.555.000
Beli Rp2.430.000
IHSG 6.175,535
LQ45 621,910
Srikehati 307,227
JII 366,948
USD/IDR 17.939

Sri Mulyani Diminta Tagih Piutang Pajak ke Perusahaan

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 26 Agustus 2020 | 15:15 WIB
Sri Mulyani Diminta Tagih Piutang Pajak ke Perusahaan
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Suara.com - Komisi XI DPR RI meminta Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati lebih memburu piutang pajak negara ketimbang menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN), agar beban utang tak semakin menumpuk.

Hal tersebut diutarakan anggota Komisi XI DPR RI Dolfie OFP saat rapat kerja bersama, di ruang Komisi XI DPR RI, Rabu (26/8/2020).

"Jadi kapan itu (piutang pajak) bisa ditagih bu, dibayarkan? Itu bisa tambah penerimaan, ketimbang menerbitkan SBN," kata Dolfie.

Fraksi PDIP ini pun meminta kepada mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut untuk menghitung ulang piutang pajak yang belum terbayarkan kepada negara tersebut, berapa jumlahnya sehingga dapat menambah pemasukan kas negara.

"Tahun ini dan 2021 berapa piutang yang bisa ditagih?," tanya Dolfie.

Atas pertanyaan tersebut, Sri Mulyani mengatakan bahwa pemerintah tak tinggal diam dengan piutang pajak yang belum lunas tersebut, makanya kata dia, sejak bulan Juli tahun ini pemerintah sudah mulai menerapkan Revenue Accounting System (RAS) yang gunanya melihat siapa saja yang memiliki piutang pajak kepada negara.

"Kami berharap RAS ini akan betul-betul meng-address isu pajak," katanya.

Sri Mulyani mengakui memang selama ini selalu memperoleh temuan mengenai kelemahan dalam penatausahaan piutang perpajakan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Dari setiap laporan keuangan yang disampaikan BPK selalu menjadi temuan dan pertanyaan yang selalu disampaikan.

baca juga

"Memang selama saya menjadi Menteri Keuangan berkali-kali BPK menyampaikan pertanyaan dan temuan mengenai hal ini," ucapnya.

Dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas LKPP 2019, BPK kembali menyoroti saldo piutang perpajakan bruto pada neraca pemerintah pusat tahun anggaran 2019 (audited) yang mencapai Rp 94,69 triliun. Piutang itu naik 16,22 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp 81,47 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkeu : Realisasi Asumsi Makro APBN 2019 Dipengaruhi Tekanan Berat

Menkeu : Realisasi Asumsi Makro APBN 2019 Dipengaruhi Tekanan Berat

DPR | Rabu, 26 Agustus 2020 | 13:18 WIB

Rapat Paripurna DPR APBN Nota Keuangan

Rapat Paripurna DPR APBN Nota Keuangan

DPR | Rabu, 26 Agustus 2020 | 11:42 WIB

Makjleb! Cara Menolak Teman yang Mau Pinjam Uang, Bikin Tukang Utang Trauma

Makjleb! Cara Menolak Teman yang Mau Pinjam Uang, Bikin Tukang Utang Trauma

News | Rabu, 26 Agustus 2020 | 09:35 WIB

Terkini

Kejagung Belum Tahan Febrie, Alasan Kooperatif Dinilai Tak Menjawab Substansi

Kejagung Belum Tahan Febrie, Alasan Kooperatif Dinilai Tak Menjawab Substansi

News | Senin, 20 Juli 2026 | 13:21 WIB

Piala Dunia 2026 Usai, Bagaimana Nasib Bola dan Jersey yang Sudah Dipakai?

Piala Dunia 2026 Usai, Bagaimana Nasib Bola dan Jersey yang Sudah Dipakai?

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 13:20 WIB

Di Balik Siluk Sisik Emas: Kisah Johnny Chandra Merawat Arwana yang Kian Langka

Di Balik Siluk Sisik Emas: Kisah Johnny Chandra Merawat Arwana yang Kian Langka

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 13:15 WIB

Moisturizer dan Pelembap Apakah Sama? Ini Penjelasan Dokter agar Tak Salah Paham

Moisturizer dan Pelembap Apakah Sama? Ini Penjelasan Dokter agar Tak Salah Paham

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 13:15 WIB

Bahrain, Kuwait, dan Yordania Mencekam, Drone Iran Berdatangan Bawa Bom

Bahrain, Kuwait, dan Yordania Mencekam, Drone Iran Berdatangan Bawa Bom

News | Senin, 20 Juli 2026 | 13:14 WIB

Jangan Sampai Kehabisan! Cashback hingga Rp1,5 Juta di Urban Republic Khusus Nasabah BRI

Jangan Sampai Kehabisan! Cashback hingga Rp1,5 Juta di Urban Republic Khusus Nasabah BRI

Bri | Senin, 20 Juli 2026 | 13:14 WIB

Kolaborasi Unik Meriahkan Saemen Fest 2026, "Sapu Jagat" dan "Sujud" Bergema Beruntun

Kolaborasi Unik Meriahkan Saemen Fest 2026, "Sapu Jagat" dan "Sujud" Bergema Beruntun

Entertainment | Senin, 20 Juli 2026 | 13:13 WIB

Apa Bedanya Mitsubishi Xpander Ultimate dan Exceed Tourer? Cek Detailnya Biar Nggak Salah Pilih

Apa Bedanya Mitsubishi Xpander Ultimate dan Exceed Tourer? Cek Detailnya Biar Nggak Salah Pilih

Otomotif | Senin, 20 Juli 2026 | 13:12 WIB

Pajak Buku dan Masa Depan Literasi: Sudah Waktunya Pembebasan PPN Diperluas?

Pajak Buku dan Masa Depan Literasi: Sudah Waktunya Pembebasan PPN Diperluas?

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 13:10 WIB

Tak Ada Aturan Penyidik Harus Minta Izin Presiden Tetapkan Febrie Adriansyah Jadi Tersangka

Tak Ada Aturan Penyidik Harus Minta Izin Presiden Tetapkan Febrie Adriansyah Jadi Tersangka

News | Senin, 20 Juli 2026 | 13:05 WIB

×