- D’Celup Sempol Ayam menawarkan jajanan dengan harga mulai Rp7 ribuan dan lima pilihan saus kekinian yang beragam.
- Sejumlah kreator kuliner telah mencicipi inovasi penyajian sempol dengan saus melimpah yang menarik perhatian media sosial.
- Usaha kuliner ini menyediakan paket kemitraan seharga Rp3,3 juta untuk memudahkan pengembangan gerobak di berbagai lokasi strategis.
Suara.com - Kalau sedang mencari jajanan murah, sempol ayam hampir selalu masuk dalam daftar pilihan. Bentuknya sederhana, ditusuk dengan lidi, lalu disantap dengan saus atau sambal. Namun, justru kesederhanaan itulah yang membuat sempol punya penggemar sendiri.
Ada sensasi yang membuat jajanan ini sulit berhenti di satu tusuk. Tekstur sempol yang kenyal berpadu dengan rasa gurih, kemudian bertemu saus dengan rasa pedas, manis, atau sedikit asam.
Harganya yang relatif murah juga membuat orang tidak terlalu berpikir panjang untuk mengambil tusukan berikutnya.
Sempol pun termasuk jajanan yang fleksibel. Mau dimakan sambil jalan, dijadikan teman ngobrol, atau sekadar camilan sore, semuanya cocok. Tak heran kalau keberadaannya tetap bertahan meski tren jajanan terus berganti.
Menariknya, sempol sekarang tidak hanya hadir dalam bentuk yang itu-itu saja. Kreativitas pelaku usaha kuliner membuat jajanan ini mulai dieksplorasi dari sisi rasa maupun cara penyajian.
Ketika Saus Ikut Jadi Daya Tarik
Salah satu perubahan yang cukup menarik adalah bagaimana saus tidak lagi sekadar menjadi pelengkap.
Pada beberapa konsep jajanan sempol kekinian, saus justru dibuat menjadi bagian dari pengalaman makan. Sempol dicelupkan langsung ke dalam saus dengan jumlah yang lebih banyak, sehingga setiap gigitan memberikan rasa yang berbeda.
Pilihan saus pun semakin beragam. Tidak hanya sambal pedas, tetapi bisa berupa lada hitam, saus kacang, barbeque, hingga teriyaki. Buat konsumen, variasi seperti ini memberikan alasan untuk kembali mencoba meski makanan dasarnya tetap sama.
Cara penyajiannya juga punya nilai tambah lain: lebih menarik secara visual. Makanan yang dicelupkan ke saus, apalagi dengan lapisan saus yang terlihat melimpah, cukup mudah menarik perhatian ketika direkam untuk konten media sosial.
Fenomena ini terlihat dari sejumlah kreator kuliner yang ikut mencoba konsep sempol semacam itu. Akun @kawan_dapur, @jamall_lerr, @tukangvisit_ dan @jajan_ranger diketahui telah datang langsung dan mencicipinya.
Kehadiran para kreator tersebut memperlihatkan perubahan kecil dalam cara orang menikmati jajanan. Pengalaman makan sekarang tidak hanya soal apakah rasanya enak, tetapi juga bagaimana makanan tersebut disajikan dan pengalaman mencicipinya bisa diceritakan kembali kepada orang lain.
Modal Jajan Mulai Rp7 Ribuan
Di tengah harga makanan yang semakin beragam, jajanan dengan harga terjangkau tetap punya daya tarik tersendiri. Sempol menjadi salah satu contohnya.
Dengan modal mulai Rp7 ribuan, konsumen sudah bisa mendapatkan camilan tanpa harus mengeluarkan banyak uang. Apalagi jika tersedia beberapa pilihan saus, aktivitas jajan sederhana bisa terasa seperti mencoba menu baru.