Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Harga Minyak Dunia Sedikit Menguat di Tengah Melimpahnya Pasokan

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 14 September 2020 | 07:29 WIB
Harga Minyak Dunia Sedikit Menguat di Tengah Melimpahnya Pasokan
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak mentah menguat pada trading akhir pekan lalu seiring penguatan yang terjadi di pasar saham.

Meski demikian, harga minyak mentah masih berada di jalur pelemahan karena para investor memperkirakan banjir pasokan global yang berkepanjangan jika demand terus melemah dibarengi dengan kasus baru virus corona di banyak negara.

Mengutip CNBC, Senin (14/9/2020) minyak mentah Brent naik 16 sen atau 0,4 persen menjadi 40,22 dolar AS per barel. Minyak mentah AS naik 3 sen atau 0,08 persen, lebih tinggi pada 37,33 dolar AS.

Infeksi virus corona tumbuh lebih cepat di India dari pada di tempat lain, dan kementerian kesehatan melaporkan rekor lompatan harian 96.551 kasus baru pada hari Jumat, menjadikan total resmi menjadi 4,5 juta.

Pasar saham AS menguat, setelah sempat mundur di sesi sebelumnya. Namun, tiga indeks saham utama AS juga menuju penurunan mingguan kedua berturut-turut karena indikator ekonomi baru-baru ini menunjukkan pemulihan yang lama dan sulit akibt pandemi.

"Pasar keuangan terus mengatur suasana, termasuk di pasar minyak, kekhawatiran tentang kelebihan pasokan telah menambah perasaan ketidakpastian secara umum," kata analis Commerzbank dalam sebuah catatan.

Juga untuk meredam suasana pasar, Senat AS membatalkan RUU Partai Republik yang akan menyediakan stimulus sekitar 300 miliar dolar AS untuk mengatasi krisis akibat virus corona.

Di Amerika Serikat, stok minyak mentah naik minggu lalu, berlawanan dengan ekspektasi, karena kilang perlahan kembali beroperasi setelah lokasi produksi ditutup karena badai di Teluk Meksiko dan kawasan yang lebih luas.

Seiring sinyal bearish lebih lanjut, pedagang mulai memesan kapal tanker lagi untuk menyimpan minyak mentah dan solar, di tengah pemulihan ekonomi yang terhenti karena pandemi COVID-19 berlanjut.

Peningkatan stok kemungkinan akan menjadi subjek pada pertemuan pada 17 September Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya termasuk Rusia.

Kelompok yang dikenal sebagai OPEC + telah menahan pasokan untuk mengurangi persediaan, tetapi analis mengatakan pertemuan itu kemungkinan akan fokus pada kepatuhan di antara anggota, daripada pemotongan yang lebih dalam.

Menyusul Arab Saudi, Kuwait juga menurunkan harga jual resminya ke Asia untuk Oktober, untuk mengimbangi permintaan yang lebih lambat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Imbas Kelebihan Pasokan, Harga Minyak Dunia Anjlok

Imbas Kelebihan Pasokan, Harga Minyak Dunia Anjlok

Bisnis | Jum'at, 11 September 2020 | 07:51 WIB

Harga Minyak Dunia Bangkit Usai Anjlok Cukup Dalam

Harga Minyak Dunia Bangkit Usai Anjlok Cukup Dalam

Bisnis | Kamis, 10 September 2020 | 08:04 WIB

Aramco Beri Diskon, Harga Jual Minyak Dunia Anjlok

Aramco Beri Diskon, Harga Jual Minyak Dunia Anjlok

Bisnis | Rabu, 09 September 2020 | 08:35 WIB

Terkini

IHSG Masih Merosot pada Pembukaan Senin ke Level 6.959

IHSG Masih Merosot pada Pembukaan Senin ke Level 6.959

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 09:17 WIB

Emas Antam Merosot awal Pekan Ini, Harganya Tembus Rp 2.819.000/Gram

Emas Antam Merosot awal Pekan Ini, Harganya Tembus Rp 2.819.000/Gram

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 09:00 WIB

Pasar Emas Sedang Konsolidasi? Simak Update Harga Antam dan UBS Hari Ini

Pasar Emas Sedang Konsolidasi? Simak Update Harga Antam dan UBS Hari Ini

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:56 WIB

Keponakan Prabowo Sebut Ekonomi Global Masuk Zona Bahaya

Keponakan Prabowo Sebut Ekonomi Global Masuk Zona Bahaya

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:50 WIB

PLN Hadirkan SPKLU Ultra Fast Charging Pertama di Kawasan Wisata Aloha PIK 2

PLN Hadirkan SPKLU Ultra Fast Charging Pertama di Kawasan Wisata Aloha PIK 2

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:41 WIB

Target 1,4 Juta Wisatawan, Kawasan Wisata Pesisir Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik

Target 1,4 Juta Wisatawan, Kawasan Wisata Pesisir Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:36 WIB

Anggaran Dipangkas, Dapur Tak Ngebul: Jeritan Seniman Jogja hingga Sarjana Menganggur

Anggaran Dipangkas, Dapur Tak Ngebul: Jeritan Seniman Jogja hingga Sarjana Menganggur

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:33 WIB

Tren Tobacco Harm Reduction: Produk Alternatif Jadi Pilihan Kurangi Risiko Merokok

Tren Tobacco Harm Reduction: Produk Alternatif Jadi Pilihan Kurangi Risiko Merokok

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:26 WIB

Hanya Berlangsung 3 Hari, IHSG Pekan Ini Akan Dibayangi Rebalancing MSCI

Hanya Berlangsung 3 Hari, IHSG Pekan Ini Akan Dibayangi Rebalancing MSCI

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:06 WIB

Suku Bunga Kredit Bank Resmi Turun ke 8,76 Persen, OJK Ungkap Proyeksinya

Suku Bunga Kredit Bank Resmi Turun ke 8,76 Persen, OJK Ungkap Proyeksinya

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 07:55 WIB