Harga Minyak Dunia Sedikit Menguat di Tengah Melimpahnya Pasokan

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 14 September 2020 | 07:29 WIB
Harga Minyak Dunia Sedikit Menguat di Tengah Melimpahnya Pasokan
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak mentah menguat pada trading akhir pekan lalu seiring penguatan yang terjadi di pasar saham.

Meski demikian, harga minyak mentah masih berada di jalur pelemahan karena para investor memperkirakan banjir pasokan global yang berkepanjangan jika demand terus melemah dibarengi dengan kasus baru virus corona di banyak negara.

Mengutip CNBC, Senin (14/9/2020) minyak mentah Brent naik 16 sen atau 0,4 persen menjadi 40,22 dolar AS per barel. Minyak mentah AS naik 3 sen atau 0,08 persen, lebih tinggi pada 37,33 dolar AS.

Infeksi virus corona tumbuh lebih cepat di India dari pada di tempat lain, dan kementerian kesehatan melaporkan rekor lompatan harian 96.551 kasus baru pada hari Jumat, menjadikan total resmi menjadi 4,5 juta.

Pasar saham AS menguat, setelah sempat mundur di sesi sebelumnya. Namun, tiga indeks saham utama AS juga menuju penurunan mingguan kedua berturut-turut karena indikator ekonomi baru-baru ini menunjukkan pemulihan yang lama dan sulit akibt pandemi.

"Pasar keuangan terus mengatur suasana, termasuk di pasar minyak, kekhawatiran tentang kelebihan pasokan telah menambah perasaan ketidakpastian secara umum," kata analis Commerzbank dalam sebuah catatan.

Juga untuk meredam suasana pasar, Senat AS membatalkan RUU Partai Republik yang akan menyediakan stimulus sekitar 300 miliar dolar AS untuk mengatasi krisis akibat virus corona.

Di Amerika Serikat, stok minyak mentah naik minggu lalu, berlawanan dengan ekspektasi, karena kilang perlahan kembali beroperasi setelah lokasi produksi ditutup karena badai di Teluk Meksiko dan kawasan yang lebih luas.

Seiring sinyal bearish lebih lanjut, pedagang mulai memesan kapal tanker lagi untuk menyimpan minyak mentah dan solar, di tengah pemulihan ekonomi yang terhenti karena pandemi COVID-19 berlanjut.

Peningkatan stok kemungkinan akan menjadi subjek pada pertemuan pada 17 September Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya termasuk Rusia.

Kelompok yang dikenal sebagai OPEC + telah menahan pasokan untuk mengurangi persediaan, tetapi analis mengatakan pertemuan itu kemungkinan akan fokus pada kepatuhan di antara anggota, daripada pemotongan yang lebih dalam.

Menyusul Arab Saudi, Kuwait juga menurunkan harga jual resminya ke Asia untuk Oktober, untuk mengimbangi permintaan yang lebih lambat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Imbas Kelebihan Pasokan, Harga Minyak Dunia Anjlok

Imbas Kelebihan Pasokan, Harga Minyak Dunia Anjlok

Bisnis | Jum'at, 11 September 2020 | 07:51 WIB

Harga Minyak Dunia Bangkit Usai Anjlok Cukup Dalam

Harga Minyak Dunia Bangkit Usai Anjlok Cukup Dalam

Bisnis | Kamis, 10 September 2020 | 08:04 WIB

Aramco Beri Diskon, Harga Jual Minyak Dunia Anjlok

Aramco Beri Diskon, Harga Jual Minyak Dunia Anjlok

Bisnis | Rabu, 09 September 2020 | 08:35 WIB

Terkini

Bitcoin Kalahkan Emas dan Saham di Tengah Gejolak Global

Bitcoin Kalahkan Emas dan Saham di Tengah Gejolak Global

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:53 WIB

Mudik 2026 Membludak, 2,8 Juta Kendaraan Padati Tol Jasa Marga

Mudik 2026 Membludak, 2,8 Juta Kendaraan Padati Tol Jasa Marga

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:42 WIB

Waspada Penipuan! Ini Daftar Distributor Resmi e-Meterai di Indonesia

Waspada Penipuan! Ini Daftar Distributor Resmi e-Meterai di Indonesia

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:40 WIB

Ini Alasan Saham Garuda Indonesia Melesat 15%

Ini Alasan Saham Garuda Indonesia Melesat 15%

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:34 WIB

IHSG Kembali Ambruk 1,89% Hari Ini, Investor Banyak Ambil Untung

IHSG Kembali Ambruk 1,89% Hari Ini, Investor Banyak Ambil Untung

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:01 WIB

Rupiah Akhirnya Bernapas Lega, Hari Ini Menguat ke Level Rp 16.911

Rupiah Akhirnya Bernapas Lega, Hari Ini Menguat ke Level Rp 16.911

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:46 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I Berpotensi Capai 5,5 Persen Berkat Lebaran dan Stimulus

Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I Berpotensi Capai 5,5 Persen Berkat Lebaran dan Stimulus

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:23 WIB

BRI Konsisten Dukung Perumahan Nasional, Salurkan KPR Subsidi Rp16,79 Triliun hingga Februari 2026

BRI Konsisten Dukung Perumahan Nasional, Salurkan KPR Subsidi Rp16,79 Triliun hingga Februari 2026

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:22 WIB

Yuk Serbu Diskon Tarif Jalan Tol Mulai 26 Maret 2026, Hindari Puncak Arus Balik di Akhir Pekan

Yuk Serbu Diskon Tarif Jalan Tol Mulai 26 Maret 2026, Hindari Puncak Arus Balik di Akhir Pekan

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:18 WIB

Kesadaran Investasi Emas Naik, Masyarakat Manfaatkan THR untuk Aset Masa Depan

Kesadaran Investasi Emas Naik, Masyarakat Manfaatkan THR untuk Aset Masa Depan

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:10 WIB