Harga Minyak Dunia Bangkit Usai Anjlok Cukup Dalam

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 10 September 2020 | 08:04 WIB
Harga Minyak Dunia Bangkit Usai Anjlok Cukup Dalam
Ilustrasi harga minyak dunia. [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak mentah dunia kembali bangkit setelah beberapa hari mengalami kejatuhan. Tetapi lonjakan kasus Covid-19 di beberapa negara merusak harapan untuk pemulihan yang stabil dalam permintaan global.

Mengutip CNBC, Kamis (10/9/2020) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup melesat 1,01 dolar AS atau 2,5 persen, menjadi 40,79 dolar AS per barel.

Padahal sebelumnya, Brent anjlok lebih dari 5 persen dan jatuh di bawah level 40 dolar AS untuk kali pertama sejak Juni.

Sementara itu, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate, patokan Amerika Serikat, meroket 1,29 dolar AS atau 3,5 persen menjadi 38,05 dolar AS per barel, setelah jatuh hampir 8 persen di sesi sebelumnya.

Harga minyak mentah dunia tergelincir pekan ini setelah Aramco memangkas harga jual resmi Oktober untuk minyak Arab Light, tanda pelemahan permintaan.

Tak hanya itu, krisis kesehatan global terus berkobar dengan kasus virus corona meningkat di India, Inggris, Spanyol, dan beberapa negara bagian Amerika Serikat.

Wabah tersebut mengancam untuk memperlambat pemulihan ekonomi global dan mengurangi permintaan bahan bakar dari avtur hingga minyak solar.

Rekor pemotongan pasokan oleh Organisasi Negara Eksportir Minyak dan sekutunya, yang dikenal sebagai OPEC Plus, membantu mendukung harga, tetapi dengan data ekonomi negatif yang dilaporkan hampir setiap hari, prospek permintaan minyak tetap suram.

Badan Informasi Energi Amerika memangkas perkiraan pertumbuhan permintaan minyak dunia pada 2020 sebesar 210.000 barel per hari menjadi 8,32 juta barel per hari.

Harga gerbang pabrik China turun selama tujuh bulan berturut-turut pada Agustus, meski pada laju tahunan paling lambat sejak Maret, menunjukkan industri di ekonomi terbesar kedua di dunia itu melanjutkan pemulihan dari penurunan yang disebabkan virus corona.

Produksi minyak mentah AS diperkirakan turun 870.000 barel per hari menjadi 11,38 juta barel per hari tahun ini, penyusutan yang kurang tajam dari ekspektasi sebelumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aramco Beri Diskon, Harga Jual Minyak Dunia Anjlok

Aramco Beri Diskon, Harga Jual Minyak Dunia Anjlok

Bisnis | Rabu, 09 September 2020 | 08:35 WIB

Arab Saudi Banting Harga, Minyak Dunia Langsung Anjlok

Arab Saudi Banting Harga, Minyak Dunia Langsung Anjlok

Bisnis | Selasa, 08 September 2020 | 07:47 WIB

Pagebluk Corona Makin Mengkhawatirkan, Harga Minyak Turun ke Level Terendah

Pagebluk Corona Makin Mengkhawatirkan, Harga Minyak Turun ke Level Terendah

Bisnis | Senin, 07 September 2020 | 07:20 WIB

Terkini

IHSG Kembali Ambruk 1,89% Hari Ini, Investor Banyak Ambil Untung

IHSG Kembali Ambruk 1,89% Hari Ini, Investor Banyak Ambil Untung

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:01 WIB

Rupiah Akhirnya Bernapas Lega, Hari Ini Menguat ke Level Rp 16.911

Rupiah Akhirnya Bernapas Lega, Hari Ini Menguat ke Level Rp 16.911

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:46 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I Berpotensi Capai 5,5 Persen Berkat Lebaran dan Stimulus

Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I Berpotensi Capai 5,5 Persen Berkat Lebaran dan Stimulus

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:23 WIB

BRI Konsisten Dukung Perumahan Nasional, Salurkan KPR Subsidi Rp16,79 Triliun hingga Februari 2026

BRI Konsisten Dukung Perumahan Nasional, Salurkan KPR Subsidi Rp16,79 Triliun hingga Februari 2026

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:22 WIB

Yuk Serbu Diskon Tarif Jalan Tol Mulai 26 Maret 2026, Hindari Puncak Arus Balik di Akhir Pekan

Yuk Serbu Diskon Tarif Jalan Tol Mulai 26 Maret 2026, Hindari Puncak Arus Balik di Akhir Pekan

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:18 WIB

Kesadaran Investasi Emas Naik, Masyarakat Manfaatkan THR untuk Aset Masa Depan

Kesadaran Investasi Emas Naik, Masyarakat Manfaatkan THR untuk Aset Masa Depan

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:10 WIB

Maskapai Minta Harga Tiket Pesawat Naik 15 Persen, Kemenhub Janji Pertimbangkan

Maskapai Minta Harga Tiket Pesawat Naik 15 Persen, Kemenhub Janji Pertimbangkan

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:06 WIB

Cerita Purbaya Lapor SPT Tahunan: Kurang Bayar Rp 50 Juta, Isi Coretax Dibantu Orang Pajak

Cerita Purbaya Lapor SPT Tahunan: Kurang Bayar Rp 50 Juta, Isi Coretax Dibantu Orang Pajak

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 15:42 WIB

Maskapai-maskapai Penerbangan Indonesia Minta Harga Tiket Pesawat Naik Gara-gara Perang di Teluk

Maskapai-maskapai Penerbangan Indonesia Minta Harga Tiket Pesawat Naik Gara-gara Perang di Teluk

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 15:06 WIB

OJK Genjot Free Float 15%, Emiten Diberi Tenggat hingga Maret 2027

OJK Genjot Free Float 15%, Emiten Diberi Tenggat hingga Maret 2027

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 14:07 WIB