Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Harga Minyak Dunia Kembali Ambles Imbas Kekhawatiran Kondisi Ekonomi

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 15 September 2020 | 07:33 WIB
Harga Minyak Dunia Kembali Ambles Imbas Kekhawatiran Kondisi Ekonomi
Ilustrasi harga minyak. (Shutterstock)

Suara.com - Harga minyak mentah dunia kembali melemah karena kekhawatiran tentang pemulihan ekonomi global yang terhenti dan tentang Libya yang siap untuk melanjutkan produksi. Sementara itu, badai yang terjadi di Teluk Meksiko tak mampu mengangkat harga minyak lebih tinggi.

Melansir CNBC, Selasa (15/9/2020) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup turun 22 sen, atau 0,6 persen, menjadi 39,61 dolar AS per barel.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), berkurang 7 sen, atau 0,2 persen, menjadi 37,26 dolar AS per barel.

Kedua kontrak berakhir lebih rendah pekan lalu, jatuh untuk minggu kedua berturut-turut.

"Badai tersebut membuat produksi terhenti di Teluk Meksiko, dan pasar tidak peduli - itu menunjukkan betapa buruk situasinya," kata Bob Yawger, Direktur Mizuho di New York.

Badai Sally menguat di Teluk Meksiko, sebelah barat Florida dan siap menjadi badai kategori 2.

Badai tersebut memaksa perusahaan energi untuk menutup 21,4 persen, atau 395.790 barel per hari (bph), produksi minyak mentah lepas pantai di Teluk Meksiko.

Badai tersebut mengganggu produksi minyak untuk kedua kalinya dalam waktu kurang dari sebulan setelah Badai Laura menghantam Kawasan itu.

Biasanya harga minyak menguat ketika produksi dihentikan, tetapi dengan pandemi virus corona semakin parah, kekhawatiran permintaan mengemuka, sementara pasokan global terus meningkat.

Jalan menuju pemulihan permintaan bahan bakar global kemungkinan besar akan sulit, kata beberapa eksekutif industri senior.

"Tingkat infeksi (virus corona) meningkat lagi, ada penguncian lokal yang diterapkan di semakin banyak negara yang menghambat pertumbuhan ekonomi regional dan jumlah pengangguran gagal turun secara signifikan," kata pialang minyak PVM, Tamas Varga.

"Hal ini menyebabkan pertumbuhan permintaan minyak yang suram."

Organisasi Negara Eksportir Minyak mengatakan permintaan minyak dunia akan susut 9,46 juta barel per hari pada tahun ini, penurunan lebih tajam dari ekspektasi dalam laporan sebulan lalu.

Di Libya, komandan Khalifa Haftar berkomitmen untuk mengakhiri blokade fasilitas minyak selama berbulan-bulan, sebuah langkah yang akan menambah lebih banyak pasokan ke pasar.

"Jika produksi Libya segera kembali, kita berbicara tentang 1 juta barel per hari atau lebih, ini akan menjadi tambahan yang signifikan bagi keseimbangan global. Dan pasar memperhitungkannya hari ini," kata Bjornar Tonhaugen, Kepala Pasar Minyak di Rystad Energy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Sedikit Menguat di Tengah Melimpahnya Pasokan

Harga Minyak Dunia Sedikit Menguat di Tengah Melimpahnya Pasokan

Bisnis | Senin, 14 September 2020 | 07:29 WIB

Imbas Kelebihan Pasokan, Harga Minyak Dunia Anjlok

Imbas Kelebihan Pasokan, Harga Minyak Dunia Anjlok

Bisnis | Jum'at, 11 September 2020 | 07:51 WIB

Harga Minyak Dunia Bangkit Usai Anjlok Cukup Dalam

Harga Minyak Dunia Bangkit Usai Anjlok Cukup Dalam

Bisnis | Kamis, 10 September 2020 | 08:04 WIB

Terkini

Cara Membuat QRIS All Payment untuk UMKM: Syarat, Biaya, dan Keuntungannya

Cara Membuat QRIS All Payment untuk UMKM: Syarat, Biaya, dan Keuntungannya

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 13:20 WIB

Mengapa Strategi Purbaya Kuatkan Rupiah Justru Berbahaya?

Mengapa Strategi Purbaya Kuatkan Rupiah Justru Berbahaya?

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 13:18 WIB

Purbaya Larang DJP Umumkan Kebijakan Pajak: Sudah Berkali-kali Meresahkan

Purbaya Larang DJP Umumkan Kebijakan Pajak: Sudah Berkali-kali Meresahkan

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 13:08 WIB

Tampil Sederhana di Wisuda Anak, Kekayaan Sultan Hassanal Bolkiah Jadi Sorotan Dunia

Tampil Sederhana di Wisuda Anak, Kekayaan Sultan Hassanal Bolkiah Jadi Sorotan Dunia

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 12:40 WIB

IHSG Semakin Tenggelam di Sesi I ke Level 6.800, 462 Saham Anjlok

IHSG Semakin Tenggelam di Sesi I ke Level 6.800, 462 Saham Anjlok

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 12:39 WIB

Siapa Luky Alfirman yang Dicopot Purbaya Gegara Ceroboh Loloskan Anggaran Motor Listrik MBG?

Siapa Luky Alfirman yang Dicopot Purbaya Gegara Ceroboh Loloskan Anggaran Motor Listrik MBG?

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 12:30 WIB

QRIS Bisa Dipakai di Negara Mana Saja? Ini Daftarnya Per 2026

QRIS Bisa Dipakai di Negara Mana Saja? Ini Daftarnya Per 2026

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 12:26 WIB

Purbaya Tegur Dirjen Pajak, Minta Jangan Kejar Peserta Tax Amnesty Jilid II

Purbaya Tegur Dirjen Pajak, Minta Jangan Kejar Peserta Tax Amnesty Jilid II

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 12:05 WIB

Harapan Ekonomi RI 6 Bulan Kedepan Suram

Harapan Ekonomi RI 6 Bulan Kedepan Suram

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 12:01 WIB

Ada Apa dengan Danantara? Lembaga Raksasa Prabowo Sembunyikan Laporan Penting

Ada Apa dengan Danantara? Lembaga Raksasa Prabowo Sembunyikan Laporan Penting

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 11:50 WIB