Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

3 Pertimbangan Penting Memodernisasi Sistem Keamanan Fasilitas Industri

Iwan Supriyatna | Suara.com

Jum'at, 25 September 2020 | 21:27 WIB
3 Pertimbangan Penting Memodernisasi Sistem Keamanan Fasilitas Industri
Sistem Keamanan Fasilitas Industri.

Suara.com - Saat negara-negara di Asia mulai melonggarkan pembatasan sosial dan bisnis kembali beroperasi di tengah pandemi COVID-19, para pelaku industri pun giat menyusun strategi untuk bisa mengembalikan situasi agar bisnis kembali normal di tengah-tengah perubahan yang selalu terjadi akhir-akhir ini.

Kebersihan dan kesehatan kerja adalah prioritas utama semua bisnis saat ini, demi melindungi keselamatan pekerja dan juga pelanggan mereka.

Namun, bagi bisnis seperti instalasi pabrik, keselamatan di ruang kerja haruslah selalu terjaga, walaupun peraturan mengenai keselamatan yang terkait dengan kebersihan dan kesehatan telah ada dan diberlakukan.

Ketika pekerja kembali bekerja di fasilitas industri, kegiatan rutin seperti merencanakan sistem modernisasi, yang kemungkinan ditunda karena pandemi, menunggu untuk dapat dikerjakan lagi.

"Kegiatan ini membutuhkan pertimbangan yang sangat teliti, apalagi bila standar proses industri yang wajib, seperti kemacetan produksi, dan permintaan konsumen sudah terlibat," kata Vice President Asia Pacific Region, Friedhelm Best dalam keterangannya, Jumat (25/9/2020).

Lalu, apabila hal tersebut terjadi, apa yang menjadi pertimbangan utama untuk memastikan Safety Instrumented System (SIS) pada fasilitas industri Anda selalu sesuai dengan harapan? Apakah SIS Anda efektif dalam memantau situasi berbahaya pada pabrik Anda, dan apakah SIS tersebut mampu mengambil tindakan cepat apabila terjadi situasi yang membahayakan?

Sesuai dengan Standar

Standar yang sesuai merupakan hal yang akan selalu dipertimbangkan bagi sebuah pabrik, jadi bukan hanya ketika mempertimbangkan modernisasi atau modifikasi SIS saja.

Sistem keselamatan yang baik dan sesuai dengan standarnya dapat memberikan kepastian hukum, jikalau terjadi kasus pada ruang kerja. Selain itu sistem keselatan tersebut juga dapat berfungsi sebagai pedoman akan praktik industri yang baik.

IEC 61511 Edisi Ke-2 mengharuskan diadakannya penilaian risiko keselamatan dan keamanan secara berkala, memantau agar para staf memenuhi syarat untuk bekerja di pabrik, lalu harus ada juga penilaian rutin yang wajib untuk memperbaharui kualifikasi dan keamanan siber, supaya dapat mengidentifikasi kerentanan keamanan pabrik.

Hal tersebut akan mampu mengungkapkan kekurangan pada sistem, sehingga akhirnya bisa mengetahui di mana modernisasi itu dapat diterapkan.

Saat merencanakan modernisasi atau modifikasi SIS, perusahaan harus memastikan bahwa perangkat keras atau perangkat lunak yang ada mematuhi standar yang berlaku.

Jika diketahui ada kejanggalan, namun sistem tetap dipasang, izin operasi pabrik dapat terpengaruh, dan hukuman pun dapat dikenakan.

Ketika ada teknologi baru, seperti sistem keamanan terprogram, diperkenalkan, risiko baru mungkin akan bermunculan. Untuk itu, penting sekali disini untuk memastikan apakah tingkat risiko tersebut berubah karena pergantian sistem yang baru.

Agar perusahaan dapat membuktikan bahwa SIS sudah sesuai dengan IEC 61511, melalui instalasi dan pengoperasiannya, semua dokumen keselamatan dan pemeliharaan yang dibutuhkan akan disediakan oleh operator instalasi. Ini termasuk alat untuk mencatat data dan mendokumentasikan proses kerjanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Ungkap 345 Ribu Kondom Bekas Siap Jual, Harga Rp 2.500 Per Kilogram

Polisi Ungkap 345 Ribu Kondom Bekas Siap Jual, Harga Rp 2.500 Per Kilogram

Batam | Jum'at, 25 September 2020 | 16:06 WIB

Yuk Belajar Batik Shibori, Bisa Mendatangkan Uang di Tengah Pandemi

Yuk Belajar Batik Shibori, Bisa Mendatangkan Uang di Tengah Pandemi

Sulsel | Jum'at, 25 September 2020 | 15:28 WIB

Polisi Gerebek Bisnis Daur Ulang Kondom Bekas, Bosnya Adalah Perempuan

Polisi Gerebek Bisnis Daur Ulang Kondom Bekas, Bosnya Adalah Perempuan

Batam | Jum'at, 25 September 2020 | 15:28 WIB

Terkini

Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah

Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:48 WIB

Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi

Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:22 WIB

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:10 WIB

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 20:52 WIB

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:29 WIB

Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen

Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:11 WIB

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 18:23 WIB

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:28 WIB

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:21 WIB

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:58 WIB