Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.767.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.599,240
LQ45 651,086
Srikehati 320,576
JII 428,616
USD/IDR 17.661

AP I Inisiasi Penerbangan Khusus Turis Asing Korea-Bali

Chandra Iswinarno | Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 01 Oktober 2020 | 20:41 WIB
AP I Inisiasi Penerbangan Khusus Turis Asing Korea-Bali
Direktur Utama AP I Faik Fahmi. [Suara.com/Achmad Fauzi]

Suara.com - PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I melakukan inisiatif untuk mendatangkan banyak turis asing ke Indonesia. Salah satunya lewat program Safe Corridor Initiative (SCI) antara Bandara Ngurah Rai, Bali dengan Bandara Incheon, Korea Selatan.

Dengan program tersebut, akan ada penerbangan khusus dari Incheon, Korea Selatan ke Bali bolak-balik.

"Ini solusi yang nanti bisa kita berikan ke pemerintah. Jadi kemarin terkait SCI, kita juga sudah kami presentasikan di depan Pak Luhut (Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan). Beliau sangat apresiasi, dan juga dihadiri oleh Dirjen Imigrasi," ujar Direktur Utama AP I Faik Fahmi dalam sebuah diskusi secara virtual, Kamis (1/10/2020).

Dalam hal ini, Faik sedang menego dengan pemerintah terkait aturan soal bolehnya mendatangkan turis asing saat pandemi ini. Pasalnya, saat ini pemerintah lewat Kemenkumham tengah membatasi turis asing yang hendak masuk ke Indonesia.

"Saya kira ini solusi bagus yang akan kami sampaikan ke pemerintah untuk mendapatkan izin khusus atau previlage sehingga kita bisa memastikan virus tidak ikut masuk tapi turis bisa masuk ke Indonesia," ucap dia.

Dalam kesempatan yang, Direktur Pengembangan Usaha Angkasa Pura I Dendi T Danianto menuturkan, dalam program ini turis tak akan dilepas secara bebas.

Nantinya, jelas dia, pergerakan turis dipantau mulai dari saat kedatangan hingga kepulangan ke tempat asal.

"Ini diterapkan 3T, tracking, tracing, treatment kalau ada apa-apa. Ini adalah bilateral agreement antara Incheon Airport dengan Ngurah Rai Bali. Diinisiasi oleh Incheon Airport, mereka akan memberikan SOP yang tepat jadi mulai dari mereka keluar, testing, masuk airport, pesawat, bandara, dari penjemputan ke resort sampai balik lagi nanti di-tracking ketat," jelas dia.

Rencananya, ungkap Dendi, minggu depan pihak Incheon akan melakukan pemantauan di Bandara Ngurah Rai, tempat penginapan, hingga transportasi travel.

Menurutnya, jika program ini berhasil dilaksanakan, maka perseroran akan memperluas kerja sama dengan bandara-bandara lain.

"Umpamanya dari Ngurah Rai kita buka ke China direct, itulah yang akan kita lakukan. Jadi semakin banyak yang masuk dalam SCI, semakin bagus buat industri kita," tutur dia.

Namun demikian, Dendi berharap, pemerintah bisa menyutujui izin masuk warga negara asing, sehingga program ini bisa dijalankan pada Oktober 2020.

"Ini pertama kali sebenarnya kita lakukan di Incheon Ngurah Rai. Setelah itu baru kita lihat perkembangannya untuk expand ke bandara lain. Dan mengenai Permenkumham memang kita akan tunggu untuk aplikasinya setelah itu diubah. Tapi kita nggak bisa nunggu sambil diam saja," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sepanjang Agustus, Hanya 165 Ribu Turis Asing Kunjungi Indonesia

Sepanjang Agustus, Hanya 165 Ribu Turis Asing Kunjungi Indonesia

Health | Kamis, 01 Oktober 2020 | 19:20 WIB

Biar Turis Nakal Kapok, Taman Nasional Kirim Balik Sampah yang Ditinggal

Biar Turis Nakal Kapok, Taman Nasional Kirim Balik Sampah yang Ditinggal

Lifestyle | Selasa, 22 September 2020 | 22:05 WIB

Kabar Baik, Tarif Rapid Test di Bandara Ngurah Rai Turun Jadi Rp85 Ribu

Kabar Baik, Tarif Rapid Test di Bandara Ngurah Rai Turun Jadi Rp85 Ribu

Bali | Selasa, 15 September 2020 | 19:18 WIB

Terkini

Dukung Aktualisasi dan Kreativitas Mahasiswa, Pertamina Gelar Energy AdSport Challenge di ITB

Dukung Aktualisasi dan Kreativitas Mahasiswa, Pertamina Gelar Energy AdSport Challenge di ITB

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:34 WIB

BTN JAKIM 2026 Bakal Digelar 13-14 Juni, Masyarakat Diminta Perhatikan Ruas Jalan Terdampak

BTN JAKIM 2026 Bakal Digelar 13-14 Juni, Masyarakat Diminta Perhatikan Ruas Jalan Terdampak

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:08 WIB

Purbaya Lanjutkan Efisiensi Anggaran MBG usai Dipotong Jadi Rp 268 T

Purbaya Lanjutkan Efisiensi Anggaran MBG usai Dipotong Jadi Rp 268 T

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:46 WIB

Menteri Purbaya hingga Bahlil Rapat Keluhan Kadin China, Bahas Apa Saja?

Menteri Purbaya hingga Bahlil Rapat Keluhan Kadin China, Bahas Apa Saja?

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:31 WIB

Rumor Badan Ekspor Bikin IHSG Anjlok, Ini Saham Paling Boncos

Rumor Badan Ekspor Bikin IHSG Anjlok, Ini Saham Paling Boncos

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:19 WIB

Pertamina Gelar Sokoguru Policy Forum Bahas Ketahanan dan Transisi Energi Nasional

Pertamina Gelar Sokoguru Policy Forum Bahas Ketahanan dan Transisi Energi Nasional

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:09 WIB

Bos Danantara Saham BUMN Perbankan Lagi Murah, Saatnya Beli?

Bos Danantara Saham BUMN Perbankan Lagi Murah, Saatnya Beli?

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:00 WIB

Rosan Hingga Bahlil Ikut Tertutup Soal Badan Ekspor

Rosan Hingga Bahlil Ikut Tertutup Soal Badan Ekspor

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:54 WIB

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:35 WIB

Rupiah Loyo, Duit Subsidi Bengkak! Stok Pertalite Tinggal 16 Hari

Rupiah Loyo, Duit Subsidi Bengkak! Stok Pertalite Tinggal 16 Hari

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:20 WIB