alexametrics

Kolaborasi Gojek dan MRT Percepat Integrasi Transportasi Publik

Iwan Supriyatna
Kolaborasi Gojek dan MRT Percepat Integrasi Transportasi Publik
Antrean MRT Fatmawati. (@punkdhut)

Gojek mendukung semangat kolaboratif pemerintah yang terus mendorong perluasan dan jangkauan integrasi transportasi umum.

Suara.com - Gojek mendukung semangat kolaboratif pemerintah yang terus mendorong perluasan dan jangkauan integrasi transportasi umum. Salah satunya di DKI Jakarta, kota metropolitan dengan mobilitas penduduk yang tinggi.

Raditya Wibowo, Head of Transport Gojek Group memaparkan, kolaborasi yang dilakukan para stakeholder sangat diperlukan untuk mempercepat integrasi transportasi. Sebab operator transportasi masal akan kesulitan berdiri sendiri melayani masyarakat.

“Karena orang berpindah-pindah ke berbagai tempat. Dan pada akhirnya user (masyarakat pengguna transportasi umum) tidak mau pusing pilihan rute dan transportasi yang mana. Tapi bila semua moda transportasi kerjasama dan terintegrasi maka akan win-win,” kata Raditya dalam keterangannya, ditulis Selasa (27/10/2020).

Beragam rangkaian solusi Gojek termasuk layanan GoRide dan GoCar menjadi pilihan utama masyarakat sebagai sarana penghubung awal dan akhir perjalanan (first-mile-last-mile) bagi pengguna transportasi publik di Jabodetabek.

Baca Juga: Pasca Demo di Kawasan Istana, Stasiun MRT Bundaran HI Kembali Dibuka

Dengan Gojek, transportasi publik lebih mudah dijangkau dan lebih sering digunakan masyarakat. Hal ini terbukti dari jumlah perjalanan dengan Gojek dari dan menuju hub transportasi yang meningkat 46% setiap tahunnya.

“Kenaikan tersebut menunjukkan kehadiran layanan GoRide dan GoCar telah menjadi bagian penting yang melengkapi transportasi publik guna memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat di wilayah urban seperti Jabodetabek,” ungkap Raditya.

Pernyataan Raditya tersebut diperkuat dengan data internal Gojek yang menyatakan 1 dari 2 pelanggan Gojek pernah menggunakan layanan Gojek dari atau menuju hub transportasi.

Kemudian, jumlah pengguna yang menggunakan layanan GoRide dan GoCar untuk mencapai stasiun MRT pada Desember 2019 meningkat hampir tujuh kali lipat sejak MRT diluncurkan.

Sebelas lokasi stasiun KRL Commuter Line dan Kereta Jarak Jauh juga menjadi titik berangkat dan tujuan yang paling sering dipesan pengguna layanan GoRide di Jabodetabek.

Baca Juga: Tarif Maxim Lebih Murah, Driver Gojek dan Grab "Gerudug" Dishub Serang

Raditya menjelaskan, masyarakat yang menggunakan GoRide dan GoCar sebagai penghubung awal dan akhir perjalanan (first-mile-last-mile) ke pusat transportasi publik juga menghemat waktu perjalanan hingga 40%.

Komentar