Pasca Demo di Kawasan Istana, Stasiun MRT Bundaran HI Kembali Dibuka

Erick Tanjung
Pasca Demo di Kawasan Istana, Stasiun MRT Bundaran HI Kembali Dibuka
Penampakan penumpang di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan. (Suara.com/Novian).

"Kami umumkan bahwa perjalanan kereta MRT dari Stasiun MRT Bundaran HI sudah dibuka kembali," ujar Kamal.

Suara.com - Stasiun MRT Bundaran HI kembali dibuka kembali setelah aksi unjuk rasa menolak Omnimbus Law Undang-undang Cita Kerja di Patung Kuda membubarkan diri, Selasa (20/10/2020) petang.

"Kami umumkan bahwa perjalanan kereta MRT dari Stasiun MRT Bundaran HI sudah dibuka kembali," ujar Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta (Perseroda) Muhamad Kamaluddin di Jakarta.

Layanan MRT Jakarta kembali dimulai dari Stasiun MRT Bundaran HI hingga Lebak Bulus Grab dan sebaliknya hingga jam operasional MRT Jakarta berakhir malam nanti.

Sebelumnya, dua akses masuk penumpang di Stasiun Moda Raya Terpadu atau MRT Bundaran HI, Jakarta Pusat, ditutup imbas kehadiran massa aksi.

Baca Juga: Satgas Covid-19 Prediksi Klaster Demo Akan Muncul 2 Pekan Mendatang

"Ada dua pintu yang kami tutup di Stasiun MRT Bundaran HI, yakni Entrance B dan F ditutup sementara, sedangkan Entrance A di Stasiun Bundaran HI masih dibuka," ujarnya.

Menurut Kamal, langkah tersebut merupakan standar operasional prosedur (SOP) keamanan MRT untuk mengantisipasi tindakan anarki terhadap aset yang dimiliki BUMD DKI Jakarta tersebut.

Pintu masuk A tetap dibuka untuk melayani penumpang menggunakan MRT dari Stasiun Bundaran HI. (Antara)

Komentar